AYOJAKARTA.COM---Jaksa Penuntut Umum (JPU) membacakan tuntutan 12 tahun penjara kepada terdakwa Richard Eliezer alias Bharada E, dalam perkara pembunuhan berencana Brigadir J.
Sedangkan pendukung Richard Eliezer yang hadir diruang sidang seketika gaduh dan ricuh seusai pembacaan tuntutan oleh JPU.
Para pendukung Richard Eliezer yang merasa tuntutan itu tidak adil, langsung meneriaki Jaksa Penuntut Umum.
Dikutip Ayojakarta.com dari YouTube Kompas Tv bahwa sebelumnya jaksa menuturkan terdapat hal meringankan terhadap tuntutan tersebut.
"Terdakwa merupakan saksi pelaku yang bekerja sama untuk membongkar kejahatan ini," kata jaksa di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan (PN Jaksel) pada Rabu 18 Januari 2023.
Selain itu, kata jaksa, Bharada E belum pernah dihukum dan berlaku sopan, serta kooperatif di persidangan.
Jaksa beranggapan terdakwa Bharada E menyesali perbuatannya dalam kasus pembunuhan berencana Brigadir J.
Baca Juga: SAH! Jelang Pemilu 2024, Ridwan Kamil Gabung Partai Golkar, Langsung Dapat Jabatan Mentereng
"Terdakwa menyesali perbuatannya serta perbuatan terdakwa telah dimaafkan oleh keluarga korban," jelasnya.
Sementara itu, jaksa menuturkan beberapa hal yang memberatkan tuntutan terhadap Bharada E.
Menurut jaksa, Bharada E merupakan eksekutor pertama yang mengeksekusi Brigadir J.
"Perbuatan terdakwa telah menimbulkan duka yang mendalam bagi keluarga korban.'
Baca Juga: Peluk Pilu Ronny Talapessy untuk Kuatkan Richard Eliezer Pasca Tuntutan, Hasilkan Keputusan Ini!
Akibat perbuatan terdakwa menimbulkan keresahan, kegaduhan yang meluas di masyarakat," imbuhnya.
Mendengar tuntutan 12 tahun penjara, Eliezer langsung menunjukkan ekspresi kesedihan. Bahkan Eliezer tampak tak kuasa menahan tangisnya.
Setelah mendengar tuntutan tersebut, sidang pun berakhir ricuh dan diwarnai teriakan para pendukung yang hadir.
Dalam sidang yang berlangsung pada Rabu 18 Januari 2023 di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan (PN Jaksel), sejumlah hadirin yang berisikan pendukung Bharada E histeris mendengar tuntutan untuk Bharada E.
"Huuuuuu, enggak adil. Ini enggak adil," teriak pengunjung.
"Ini tidak adil jaksa," teriak lainnya.
Melihat suasana ruangan yang makin tak terkontrol, Hakim meminta sidang untuk diskors dan meminta petugas keamanan mengeluarkan para fans Bharada E.
Baca Juga: Eliezer Angels Tak Terima dengan Tuntutan JPU, Ruang Sidang Langsung Ricuh: Tak Adil, Jaksa Cuan!
"Petugas keamanan mohon bantuannya untuk amankan pendukung. Tolong dikeluarkan saja," ucap hakim.
Setelah diusir dari dalam ruangan, sejumlah penggemar Bharada E berteriak dan mengatakan bahwa jaksa mendapatkan uang.
"Jaksa cuan, huuuu jaksa cuan, cuan," suara teriakan.***