Cermat, Penasihat Hukum Ferdy Sambo Interupsi Hakim Ketua Soal Perintah FS kepada Richard alias Bharada E

Cermat, Penasihat Hukum Ferdy Sambo Interupsi Hakim Ketua Perihal Perintah FS kepada Richard
Cermat, Penasihat Hukum Ferdy Sambo Interupsi Hakim Ketua Perihal Perintah FS kepada Richard

AYOJAKARTA.COM – Penasihat hukum Ferdy Sambo melakukan Interupsi ketika Hakim Ketua Wahyu Iman Santoso tengah mengajukan pertanyaan kepada terdakwa Ferdy Sambo.

Dalam sidang lanjutan perkara pembunuhan berencana terhadap Nofriansyah Yosua Hutabarat, terdakwa Ferdy Sambo diminta Hakim Ketua Wahyu Iman Santoso menceritakan peristiwa yang terjadi pada 8 Juli 2022.

Yosua tewas terbunuh setelah ditembak di rumah dinas Ferdy Sambo saat masih menjadi Kadiv Propam Polri. Tempat kejadian perkara (TMP) berlokasi di Kompleks Polri Duren Tiga, Pasar Minggu, Jakarta Selatan.

Dalam sidang hari ini, Selasa 10 Januari 2023 di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan (PN Jaksel), Ferdy Sambo menceritakan kronologi peristiwa penembakan terhadap Yosua alias Brigadir J.

“Kemudian saya minta Yosua berdiri di depan saya. Kemudian saya mengingat lagi kejadian yang menimpa istri saya, saya bertanya kepada Yosua waktu itu. ‘Kenapa kamu tega kurang ajar sama ibu?’,” kata Ferdy Sambo dalam sidang yang disiarkan secara langsung oleh TV nasional.

Baca Juga: Lagi-lagi, Kuat Maruf Bikin Majelis Hakim dan Pengunjung Sidang Pembunuhan Yosua Tertawa

“Jawaban yang diberikan oleh Yosua itu ee saya lihat, menantang saya,” Ferdy Sambo melanjutkan ceritanya.

“Apa jawabannya dari korban,” tanya Hakim.

“Tega apa komandan?” kata Ferdy Sambo menirukan jawaban Yosua.

Ferdy Sambo lantas mengulangi ucapannya kepada Yosua. “Kamu kurang ajar sama Ibu!”

“Kemudian?” tanya Hakim Ketua.

“Saya marah sekali dengan jawaban seperti itu. Akhirnya kemudian saya perintahkan Richard untuk hajar Yosua,” ungkap Ferdy Sambo.

“Bagaimana saudara memerintahkan saudara Richard untuk menghajar,” tanya Hakim Ketua.

Ferdy Sambo lantas membeberkan terjadinya penembakan terhadap Brigadir J atau Yosua.

“Hajar Cad, kamu hajar Cad. Akhirnya kemudian Richard keluarkan senjata, dia kokang kemudian nembak maju sampai dengan Yosua jatuh, Yang Mulia,” kata Ferdy Sambo.

Mendengar jawaban itu, Hakim Ketua Wahyu Iman Santoso mengingatkan terdakwa Ferdy Sambo.

“Saudara terdakwa saya ingatkan bahwa dari keterangan terdakwa Richard, terdakwa Ricky Rizal, maupun terdakwa Kuat Maruf di persidangan tidak ada yang menerangkan bahwa saudara sempat bercakap-cakap dengan korban,” kata Hakim Ketua Wahyu Iman Santoso.

Lantas, Hakim Ketua Wahyu menyambung lagi penjelasannya.

“Tetapi saudara langsung, begitu melihat korban, mereka mengatakan hal yang sama, yaitu ‘jongkok kamu’. Dan korban mengatakan ‘ada apa, Pak… ada apa, Pak’. Tetapi pada saat yang bersamaan saudara mengatakan ‘kamu kok tega sekali’,” kata Hakmi Ketua Wahyu.

Baca Juga: Alamak, Begini Kronologi KDRT Hingga Hidung Venna Melinda Berdarah-darah oleh Ferry Irawan

Selanjutnya, Hakim Wahyu meminta penegasan dari Ferdy Sambo. “Tidak ada percakapan itu, di antara tiga terdakwa yang sudah memberikan keterangan. Bisa saudara jelaskan?”

Sebelum Ferdy Sambo menjawab, penasihat hukum mantan jenderal berbintang dua itu melakukan Interupsi di sidang.

