News

Gempa Magnitude 6,4 Guncang Garut Jawa Barat, Getaran Terasa hingga ke Ciamis

Oleh: Fany Susan Anggraini Sabtu 03 Des 2022, 17:40 WIB
Gempa Magnitude 6,4 Guncang Garut Jawa Barat, Getaran Terasa hingga ke Ciamis

AYOJAKARTA.COM - Gempa bumi kembali dilaporkan terjadi di Kabupaten Garut, Provinsi Jawa Barat pada Sabtu (3/12/2022) petang ini.

Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memberikan informasi adanya gempa yang mengguncang Kabupaten Garut, Jawa Barat.

Informasi terkait gempa yang terjadi hari ini dapat disimak dalam artikel ini.

Dikutip AyoJakarta.com dari laman media sosial Twitter BMKG, gempa berkekuatan magnitude 6,4 mengguncang Garut, Jawa Barat pada Sabtu (3/12/2022) pukul 16.49 WIB.

Baca Juga: BREAKING NEWS! Gempa Bumi Garut M 6,4 Hari Ini, Guncangan Terasa Kuat hingga ke Bandung dan Sekitarnya

Terletak pada koordinat 7,51 Lintang Selatan (LS) dan 107,52 Bujur Timur (BT) dengan kedalaman 118 km.

Berdasarkan informasi yang disebar oleh BMKG, pusat tempat terjadinya titik gempa berada di darat.

Titik pusat gempa tersebut tepatnya berada pada 52 km Barat Daya Kabupaten Garut.

Dampak gempa bumi yang digambarkan oleh peta tingkat guncangan (Shakemap) BMKG dan berdasarkan laporan dari masyarakat.

Baca Juga: Breaking News! Telah terjadi Gempa Magnitudo 6,4 di Garut Jawa Barat

Gempa bumi ini bahkan dirasakan di wilayah Garut, Ciamis, Kalapanunggal, Sumur, Tasik, Pamoyanan dan Panimbang.

Hasil pemodelan menunjukkan bahwa gempa bumi ini tidak berpotensi menimbulkan getaran yang kuat.

Berdasarkan tabel kekuatan getaran yang dibuat oleh BMKG, gempa sore ini tergolong memiliki getaran lemah.

Baca Juga: Sesar Baribis Aktif, Jakarta Terancam Berpotensi Gempa Bumi Megathrust 8,9 SR dan Tsunami 34 Meter, Kata Ahli

BMKG pun memprediksi bahwa tidak akan ada potensi kerusakan yang masif akibat gempa ini.

Jadi, hingga saat ini pun belum ada laporan mengenai kerusakan bangunan sebagai dampak gempa bumi tersebut.

Hingga pukul 17.30 WIB, hasil monitoring BMKG belum menunjukkan adanya aktivitas gempa bumi susulan.

Dengan adanya informasi ini, diimbau agar masyarakat tetap tenang dan tidak memantau informasi selanjutnya dari BMKG.***

Reporter Fany Susan Anggraini
Editor Fathul Amanah