News

Update Terbaru, Gempa Bumi Magnitudo 2,9 Kembali Mengguncang Cianjur

Oleh: Arif Rakhmat Prakoso Kamis 01 Des 2022, 16:32 WIB
Update Terbaru, Gempa Bumi Magnitudo 2,9 Kembali Mengguncang Cianjur

AYOJAKARTA.COM– Gempa dengan 2,9 Magnitudo kembali mengguncang Cianjur pada Kamis 1 Desember 2022 pukul 14:29WIB.

Lokasi gempa berada 6,83 Lintang Selatan (LS), 107,08 Bujur Timur (BT).

Pusat gempa berada di darat 6 Km Barat Daya Kab. Cianjur, dengan kedalaman 11 Km.

Baca Juga: Viral Relawan Medis Korban Gempa Cianjur Mundur dari Tugas, Begini Penjelasannya

Wilayah yang merasakan gempa bumi yaitu (MMI) III Cugenang, II-III Pamoyanan, II Warung Kondang.

Sebelumnya, pada Rabu 30 November 2022 Bupati Cianjur, Herman Suherman, memberikan informasi terbaru mengenai jumlah korban meninggal bertambah 1 orang.

Total korban jiwa gempa Cianjur menjadi 328 orang,

Menurut BNPB, hingga kini tercatat masih ada 12 korban jiwa yang belum berhasil ditemukan.

Baca Juga: BREAKING NEWS: Update Terkini Gempa Bumi Kembali Guncang Cianjur Siang Ini, Berkekuatan 2,9 Magnitudo

Pemerintah Daerah Cianjur telah menginstruksikan untuk memperpanjang masa pencarian selama tiga hari kedepan, terhitung sejak tanggal 1 hingga 3 Desember 2022.

Jumaril, Perwakilan dari Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (BNPP), menyatakan pihaknya telah siap dengan sumber daya untuk perpanjangan pencarian korban jiwa yang belum ditemukan.

Tim SAR Gabungan berhasil menemukan satu korban jiwa pada Rabu, 30 November 2022.

Korban meninggal tersebut ditemukan di Kampung Cicadas.

Baca Juga: Akun Twitter Resmi TMC Polda Metro Jaya Diduga Kena Hack, 592 Ribu Tweet Hilang Semua!

Sedangkan, pada Kamis 1 Desember 2022, Tim SAR gabungan akan memfokuskan operasi pencarian di tiga lokasi, yaitu di wilayah Kampung Cicadas, RT Cijedil dan Warung Sinta.

Saat ini, Pemerintah Kabupaten Cianjur telah menyiapkan 3 lahan yang akan dimanfaatkan sebagai relokasi warga terdampak gempa. Daerah relokasi ini salah satunya bertempat di Desa Sirnagalih, Kecamatan Cilaku.

Pemilihan lahan di Desa Sirnagalih melalui rekomendasi dari BMKG terkait keamanan terhadap potensi bahaya baik potensi bahaya geologi maupun hidrometeorologi.

Luas lahan relokasi yang disiapkan di desa Sirnagalih mencapai 2,5 hektar dengan peruntukan 200 unit rumah tipe 36.

BNPB mencatat warga yang masih mengungsi mencapai 109.386 jiwa (39.521 KK). Jumlah ini merupakan hasil survei yang tervalidasi hingga Rabu, 30 November 2022, pukul 15.00 WIB. Mereka tersebar di 451 titik, dengan rincian 351 di pos pengungsian terpusat dan sisanya mandiri.***

Reporter Arif Rakhmat Prakoso
Editor Vincensia Enggar Larasati