Nasional

Bukan karena Selfie, Ini Kronologi Sebenarnya Penyebab Tewasnya Peserta Lomba Tarik Tambang di Makassar

Oleh: Mohammad Sayed Khatami Senin 19 Des 2022, 18:57 WIB
Berita duka datang dari sebuah acara tarik tambang yang diadakan di Makassar, Sulawesi Selatan pada Minggu, 18 Desember 2022.

AYOJAKARTA.COM – Berita duka datang dari sebuah acara tarik tambang yang diadakan di Makassar, Sulawesi Selatan pada Minggu, 18 Desember 2022.

Lomba tarik tambang tersebut bertujuan untuk memecahkan musim rekor dunia Indonesia (MURI), di mana terdapat 5.000 peserta.

Disebutkan tali tambang yang digunakan dalam kegiatan perlombaan tarik tambang tersebut memiliki panjang 1.540 meter.

Baca Juga: Trik Ferdy Sambo Kelabui Bharada E untuk Tembak Brigadir J hingga Tewas: Jadi Gini Cad Skenarionya

Kegiatan lomba tarik tambang tersebut diadakan di sepanjang jalan Jendral Sudirman dan diketahui acara tersebut berlangsung di atas jalan raya.

Insiden kecelakaan tarik tambang tersebut diketahui terjadi setelah kegiatan lomba tarik tambang selesai dilakukan.

Setelah acara selesai, tarik tambang sepanjang 1.540 meter tersebut kembali ditarik dan digulung menggunakan mesin yang dioperasikan oleh sebuah mobil.

Baca Juga: Tambang Batu Bara di kota Sawahlunto Meledak, 9 Tewas dan 1 Masih Hilang!

Namun saat ditarik kembali kedalam mesin, tali tambang tersebut tiba-tiba putus dan membuat 4 peserta yang berada didekatnya terlempar.

Diketahui, para peserta masih berada di dekat tali tambang usai kegiatan perlombaan tarik tambang tersebut selesai.

Dari insiden tali tambang yang lepas tersebut, menyebabkan kematian 1 orang wanita dan 3 orang mengalami luka-luka dari insiden tersebut.

Seorang wanita tersebut diketahui terpental dan kemudian kepala korban terbentur oleh penghalang jalan dengan bahan beton.

Baca Juga: Update, Total 10 Korban Tewas Akibat Ledakan Tambang Batu Bara di Sawahlunto Sumbar

Akibat dari benturan tersebut, wanita tersebut langsung tewas ditempat karena kepalanya mengalami pendarahan yang hebat.

Sebelumnya, Mursalin selaku Panitia IKA Unhas Sulsel menyebutkan jika insiden tersebut berawal saat para peserta melakukan selfie bersama.

Mursalin juga menambahkan jika saat selfie, peserta lainnya justru sambil menarik tali tambang hingga korban jatuh terseret.

Mursalin menegaskan jika kejadian tersebut bukanlah kelalaian dari panitia dan menurutnya hal tersebut adalah murni kecelakaan.

Baca Juga: Update Korban Ledakan Tambang Batu Bara Sawahlunto: 9 orang Tewas, 2 Luka-luka, dan 1 Orang dalam Pencarian

Namun atas pembelaan Mursalin tersebut justru menuai banyak kecaman karena banyak yang menuduh panitia tidak mau bertanggung jawab.

Karena dalam video detik-detik kejadian yang diunggah oleh akun Twitter @Alone11262943, memperlihatkan jika insiden tersebut bukan dikarenakan selfie melainkan mesin.***

Reporter Mohammad Sayed Khatami
Editor Tedi Rukmana