Nasional

Tak Lagi Buat Gemuruh Tawa di Ruang Sidang, Kuat Maruf Malah Mengaku Menangis, Kenapa?

Oleh: Rosandra Gisca Andyna Senin 02 Jan 2023, 07:33 WIB
Tingkah laku sang terdakwa kasus pembunuhan Brigadir Yosua, Kuat Maruf, sering kali membuat gemuruh tawa di ruang sidang.

AYOJAKARTA.COM – Aksi dan tindakan Kuat Maruf di persidangan selalu saja membuat perhatian khusus bagi publik.

Pasalnya, tingkah laku sang terdakwa kasus pembunuhan Brigadir Yosua, Kuat Maruf, sering kali membuat gemuruh tawa di ruang sidang.

Selalu saja ada hal yang menarik dari Kuat Maruf saat berada di persidangan atas keterlibatannya dengan Ferdy Sambo dalam kasus pembunuhan Brigadir Yosua.

Baca Juga: Kerap Terlihat Kocak dan Nyeleneh di Sidang, Ternyata Kuat Maruf Bisa Menangis Gara-gara Takut Hal Ini

Namun dibalik gemuruh tawa karena tingkahnya, ternyata Kuat Maruf mengaku menangis kepada Majelis Hakim di persidangan.

Kuat menceritakan pengalamannya tersebut saat menjadi saksi di sidang terdakwa Ferdy Sambo pada 13 Desember 2022 lalu.

Terlihat di persidangan, Ricky Rizal dan Kuat Maruf duduk di depan majelis hakim untuk memberikan kesaksian.

Baca Juga: Drama Kocak Kuat Maruf Bisa Bikin Riuh, Padahal di Tengah Persidangan Kasus Pembunuhan yang Menjeratnya

Saat itu Ricky Rizal dan Kuat Maruf diberi pertanyaan oleh pihak kuasa hukum Ferdy Sambo yakni Arman Hanis.

Arman bertanya kepada Kuat Maruf atas peristiwa tanggal 8 Juli lalu dan juga perihal pra rekonstruksi kejadian.

Sama dengan Ricky jawaban Kuat pun sudah diduga akan sama dengan apa yang disampaikan oleh Ferdy Sambo.

Baca Juga: Tak Disangka! Kuat Maruf Mengaku Menangis Saat Ditelepon Ferdy Sambo, Ada Apa?

“Saudara lihat ngga terdakwa Sambo ini pakai sarung tangan?” tanya Arman kepada Kuat, dikutip dari tayangan sidang di kanal YouTube KOMPASTV, Senin, 2 Januari 2023.

“Tidak,” jawa Kuat, tegas.

“Waktu antar ibu Putri ke kamar Duren Tiga setelah itu saudara lihat pintunya terbuka atau tertutup?” tanya Arman lagi.

“Tertutup,” jawa Kuat dengan cepat dan lancar.

Pertanyaan Arman kemudian menanyakan terkait skenario tembak menembak yang pernah disampaikan Kuat Maruf atas perintah Sambo.

Baca Juga: Deretan Keterangan Kuat Maruf yang Bikin Riuh Persidangan, Salah Satunya Ngotot Bilang Ini!

“Sebelumnya kan saudara menjelaskan awal-awal skenario tembak-tembakan, kapan saudara merubah BAP?” tanya Arman.

“Waktu diperiksa di penyidik, penyidik dapat telepon dari pak Ferdy,” terang Kuat.

Saat itu menurut Kuat, Ferdy Sambo telepon kepada penyidik untuk berbicara kepada Kuat Maruf.

“Wat ini Bapak mau bicara,” ujra Kuat menirukan penyidik.

“Terus saya angkat, saya bilang 'siap' Bapak,” ujar Kuat.

Baca Juga: Peringatan Tsunami Aceh ke 18 Tahun Usung Tema Bangkit Lebih Kuat, Bangun Budaya Sadar Bencana

“Sudahlah Wat ceritain semuanya aja, bohong-bohong itu capek Wat, kamu siap aja dipenjara,” ujar Kuat menirukan Ferdy Sambo ditelepon.

“Waktu itu saya menangis,” kata Kuat.

“Kenapa menangis?” tanya Arman.

“Lha saya dipenjara, kata bapak gitu, waktu itu saya menangis, ‘Pokoknya kamu ceritain aja Wat, yang di Magelang ceritain aja, kamu di Magelang juga ga cerita sama saya’,” ujar Kuat yang mengaku menangis karena takut dipenjara dan menirukan apa yang diperintah Sambo.

“Yaudah saya menangis saja dengar bapak ngomong gitu,” ujar Kuat.

Kuat akhirnya ditetapkan menjadi tersangka bersama Ferdy Sambo, Putri Candrawathi, Bharada E dan Ricky Rizal.***

Reporter Rosandra Gisca Andyna
Editor Tedi Rukmana