“Izin Yang Mulia, saya mohon maaf. Saya interupsi sedikit. Saya menonton keterangan terdakwa Kuat Ma’ruf. Percakapan yang itu ada. Mohon maaf, saya tadi kebetulan dalam perjalanan ke sini, saya sempat menonton,” kata penasihat hukum Ferdy Sambo.

Tidak menanggapi Interupsi penasihat hukum Ferdy Sambo, Hakim Ketua Wahyu mengatakan penasihat hukum nanti akan mendapatkan kesempatan memberikan tanggapan.

“Ya saudara penasihat hukum, nanti saudara mempunyai kesempatan sendiri. Tetapi kita akan tanyakan dulu (ke Ferdy Sambo),” kata Hakim Ketua Wahyu Iman Santoso.

Keterangan dari Kuat Ma’ruf

Dalam sidang yang berlangsung kemarin, Senin 9 Januari 2023, terdakwa Kuat Ma’ruf juga sempat ditanya kronologi kejadian penembakan terhadap Yosua alias Brigadir J.

Kuat Ma’ruf menceritakan awal mula Ferdy Sambo (FS), Richard Eliezer, dan mendiang Yosua di ruangan Tempat Kejadian Perkara (TKP) di rumah dinas FS ketika masih mejabat Kadiv Propam Polri.

Ferdy Sambo, menurut Kuat Ma’ruf, marah-marah ketika bertemu dengan mendiang Brigadir J.

“Kamu kurang ajar sekali sama saya!. Kamu tega sekali sama saya!” kata Kuat Ma’ruf menirukan ucapan Ferdy Sambo sambil menunjuk-nunjuk.

Baca Juga: Bharada E Divonis Bebas oleh Hakim Bikin Ferdy Sambo Kejang dan Pingsan di Ruang Sidang, Bagaimana Faktanya?

Setelah itu, kata Kuat Ma’ruf, Ferdy Sambo lantas menengok dan berbicara kepada Richard Eliezer dengan nada memerintah.

“Hajar Chad…!” kata Kuat Ma’ruf menirukan ucapan Ferdy Sambo.

Menurut Kuat Ma’ruf, dua atau tiga kali Ferdy Sambo memberi perintah kepada Bharada E dengan kata ‘hajar Chad’ itu.

“Tapi ditembak waktu itu (oleh Richard),” kata Kuat Maruf.

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# Interupsi
# Richard Eliezer
# sidang
# Yosua
# Bharada E
# Ferdy Sambo

News Update

Metropolitan

Jakarta Makin Terkoneksi! Pengguna Transportasi Umum Tembus 230 Juta Orang, Ekonomi Ikut Melejit

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, mengungkapkan bahwa jumlah pengguna Transjakarta, MRT, dan LRT mencapai angka 230,8 juta orang.

Jakarta Timur

Cegah Kemacetan Parah, Sudinhub Jaktim Terapkan Rekayasa Lalu Lintas di Jalan Raya Sri Sultan Hamengkubuwono XI Cakung

Suku Dinas Perhubungan (Sudinhub) Jakarta Timur resmi memberlakukan rekayasa lalu lintas sementara di Jalan Raya Sri Sultan Hamengkubuwono XI, Cakung.

Bisnis

Kenalkan Dunia Aviasi Sejak Dini, Intip Aksi Seru Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Hari Anak Nasional 2026

Pertamina Patra Niaga Regional JBB sambut Hari Anak Nasional 2026 lewat Program TAMASYA di Bandung! Kenalkan dunia aviasi dan profesi CRO.

Nasional

HUT ke-65 IKWI: Indah Kirana dan Ketum PWI Pusat Gelorakan Transformasi Keluarga Pers

Peringatan HUT ke-65 IKWI! Ketum Indah Kirana & PWI Pusat serukan solidaritas dan transformasi nyata bagi keluarga besar jurnalis Indonesia.

Metropolitan

Pramono Ungkap Performa Ekonomi Jakarta Membaik, Inflasi Terkendali dan Daya Beli Tetap Kuat

Menurut Pramono Anung, sejumlah indikator makro ekonomi mencerminkan bahwa aktivitas ekonomi Jakarta terus bergerak ke arah yang lebih baik.

Metropolitan

Pemprov DKI Targetkan Open Dumping di Bantargebang Berakhir pada 2029, Controlled Landfill Mulai Diterapkan

Langkah ini menjadi bagian dari strategi jangka panjang untuk menghentikan praktik open dumping sepenuhnya pada 2029.

