AYOJAKARTA.COM - Sidang lanjutan kasus pembunuhan berencana Brigadir J pada hari ini, Selasa, 10 Januari 2022 beragendakan pemeriksaan terhadap terdakwa Ferdy Sambo.
Mantan Kadiv Propam Polri tersebut dicecar oleh hakim perihal kronologi perintah back up yang ditujukan kepada Ricky Rizal.
"Terus kamukan manggil si Ricky benar ya, melalui HT atau melalui," tanya Hakim, dikutip dari siaran Kompas TV, Selasa, 10 Januari 2023.
"Melalui HT, Yang Mulia," ucap Ferdy Sambo menjawab pertanyaan Hakim.
Salah satu hakim anggota pun kemudian kembali menanyakan perihal tempat ia memerintahkan Ricky Rizal untuk memback up dirinya.
"Itulah tadi keteranganmu, yang memerintah si Ricky menembak atau gimana, apa yang saudara ucapakan tadi kepada si Ricky di saguling tiga?" tanya Hakim.
Ferdy Sambo kemudian menceritakan percakapan antara ia dan Ricky Rizal, dimulai saat menanyakan tentang kejadian di Magelang hingga perintah backup itu dicetuskan.
"Setelah Ricky datang, saya sampaikan tahu nggak kejadian di Magelang. Dijawab 'saya nggak tahu, Bapak'. 'Kamu nggak tahu kalau Ibu dilecehkan sama Yosua?'. Dia jawab 'saya tidak tahu, Bapak'. Kemudian saya masih dalam kondisi emosi dan menangis terkait peristiwa itu, saya kemudian menyampaikan bahwa 'saya akan konfirmasi ke Yosua. Dia siap back up nggak kalau dia melawan, kamu siap tembak nggak?'," ujar Sambo.
Hakim kemudian bertanya kepada Ferdy Sambo mengapa harus mengajak Ricky Rizal, selain itu hakim juga menanyakan apakah Sambo tak berani berhadapan satu lawan satu dengan Yosua.
Baca Juga: Terungkap! Ternyata Ini Alasan Kuat Maruf Jadi Orang Terakhir yang Ngaku Soal Skenario Ferdy Sambo
"Kamu nggak berani sama Yosua?" tanya Hakim.
"Saya bukan tidak berani, Yang Mulia," jawab Sambo.
"Kalau duel satu lawan satu berani nggak?" tandas Hakim.
"Saya berani, Yang Mulia," jawabnya.
Hakim lantas mempertanyakan keberanian Sambo tersebut. Sebab, berdasarkan informasi yang ada, Yosua merupakan olahragawan dan jago dalam beladiri.
"Banyak yang mengatakan Yosua itu jago dalam silat, taekwondo juara satu katanya di Jambi. Pada saat itu kamu tahu nggak dia jago bela diri?" tanya Hakim.
"Saya tidak tahu," jawab Sambo.
"Lalu apa yang melatarbelakangi kamu suruh si Ricky untuk membackup, kamu kan berani," cecar Hakim kembali.
"Saya kan punya ajudan, Yang Mulia. Saya harus bisa memanfaatkan mereka untuk mem-backup saya dalam hal tertentu. Karena kondisi ini kita tidak tahu apa yang terjadi nanti," ucap Ferdy Sambo menjawab pertanyaan Hakim.
"Ibarat mau perang?" tanya Hakim.
"Kalau berperang sih tidak, Yang Mulia," jawabnya.***