AYOJAKARTA.COM-- Kembali hari ini tepatnya Kamis 5 Januari 2023 sidang lanjutan kasus pembunuhan Brigadir Yosua kembali digelar, agenda sidang pun dilakukan pemeriksaan terhadap terdakwa Richard Eliezer.
Seperti biasa hakim Wahyu Iman Santoso kembali memimpin jalannya persidangan kasus pembunuhan Brigadir Yosua di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.
Pada awal persidangan hakim Wahyu pun menanyakan kepada Eliezer, apakah dirinya ingin mengubah keterangannya saat diperiksa menjadi terdakwa.
Kemudian, Eliezer secara tegas mengungkapkan bahwa keteranganya tidak ada yang hendak dicabut atau tambahkan.
Lebih lanjut, hakim Wahyu mulai pemeriksaannya dengan menanyai kejadian di tanggal 7 Juli 2022, soal Pisau yang sempat dibawa Kuat Maruf ketika mengejar Yosua.
Eliezer pun menjawab dengan tenang dan lugas bahwasanya dia sama sekali tidak melihat saudara Kuat Maruf memegang pisau yang dimaksud saudara Putri Candrawathi ketika berada Rumah Magelang.
Baca Juga: Datangi Rumah Ferdy Sambo bersama Majelis Hakim, Ronny Talapessy Ungkap Kejanggalan Ini
"Pada tanggal 7 sore saat saudara ditelpon oleh Putri Candrawathi, saudara menghubungi Kuat Maruf saat itu?," tanya hakim Wahyu seperti dilansir Ayojakarta.com dari kanal Youtube Kompas TV pada Kamis (05/01/2023).
"Tidak Yang Mulia," jawab Eliezer.
"Tidak tapi langsung sama Ricky saudara berangkat ke rumah Magelang?," tanya hakim Wahyu.
Baca Juga: Mengenal Pandawara Group, Sekelompok Pemuda Peduli Lingkungan Asal Bandung yang Lagi Viral
"Saat saudara disana, saudara menemui Kuat Maruf sedang membawa pisau?," tanya hakim Wahyu.
"Tidak Yang Mulia, Saya pas sampai di rumah naik ke lantai dua itu tidak melihat pisau," kata Eliezer.
"Kuat Maruf dimana saat itu?," tanya hakim Wahyu.
"Sudah di lantai dua Yang Mulia," kata Eliezer.
"Jadi tadi diterangkan oleh saudara Putri, Putri bilang bahwa saudara melihat," kata hakim Wahyu.
"Izin Yang Mulia, tadi keterangan dari Kuat bukan dari saya" kata Eliezer.
"Bukan saudara Putri dalam keteranganya tadi menyampaikan bahwa saudara melihat saudara Kuat Maruf memegang pisau, makanya saya konfirmasi disini," kata hakim Wahyu.
"Siap tidak Yang Mulia, saya tidak melihat," ucap Eliezer.***