AYOJAKARTA.COM---Sosok aktivis perempuan Irma Hutabarat kembali membuat pernyataan yang mengejutkan soal terdakwa Putri Candrawathi.
Beberapa waktu lalu Irma Hutabarat membahas kembali soal peristiwa di Magelang dimana kala itu Putri Candrawathi tengah sakit dan sedang tertidur di sofa.
Kemudian dari keterangan Richard Eliezer menyebutkan jika saat itu Putri Candrawathi meminta bantuan kepada Brigadir J untuk mengangkat dirinya.
Baca Juga: Kesimpulan Mencengangkan Jaksa, Bukan Pelecehan Tapi Perselingkuhan Yosua dan Putri Candrawathi!
Lantas Brigadir J meminta bantuan kepada Richard Eliezer untuk membantunya menggotong Putri Candrawathi naik ke kamarnya yang berada di lantai 2 rumah Magelang.
Namun ternyata akhirnya Putri Candrawathi menolak lantaran Brigadir J malah meminta bantuan Richard Eliezer.
Dikutip AyoJakarta.com dari laman Suara.com pada (13/1/23), dalam artikel Nyelekit! Irma Hutabarat Sebut Yosua Tak Mungkin Kuat Banting Putri 3 Kali: Apa Dia Langsing? Kan Tidak!, Irma Hutabarat kemudian membuat kesimpulan bahwa Putri Candrawathi menginginkan Brigadir J saja yang membopongnya.
Di sisi lain dalam persidangan, Putri Candrawathi mengaku bahwa dirinya mengalami kekerasan seksual dengan cara dibanting sebanyak 3 kali oleh Brigadir J.
“Yang pertama kali dijatuhkan di kasur, yang kedua di kasur, yang ketiga di lantai,” ungkap Putri Candrawathi dalam persidangan.
Bahkan Putri Candrawathi juga mengatakan bahwa dirinya mengalami cedera berupa lebam akibat kekerasan yang dilakukan oleh Yosua tersebut.
“Lebam ada di bagian paha sini,” ujar Putri Candrawathi sambil menahan tangis.
Namun pihak JPU sendiri tidak percaya begitu saja dengan keterangan yang disampaikan oleh Putri Candrawathi tersebut.
JPU juga merasa janggal dan bertanya kenapa lebam tersebut justru tidak ia ceritakan kepada suaminya yakni Ferdy Sambo.
Putri Candrawathi lantas berkilah dengan menjawab, “Saya malu, Bu.”
Irma Hutabarat lantas menyinggung soal pernyataan Putri Candrawathi yang mengaku mendapat tindak kekerasan seksual dari Brigadir J hingga menyebabkan lebam tersebut sangatlah tidak mungkin.
Pasalnya, apa yang disampaikan oleh Putri Candrawathi dalam persidangan tersebut sangat tidak relevan dengan kejadian di rumah Magelang berdasarkan keterangan Richard Eliezer.
Namun lucunya, Irma Hutabarat mengkaitkan pernyataan Putri Candrawathi tersebut dengan berat badan.
Irma Hutabarat dengan tegas menyebut sangatlah tidak mungkin Brigadir J membantingnya sebanyak tiga kali lantaran untuk membopongnya saja Brigadir J meminta bantuan Richard Eliezer.
“Dia mengangkat sendiri saja tidak kuat, minta bantuan ichad. Bagaimana mungkin Yosua membanting 3 kali? Apa dia langsing? Kan tidak!” tegas Irma Hutabarat.