Nasional

Ngeri, Dua Tembakan Ini Yang Menewaskan Brigadir J atau Yosua! Pelakunya Siapa Saja Ya?

Oleh: Admin Selasa 20 Des 2022, 12:30 WIB
Ngeri, Dua Tembakan Ini Yang Menewaskan Brigadir J atau Yosua, Pelakunya Siapa Saja Ya?

AYOJAKARTA.COM – Ada dua tembakan yang disebut menewaskan Nofriansyah Yosua Hutabarat alias Brigadir J pada peristiwa tanggal 8 Juli 2022 di rumah dinas Ferdy Sambo saat masih menjadi Kadiv Propam di Kompleks Polri, Duren Tiga, Jakarta Selatan.

Kesimpulan tersebut disampaikan oleh Saksi Ahli Forensik dan Medikolegal, Farah Primadani Karouw, pada sidang lanjutan perkara pembunuhan berencana terhadap Yosua di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan (PN Jaksel), Senin 19 Desember 2022.

“Dari tujuh buah luka tembak masuk yang kami temukan, ada dua yang bersifat fatal dapat menimbulkan kematian yaitu luka tembak pada dada sisi kanan. Yang kedua, luka tembak masuk yang ditemukan pada kepala bagian belakang sisi kiri,” kata Farah dalam sidang di PN Jaksel, Senin 19 Desember 2022, seperti disiarkan langsung oleh beberapa media nasional.

Kemudian, Dokter Farah Primadani ditanya oleh Jaksa Penuntut Umum tentang perkiraan berapa lama waktu antara peristiwa penembakan sampai Yosua akhirnya tewas.

“Berdasarkan keilmuan, itu kami menemukan korban meninggal antara dua sampai enam jam sebelum dilakukan pemeriksaan luar,” kata Dokter Farah.

Baca Juga: Daryono BMKG Komentari Prediksi Bakal Gempa Tsunami Besar 20 Desember – 23 Januari Dokter Tifa: Just Ilusion

Baca Juga: Ini Daftar 23 Pemain Timnas Senior Indonesia yang Akan Berlaga di Piala AFF 2022: Aksi Nomor 6 Amat Dinanti

Dokter Farah juga menjelaskan tentang jenis luka tembak yang ada di tubuh Yosua alias Brigadir J.

“Apakah luka tembak itu dikatakan luka tembak masuk atau luka tembak keluar?” tanya Jaksa Penuntu Umum kepada Dokter Farah seperti dilansir pmjnews.com.

“Berdasarkan pemeriksaan dan karakteristik dan pola gambaran luka yang ada pada tubuh jenazah, kami mengidentifikasi adanya luka tembak masuk dan luka tembak keluar,” ungkap Dokter Farah.

“Boleh ahli jelaskan, berapa luka tembak masuk yang ahli temukan?” Jaksa Penuntut Umum melanjutkan pertanyaan.

“Yang saya temukan pada pemeriksaan, kami temukan adanya 7 buah luka tembak masuk serta 6 luka tembak keluar,” Dokter Farah memberi penjelasan.

Farah lantas menyebutan seluruh luka tembak masuk yang berada di tubuh Yosua berdasarkan hasil autopsi yaitu:

  1. Di kepala bagian belakang sisi kiri
  2. Di bibir bawah sisi kiri
  3. Di puncak bahu kanan
  4. Di dada sisi kanan
  5. Di pergelangan tangan kiri sisi belakang
  6. Di kelopak bawah mata kanan
  7. Di jari manis tangan kiri

Baca Juga: Dokter Tifa Ngetuit Bakal Ada Gempa dan Tsunami Besar 22 Desember – 23 Januari, Ini Kata Daryono BMKG

Baca Juga: Ketua Umum PBNU Yahya Staquf: Saya Haqqul Yaqin Gus Dur Itu Wali Ke 10, Ini Tandanya

Siapa Penembak Yosua

Sampai berlangsung sidang pada 20 Desember, teka-teki tentang siapa saja yang menembak Yosua masih belum terjawab.

Di perkara ini, ada lima terdakwa yaitu Ferdy Sambo (FS) dan istrinya Putri Candrawathi, asisten rumah tangga sekaligus supir Keluarga FS, Kuat Ma’ruf, dan Ricky Rizal alias Bripka RR.

Satu lagi terdakwa adalah Richard Eliezer alias Bharada E yang juga menyandang status sebagai justice collaborator.

Dalam beberapa sidang, Richard alias Bharada E sudah mengaku dirinya menembak Yosua. Namun, dia juga menyebut bahwa Ferdy Sambo juga ikutan menyarangkan peluru ke tubuh Brigadir J.

Sementara itu, juga dalam beberapa kesempatan, Ferdy Sambo membantah ikut menembak Yosua pada peristiwa tanggal 8 Juli 2022 di rumah dinasnya ketika itu.

Apakah sidang ini akan bisa membuktikan siapa saja yang menembak Yosua alias Brigadir J hingga tewas?***

Reporter Admin
Editor Eries Adlin