Nasional

Update, Total 10 Korban Tewas Akibat Ledakan Tambang Batu Bara di Sawahlunto Sumbar

Oleh: Christy Ayu Saputri Sabtu 10 Des 2022, 11:44 WIB
Ledakan terjadi di lubang tambang batu bara Sawahlunto, Sumatera Barat. Dipastikan 10 penambang tewas, dan 10 lainnya luka-luka.

AYOJAKARTA.COM — Terjadi ledakan tambang batu bara di Kecamatan Talawi, Sawahlunto, Sumatera Barat pada Jumat pagi, 9 Desember 2022. Total korban meninggal dunia bertambah menjadi 10 Orang.

Tim SAR gabungan menemukan korban terakhir pada kedalaman lorong sekitar 250 meter dengan kondisi luka bakar dan meninggal dunia.

Jenazah yang ditemukan Tim SAR tersebut telah dievakuasi dan dibawa ke RSUD Sawahlunto untuk diidentifikasi.

Baca Juga: Korban Ledakan Tambang di Sawahlunto: 10 Tertimbun, 7 Luka

"Korban terakhir ditemukan setelah dilakukan pencarian di kedalaman lorong dengan panjang sekitar 250 meter ditemukan dalam kondisi meninggal dunia, dan kondisi korban rata-rata yang meninggal adalah luka bakar, korban yang selamat mengalami sesak nafas dan saat ini sudah dievakuasi," kata Octavianto Kasi OPS Basarnas Padang, dikutip AyoJakarta.com dari kanal YouTube KOMPASTV, Sabtu, 10 Desember 2022.

Sementara itu, tambang batu bara sendiri diketahui merupakan milik PT NAL, dimana 10 korban yang meninggal dunia itu adalah pekerja dari perusahaan tersebut.

Berdasarkan informasi yang diperoleh terdapat 4 korban lainya yang mengalami luka, di mana 1 diantaranya masih dalam perawatan intensif di RSUD Sawahlunto.

Baca Juga: Update Korban Ledakan Tambang Batu Bara Sawahlunto: 9 orang Tewas, 2 Luka-luka, dan 1 Orang dalam Pencarian

Puluhan keluarga korban tambang PT NAL yang meninggal dunia hingga saat ini berkumpul di RSUD Sawahlunto untuk menunggu Identifikasi, mereka berharap jenazah anggota keluarganya bisa dibawa pulang untuk dapat dilakukan pemakaman.

Andre salah satu keluarga korban mengaku harus kehilangan dua orang anggota keluarganya dalam peristiwa tersebut, dua korban diantaranya adalah paman dan juga adiknya yang bekerja belum lama di PT NAL.

"Kalo yang adik sudah 6 bulan, paman 1,5 bulan bekerja. Saya dapat informasi ya ada kejadian di tabang," kata Andre.

Baca Juga: Ledakan Tambang Batu Bara kembali Terjadi, Kini di Sawahlunto Mengakibatkan Korban di Kedalaman 200 Meter

Hingga saat ini manajemen PT NAL sendiri belum memberikan keterangan resmi perihal kejadian yang menimpa pekerjanya tersebut. Namun pemilik tambang PT Nusa Alam Lestari sendiri diketahui telah memperoleh izin pertambangan atas 94 hektar area tambang di Sawahlunto, Sumatera Barat sejak tahun 2020.***

Reporter Christy Ayu Saputri
Editor Tedi Rukmana