Nasional

Putri Candrawathi Curhat Tentang Isu Perselingkuhan dengan Yosua dan Kuat Maruf, Singgung Mental Anak-anaknya

Oleh: Rifqi Nur Fauzi Jumat 13 Jan 2023, 13:27 WIB
Putri Candrawathi Curhat tentang isu perselingkuhan dengan Yosua dan Kuat Maruf

AYOJAKARTA.COM---Putri Candrawathi merupakan salah satu terdakwa kasus pembunuhan Brigadir Yosua Hutabarat alias Brigadir J yang cukup menyita perhatian.

Selain penampilannya setiap kali dalam persidangan yang terkesan fresh dan style, juga pernyataannya yang kekeh mengaku menjadi korban pelecehan seksual yosua.

Perbuatan itulah yang kemudian dilaporkan kepada suaminya Ferdy Sambo dan kemudian memancing emosi hingga akhirnya memerintahkan Richard Eliezer untuk menembak Yosua.

Baca Juga: Semakin Ngadi-Ngadi, Pernyataan Febri Diansyah Makin Blunder, Deolipa Yumara: Pegang Kata-katanya!

Di sisi lain, sebuah pernyataan mengejutkan diberikan oleh Putri Candrawathi di sidang kasus pembunuhan terhadap Brigadir J, Rabu (11/1/2023).

Sebelumnya, drama demi drama telah terjadi di kasus dugaan pembunuhan berencana oleh terdakwa Ferdy Sambo terhadap Brigadir J.

Dugaan demi dugaan telah terjadi untuk mengungkap fakta sebenarnya tentang penyebab Ferdy Sambo berani menghabisi nyawa ajudannya sendiri.

Baca Juga: Terpopuler! Tertangkap Kamera, Ferdy Sambo Tak Berdaya di Sidang, Dicuekin Orang Padahal Hanya Inginkan Ini

Salah satu teori yang beredar kuat di masyarakat adalah tentang isu perselingkuhan antara istri Ferdy Sambo dengan Kuat Maruf hingga Brigadir J.

Kamaruddin Simanjuntak lah yang pada awalnya membuat isu ini memanas dan beredar semakin luas.

Dikutip AyoJakarta dari bestie.suara.com dalam artikel Putri Candrawathi Mengaku Malu Digosipkan Selingkuh Dengan Brigadir J Dan Kuat Maruf, Putri Candrawathi sempat mengungkapkan perasaannya di persidangan tentang isu yang beredar tentang dirinya.

Baca Juga: Terungkap! Ini Bocoran Percakapan Putri Candrawathi dengan Brigadir J di Dalam Kamar: Dek Yoshua ...

"Pastinya sedih, terutama karena ada pemberitaan dan asumsi mengenai saya dan keluarga, terutama kepada saya," kata Putri di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.

Salah satu contoh dari isu yang telah beredar secara luas di masyarakat adalah tentang dirinya yang dikabarkan telah berselingkuh dengan Brigadir J ataupun Kuat Maruf.

"Terlebih saya dibilang selingkuh sama Yosua, saya dibilang selingkuh sama Kuat, dan asumsi negatif lainnya terhadap saya," lanjutnya.

Baca Juga: Terciduk! Ekspresi Sedih Ferdy Sambo Lihat CCTV Putri Candrawati Masuk Lift Bareng Kuat Maruf, Terkhianati?

Dengan berlinang air mata dan juga suara yang bergetar, Putri Candrawathi mengaku bahwa dirinya tidak habis pikir dengan rumor yang telah beredar.

Ia bahkan merasa kesal dengan tuduhan-tuduhan tersebut, seolah-olah tidak memikirkan bahwa dirinya juga memiliki keluarga.

"Saya hanya berpikir apakah orang-orang di luar sana tidak merasakan bahwa saya punya keluarga dan anak-anak? Apakah mereka di luar sana tahu bagaimana mental anak-anak saya dengan pemberitaan yang negatif terhadap kedua orangtuanya?" ujar Putri.

Baca Juga: Tak Visum Pasca Dilecehkan, Putri Candrawati Blak-blakan Takut Sambo Tak Cinta Lagi, Hakim Sindir Hal Ini

Dengan tarikan nafas yang panjang, Putri Candrawathi menunjukkan seolah-olah sangat berat baginya untuk mengungkap semua perasaannya.

Putri Candrawathi merasa malu apabila peristiwa yang telah terjadi kepadanya harus diumbar-umbar di hadapan publik secara terang-terangan.

"Ini sebenarnya membuat saya malu. Sebagai korban kekerasan seksual, sebenarnya tidak ingin aibnya dibuka dan diketahui oleh orang lain," ungkap Putri.

Baca Juga: Martin Simanjuntak Sindir Drama Putri Candrawathi Tambah Bagus: Seharusnya Dilakukan Sejak Awal

Sebagai informasi, Putri Candrawathi ditetapkan sebagai terdakwa karena dituduh sebagai biang atau awal mula Ferdy Sambo membunuh Brigadir J.

Kejadian pembunuhan ini terjadi atas laporan yang diberikan oleh Putri Candrawathi, bahwa dirinya telah diperkosa oleh Brigadir J di Magelang.

Ferdy Sambo yang tak bisa menahan emosi kemudian bertindak tanpa pikir panjang dan memerintah Richard Eliezer untuk menembak.

Walaupun demikian, tak ada bukti valid yang membenarkan bahwa peristiwa pelecehan seksual tersebut benar-benar terjadi.

 

 

Reporter Rifqi Nur Fauzi
Editor Kiki Dian Sunarwati