AYOJAKARTA.COM - Terdakwa Ferdy Sambo sepertinya perlu bersiap diri untuk menghadapi pidana yang nanti kemungkinan besar akan menjeratnya.
Pasalnya, Ferdy Sambo diketahui sudah mulai ditinggalkan oleh para pendukungnya dalam kasus ini.
Hal tersebut dapat terlihat dari keterangan yang dituturkan oleh para saksi dalam setiap persidangan dari hari ke hari.
Baca Juga: Ferdy Sambo Ngaku Sudah Laporkan Kasus Tambang Ilegal, Diduga Seret Nama Kabareskrim Agus Andrianto
Para saksi yang awalnya masih takut dan ragu untuk memberikan keterangan sesuai dengan kejadian yang sebenarnya, saat ini diketahui saksi sudah mulai berani jujur dan tidak lagi memihak Ferdy Sambo.
Apalagi oknum-oknum khususnya sesama anggota Polri yang terlibat dalam pusaran kasus Ferdy Sambo ini juga mendapat sanksi atas keterlibatan mereka.
Salah satu saksi yang dengan berani melawan Ferdy Sambo adalah saksi Ridwan Soplanit.
Tidak hanya memberikan keterangan yang sebenar-benarnya, Ridwan Soplanit bahkan berani menanyakan kepada Sambo mengapa ia dan anggota polri yang lain harus dikorbankan dalam kasus ini.
Dikutip AyoJakarta.com dari akun Tiktok @ferrylebet76 pada Rabu (30/11/22), Ferdy Sambo lantas memberikan jawaban atas pertanyaan Ridwan Soplanit dan anggota polri yang lain perihal dikorbankan dalam kasus ini.
Dengan suara bergetar dan menangis, Ferdy Sambo kemudian meminta maaf kepada para juniornya tersebut.
Ferdy Sambo menjelaskan bahwa dirinya sudah berusaha untuk membebaskan para juniornya tersebut agar tidak lagi terlibat dalam skenario kasus yang telah ia buat.
Namun sayang, hasil sidang kode etik tetap menindak dan memberi sanksi tegas kepada seluruh anggota polri yang terlibat dalam kasus Ferdy Sambo.
“Dengan permohonan maaf yang mulia kepada adik-adik saya karena saya sudah memberikan keterangan yang tidak benar di awal dan pada sidang kode etik disemua proses pemeriksaan saya sudah sampaikan adik-adik ini nggak salah,” ujar Ferdy Sambo.
Lebih lanjut Ferdy Sambo melanjutkan permintaan maafnya, “Saya yang salah tapi mereka juga harus dihukum karena dianggap tahu peristiwa ini jadi sekali lagi saya atas nama pribadi dan keluarga menyampaikan permohonan maaf kepada adik-adik saya sehingga harus terhambat,”
Ferdy Sambo juga menuturkan bahwa dirinya benar-benar merasa sangat bersalah dan begitu menyesal telah melibatkan para seniornya tersebut.
“Saya sangat menyesal jadi saya sekali lagi mohon maaf saya sudah sampaikan di depan komisi kode etik yang mulia, setiap berhubungan dengan penyidik dan adik-adik saya ini saya pasti akan merasa goyang dan bersalah yang mulia,” pungkas Ferdy Sambo menjawab pertanyaan Ridwan Soplanit. ***