AYOJAKARTA.COM--Pada Kamis (12/1/2023) kemarin, terdakwa kasus obstruction of justice yakni Chuck Putranto kembali dihadirkan dalam persidangan.
Namun dalam persidangan kemarin, Chuck Putranto hadir untuk memberikan kesaksian.
Kemudian terdapat hal yang sangat menarik dalam kesaksian Chuck Putranto saat dihadirkan dalam persidangan Kamis kemarin.
Baca Juga: 10 Kota Paling Kaya di Indonesia Tahun 2022: Bukan Jakarta, Nomor 1 Tak Pernah Disangka-Sangka!
Dikutip AyoJakarta.com dari laman Suara.com pada Jumat (13/1/23) dalam artikel Nyalinya Gak Kaleng-kaleng, Chuck Putranto Berani 'Todong' Ferdy Sambo: Jenderal Nembak Yosua?, diinformasikan jika saat memberi kesaksian Chuck Putranto mengaku pernah memancing Ferdy Sambo agar menceritakan kronologi kejadian tewasnya Brigadir J yang sebenarnya.
Dalam persidangan tersebut, awalnya JPU membacakan BAP Chuck Putranto seperti berikut.
“Di sini saksi sempat bertanya kepada Ferdy Sambo, ‘Apakah Jenderal nembak?’” kata JPU membacakan BAP tersebut kemudian meminta Chuck menjelaskan lebih detail.
Chuck Putranto selaku mantan sekretaris pribadi Ferdy Sambo tersebut kemudian secara terang-terangan mengungkap kecurigaannya setelah ia menonton rekaman CCTV dari rumah Duren Tiga.
Dimana kemudian, Ferdy Sambo meminta CCTV tersebut untuk dimusnahkan.
“(Setelah itu) dilakukan lagi rekonstruksi saat LP ditarik dari Polres (Jaksel) ke Polda Metro,” ujar Chuck Putranto.
“Saat itu harusnya Pak Ferdy Sambo dan ibu Putri datang, tapi tidak jadi. Jadi yang datang hanya Ricky, Richard, dan Kuat,” imbuh Chuck.
Baca Juga: Fenomena Aneh Munculnya Pulau Baru Akibat Gempa Bumi Maluku, Pulau Ini Akan Berakhir Begini
Chuck juga menuturkan jika rekonstruksi saat itu hanya dilakukan data Brigadir J ditembak.
Pada saat itulah kemudian Chuck mendengar beberapa pernyataan dari para penyidik yang melakukan rekontruksi.
“Jadi hanya berbicara penembakkan dan itu, dianggap oleh penyidik, yang kami dengar karena ada penyidik Bareskrim, ada Labfor, ada Inafis, dinyatakan bahwa tembakan ini pas, sesuai,” ungkap Chuck dalam kesaksiannya.
Chuck menambahkan, “Jadi kita makin bingung, kok ceritanya seperti ini?”
Baca Juga: Jakarta Akan Terapkan Jalan Berbayar Non Tol? Cek Jadwal, Lokasi, dan Tarif di Sini!
Dari situlah Chuck menuturkan bahwa ia memberanikan diri untuk bertanya perihal penembakan tersebut kepada Ferdy Sambo, dengan tujuan memancing.
“Saya memberanikan diri untuk memancing. Sebenarnya pertanyaan itu untuk memancing agar Pak Ferdy Sambo cerita kepada saya, saat sebelum saya dipatsus, karena saya paham saya akan dipatsus jadi saya bertanya saja,” ujar Chuck Putranto.
Baca Juga: Terungkap! Ini Bocoran Percakapan Putri Candrawathi dengan Brigadir J di Dalam Kamar: Dek Yoshua ...
Chuck sendiri menegaskan jika pertanyaan tersebut terpikirkan olehnya Ketika mengamati banyaknya keganjilan baik dari cerita Ferdy Sambo, rekaman CCTV, hingga hasil rekonstruski para penyidik.
Selain itu, Chuck menyadari betul bahwa nantinya ia juga akan dipatsus, maka dari itu ia memberanikan diri untuk bertanya pada Ferdy Sambo.
Namun Chuck menuturkan dalam keterangannya yang kemudian dibacakan oleh JPU, dimana Ferdy Sambo masih menyangkal dengan mengatakan, “Saya tidak nembak, masa kau nggak percaya saya?”.