News

Dicecar Soal Sarung Tangan Hitam Ferdy Sambo, Richard Eliezer Jawab Ketus: Tanya Saja ke Pak FS, Bukan Saya!

Oleh: Christy Ayu Saputri Kamis 01 Des 2022, 19:09 WIB
Dicecar Soal Sarung Tangan Hitam Ferdy Sambo, Richard Eliezer Jawab Ketus: Tanya Saja ke Pak FS, Bukan Saya!

AYOJAKARTA.COM - Richard Eliezer menjawab ketus pertanyaan penasihat hukum Kuat Maruf saat ditanya soal sarung tangan hitam yang dikenakan Ferdy Sambo.

Dalam persidangan Rabu (30/11/2022) kemarin, pengacara Kuat Maruf Irwan Irawan tampak mencecar Richard Eliezer soal alasan Ferdy Sambo hanya memakai sarung tangan di sisi kanan.

Padahal sebelumnya menurut keterangan Richard Eliezer, Ferdy Sambo menembak Brigadir Yosua dengan menggunakan kedua tangannya.

Pertanyaan tersebut lantas membuat heran Richard Eliezer.

Baca Juga: Ternyata! Bharada E Akui Terang-terangan Jika Putri Candrawathi dan Brigadir J Kerap Bertukar HP

Ia pun meminta penasihat hukum Kuat Maruf untuk menanyakan alasan tersebut kepada Ferdy Sambo.

Sontak jawaban ketus Richard Eliezer tersebut membuat sebagian penonton tertawa.

Awalnya, penasihat hukum Kuat Maruf itu menanyakan soal pernyataan Richard Eliezer yang menyebutkan Ferdy Sambo ikut menembak Brigadir Yosua.

"Kaitannya dengan Pak FS, bapak kan tadi menyampaikan sempat menembak juga Pak FS ini dengan senjata apa yang ia pakai?" tanya Irwan Irawan dikutip ayojakarta.com dari kanal YouTube Kompas TV pada Kamis (1/12/2022).

"Glock bapak," jawab Richard Eliezer.

Baca Juga: Fakta Baru Kasus Yosua! Hardisk Berkapasitas 1 TB Diungkap Puslabfor Polri, Apa Isinya?

Penasihat hukum Kuat Maruf kembali memastikan, apakah senjata api Glock yang dipakai oleh Ferdy Sambo itu harus dikokang terlebih dulu menggunakan kedua tangan.

"Dikokang dulu, dua tangan," balas Richard Eliezer singkat.

Mendengar jawaban tersebut, Irwan Irawan langsung mencecar Richard Eliezer soal sarung tangan yang dipakai oleh Ferdy Sambo.

Diketahui Ferdy Sambo hanya mengenakan satu sarung tangan di sisi kanan saja.

"Tapi yang pakai sarung tangan cuma satu?" tanya Irwan Irawan.

"Sarung tangan cuma satu, cuma kanan, warna hitam," jawab Richard Eliezer.

Baca Juga: Heboh! Krishna Murti Ungkap Motif Sebenarnya Ferdy Sambo Tega Habisi Brigadir J, Ternyata…

"Cuma kanan, warna yang bapak sampaikan hitam. Jadi tangan kirinya ini sempat menyentuh senjata juga berarti?" tanya kembali Irwan Irawan.

"Sempat menyentuh senjata," kata Richard Eliezer membenarkan.

"Jadi pada saat menembak dua tangan digunakan?" tanya Irwan Irawan.

"Dua tangan," jawab Richard Eliezer singkat.

Baca Juga: Misteri Tangis Wanita di Rumah Jalan Bangka hingga Penyebab Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi Tinggal Terpisah

"Dengan memakai dua tangan itu, satu pakai sarung tangan, yang kirinya tidak pakai sarung tangan?" tanya Irwan Irawan lagi.

"Yang kiri tidak," jawab Richard Eliezer.

"Oke, HS (senjata ) seperti itu juga?" tanya Irwan Irawan memastikan.

"HS sama, dua tangan juga, satu pakai sarung tangan, satu tidak," jawab Richard Eliezer.

Baca Juga: Eliezer Sebut Kemarahan Ferdy Sambo Kepada Yosua, Singgung Harga Diri dan Pantas Mati

Pengacara hukum Kuat Maruf lalu mencoba menanyakan hal yang membuat Richard Eliezer heran.

Richard Eliezer lantas menjawab dengan ketus pertanyaan tersebut hingga menimbulkan tawa saat persidangan.

"Menurut pemahaman saudara, ketika dia pakai sarung tangan, untuk apa dia pakai sarung tangan, sementara hanya memakai dua tangan juga?" tanya Irwan Irawan.

"Saya tidak tahu pak," jawab Richard Eliezer.

"Yang memakai sarung tangan kan Pak FS pak, bapak tanyakan ke Pak FS, bukan ke saya," tambahnya ketus.

Baca Juga: Doa Richard Eliezer alias Bharada E Sebelum Tembak Yosua: Tuhan, Kalau Bisa Ubah Pikiran Pak Ferdy Sambo

"Ya ini kan bapak saksi di sini. Pak FS nggak ada, makanya bapak saya tanya," kata Irwan Irawan sembari tertawa.

"Bapak bertanya menurut saya kan?" tandas Richard Eliezer pada penasihat Kuat Maruf.

"Iya," jawab Irwan Irawan.

"Ya tanya ke Pak FS. Pak FS yang pakai sarung tangan," jawab Richard Eliezer lagi.

Baca Juga: Skenario Ferdy Sambo Terbongkar: Yosua Harus Mati!

Sembari masih tertawa, penasihat hukum Kuat tersebut lantas berdalih bukan hal itu yang dimaksud dirinya.

Namun sebelum lebih panjang, hakim ketua lalu memotong tanya-jawab dan menegur penasihat hukum Kuat Maruf untuk menanyakan hal yang lebih relevan di persidangan.

"Bukan itu pertanyaan saya," ujar Irwan Irawan sambil tertawa.

"Saudara penasihat hukum saudara tolong pertanyaannya diganti," kata hakim ketua.***

Reporter Christy Ayu Saputri
Editor Fathul Amanah