Bisnis

BRI Pertahankan Posisi Raksasa Perbankan Global di Top 1000 World Banks 2026

BRI raih peringkat 132 dunia di Top 1000 World Banks 2026 versi The Banker. Bukti nyata kinerja solid dan transformasi digital BBRI!

Metropolitan

Pemprov DKI Jakarta Bidik Pasar Wisata Yordania, Andalkan MICE, Kuliner, dan Wisata Ramah Muslim

Kegiatan bertajuk "Discover Indonesia: Jakarta & West Java Tourism Showcase 2026" yang digelar di Amman, Yordania, pada 19–23 Juli 2026.

News

Tak Lagi jadi Kepala Badan Gizi Nasional, Nanik S Deyang Diminta Presiden Prabowo Tetap Awasi BGN dan akan Mengisi Jabatan Baru Ini

Nanik S Deyang mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo Subianto tetap memintanya untuk mengawal jalannya lembaga tersebut.

Bisnis

Sulap Tenaga Surya Jadi Penopang Ekonomi, Terobosan Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Kecamatan Balongan

Setahun GARBATERA Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Balongan! Dorong PLTS, PMT balita, dan ekonomi UMKM lokal secara terukur.

News

Mundur dari Kepala BGN karena Alasan Kesehatan, Nanik S Deyang Ungkap Sosok 'Adik Saya' yang Akan jadi Pengganti

Nanik S Deyang berharap dengan sosok ini, kebijakan program MBG bisa dilanjutkan dan dijaga sehingga bisa berjalan dengan baik ke depannya.

Metropolitan

Transformasi Pengelolaan Sampah di TPST Bantargebang Dimulai, Zona Buang Ditutup dengan Media Pelindung, Ini Fungsinya

Kebijakan ini dilakukan sebagai langkah awal penerapan controlled landfill serta penghentian praktik open dumping secara bertahap.

Metropolitan

DPRD DKI Desak Pemprov Segera Terapkan Perda Jaringan Utilitas, Kabel Semrawut Dinilai Darurat

Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta, Yuke Yurike, mengatakan penataan jaringan utilitas sudah tidak bisa lagi ditunda.

Metropolitan

Jadi Terobosan Bersejarah untuk Pembiayaan Jakarta, Obligasi Daerah Rp3,5 Triliun Dilirik Banyak Investor, Ini Kata Pramono

Menurut Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung, tingginya minat investor juga tak lepas dari besarnya APBD yang dimiliki Pemprov DKI.

Metropolitan

LRT Jakarta Fase 1B Velodrome-Manggarai Segera Beroperasi, DPRD Minta Pelayanan dan Integrasi Jadi Prioritas

Anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta, Dwi Rio Sambodo, menyampaikan optimismenya terhadap kehadiran lintasan baru LRT Jakarta tersebut.

Metropolitan

Pramono Anung Komitmen Tekan Angka Tawuran di Jakarta, Fasilitas Publik Terus Ditambah

Pernyataan ini disampaikan Gubernur Pramono Anung saat menanggapi insiden tawuran yang terjadi di kawasan Tugu Utara, Koja, Jakarta Utara.

Metropolitan

Waspada Peredaran Obat Keras, Polisi Selidiki Dugaan Pasokan Tramadol untuk Massa Demo di Jakarta!

Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya kini tengah mendalami informasi terkait adanya dugaan rencana pemasokan obat keras jenis Tramadol untuk massa aksi unjuk rasa di Jakarta.

Metropolitan

Estimasi Pembangunan Ulang JPO Tendean Capai Rp6 M, Kepala Dinas Bina Marga DKI: Pemprov Tuntut Ganti Rugi...

Pemprov DKI Jakarta menegaskan akan menuntut ganti rugi atas kerusakan parah yang terjadi pada Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Tendean akibat ditabrak truk beberapa waktu lalu.

Nasional

Fore Coffee Tolak Gunakan Telur Bebas Sangkar, Koalisi AFJ Kirim Karangan Bunga Duka Cita

Koalisi AFJ-AFFA menggelar aksi damai kirim karangan bunga ke kantor Fore Coffee Jakarta. Aksi ini menuntut komitmen perusahaan untuk beralih ke telur bebas sangkar demi kesejahteraan ayam petelur.

Nasional

Dituduh Abaikan Bencana Sumatera, Presiden Sampaikan Jawaban atas Citizen Lawsuit di PTUN Padang

Presiden Prabowo membantah gugatan Citizen Lawsuit terkait bencana ekologis Sumbar di PTUN Padang. Pemerintah mengklaim telah melakukan mitigasi dan meminta majelis hakim menolak gugatan tersebut.