Nasional

Ada Saja Taktik Ferdy Sambo, Ahli Katakan Kali Ini Gunakan Strategi Nerd Defence Menggunakan Kacamata

Oleh: Awit Wiarni Sabtu 14 Jan 2023, 07:35 WIB
Ada Saja Taktik Ferdy Sambo, Ahli Katakan Kali Ini Gunakan Strategi Nerd Defence Menggunakan Kacamata

AYOJAKARTA.COM--Ferdy Sambo yang dari awal menjalani persidangan tidak pernah menggunakan kacamata, akhir-akhir ini secara tiba-tiba rajin menggunakannya.

Ternyata kacamata yang digunakan oleh Ferdy Sambo berhasil berhasil menarik perhatian sejumlah ahli yang memiliki asumsi bahwa Sambo melakukannya dengan maksud dan tujuan tertentu.

Baca Juga: Terungkap Gaji Ria Ricis dari Youtube, Warganet: Pantes Keselamatan Anak Nomer Kesekian, yang Penting Cuan

Seperti yang terlihat dalam sidang lanjutan kasus pembunuhan Yosua dengan agenda pemeriksaan terdakwa pada Selasa (10/1/2023), Ferdy Sambo terlihat menghadiri persidangan dengan menggunakan kacamata.

Reza Indragiri selaku ahli psikologi forensik memiliki pendapat bahwa orang-orang yang dihadapkan dengan meja hijau pasti memiliki strategi untuk menghindari atau meringankan hukuman.

“Saya memilih untuk berasumsi setiap pesakitan apalagi ini kan pasal 340 ancaman hukumannya luar biasa sangat berat. Niscayalah orang yang hadir di kursi pesakitan itu pasti pakai strategi,” ujar Reza Indragiri.

Baca Juga: Kubu Sambo Ketar-Ketir, Chuck Putranto Bongkar Isi Chatting Yosua dan Putri Candrawathi di Persidangan

Apa yang disampaikan oleh Reza Indragiri didapat dari penelitian psikologi forensik, bahwa ternyata penampilan dari orang yang sedang disidang bisa mempengaruhi psikologi dari hakim.

“Penelitian Psikologi Forensik menemukan bahwa ini, solid ini, ini ilmiah, bahwa ternyata pesakitan pun harus mengemas dirinya sedemikian rupa, memakai gimik sedemikian rupa agar kemudian bisa mempengaruhi psikologinya juri atau hakim,” ujar Reza Indragiri.

“Termasuk juga menggunakan kacamata. Bahkan ada simpulan penelitian yang mengatakan kacamata merupakan instrumen yang paling sering digunakan sebagai strategi di ruang persidangan,” tambahnya.

Baca Juga: Dihadapan Hakim Ferdy Sambo Bicara Jujur Soal Skenario, Bisa Jamin Terdakwa Obstruction Of Justice Bebas?

Dalam beberapa kasus strategi penggunaan kacamata di ruang sidang memang sudah terbukti bermanfaat.

“Artinya betapa manjurnya penggunaan kacamata ini. Signifikan. Mempengaruhi batinnya juri dan hakim sehingga barang kali bisa menghasilkan putusan sebagaimana ditargetkan oleh terdakwa,” kata Reza Indragiri.

Ada istilah strategi penggunaan kacamata, yaitu nerd defense. Strategi ini membuat seseorang menjadi tampak lebih lembut dan lebih menarik simpati dari yang melihatnya.

Baca Juga: Chuck Putranto Bongkar Isi Chat Putri Candrawathi dengan Yosua, Singgung Datang ke Rumah, Ada Hubungan?

“Itu yang diistilahkan sebagai nerd defense, pembelaan diri ala si kutu buku. Karena orang yang pakai kacamata akan tampak lebih tekun, pemikir,”

Reza Indragiri menganggap bahwa bentuk fisik muka Ferdy Sambo sangat menggambarkan ketegasan seorang polisi jadi harus dibuat kesan lebih lembut, halus, dan santun dengan menggunakan kacamata.

Reza Indragiri menceritakan kasus hukum Larry Davis yang menghabisi 4 orang, pengacaranya memberikan ia kacamata tebal dalam persidangan.

Baca Juga: Terpopuler! Usai Pelecehan Seksual Terjadi, Putri Candrawathi Beri Perintah Yosua Masuk Kamar: Saya Minta....

Mengejutkannya, Larry Davis tidak hanya mendapat hukuman ringan, ia bahkan dibebaskan dari hukum. Ternyata memang strategi nerd defense secara nyata bisa mempengaruhi pandangan hakim.

Dalam pengamatan dari Reza Indragiri, ia merasa ada yang janggal dari Ferdy Sambo. Karena selama persidangan sebelumnya Ferdy Sambo terlihat tidak memiliki masalah penglihatan.

Baca Juga: Terpopuler! Tertangkap Kamera, Ferdy Sambo Tak Berdaya di Sidang, Dicuekin Orang Padahal Hanya Inginkan Ini

Ferdy Sambo bisa dengan mudah menyaksikan tampilan yang hakim tampilkan contohnya saja saat rekaman CCTV diputar dalam persidangan.

Maka dari itu Reza Indragiri menyimpulkan bahwa penggunaan kacamata Ferdy Sambo memang dilakukan dengan sengaja untuk tujuan tertentu, dilansir AyoJakarta.com dari kanal YouTube tvOneNews (14/1/2023).***

Reporter Awit Wiarni
Editor Kiki Dian Sunarwati