AYOJAKARTA.COM – Korban gempabumi Cianjur yang rumahnya rata dengan tanah dievakuasi ke tenda pengungsian darurat. Tidak disangka, dalam suasana pengunggusian terdapat ibu yang melahirkan bayinya.
Gempabumi Cianjur yang terjadi pada Senin (21/11/2022) telah memakan 268 korban jiwa, 1.083 mengalami luka-luka, dan 151 orang masih belum bisa ditemukan.
Data tersebut didapat dari informasi BMKG per Selasa (22/11/2022) pukul 17.00 WIB. Adapun korban mengungsi akibat gempabumi Cianjur telah mencapai 58.362 orang.
Gubernur Jawa Barat, Ridwal Kamil sampai Presiden Joko Widodo diketahui telah melakukan kunjungan ke tempat pengungsian korban gampa.
Saat Ridwal Kamil berkunjung ke salah satu tenda pengungsian ternyata baru saja ada ibu yang telah melewati proses persalinan di dalam tenda.
Dalam video yang diunggah melalui akun Instagram pribadinya, Ridwan Kamil terlihat mengunjungi pengungsian pada malam hari.
Ridwal Kamil atau yang biasa disapa dengan Kang Emil mengunjungi salah satu tenda yang menampung ibu dan bayi yang baru saja lahir pada hari itu.
Baca Juga: Buntut Panjang Ucapan 'Miras Minuman Rasulullah', Komedian Sule hingga Budi Dalton Dipolisikan!
Lahirnya bayi di dalam tenda pengungsian ini adalah pada pukul 19.00 WIB. Bayi lahir sehat dengan jenis kelamin perempuan.
Ketika ditemui oleh Kang Emil, ibu dari bayi yang bernama Dewi meminta Kang Emil untuk memberikan nama kepada putrinya.
Di dalam videonya Kang Eming mengatakan bahwa meskipun sedang dilanda bencana, tetap ada berkah rahmat Allah yang hadir melalui kelahiran anak di dalam tenda pengungsian.
“Assalamualaikum. Di tengah kebencanaan yang melanda Cianjur, berkah rahmat Allah juga hadir. Lahir seorang bayi lucu perempuan,” ucap Kang Emil di dalam tenda.
Baca Juga: Denise Chariesta Ketakutan Video 22 Detik Bareng RD Tersebar, Denny Darko Beri Saran Begini!
Sambil menggendong si bayi, Kang Emil memberinya nama Gempita Shalihah Kamil sesuai dengan peristiwa Gempa yang terjadi dan beserta doa baik di dalam nama.
“Saya kasih nama yang baik sesuai peristiwa tapi juga sesuai doa. Gempita Shalihah Kamil,” kata Kang Emil.
Arti dari nama yang diberikan adalah karena lahir saat ada bencana gempa dan juga ada doa agar bayi perempuan tersebut menjadi anak yang sholehah.
“Karena lahir saat gempa, didoakan jadi anak sholehah aamiin, dan peristiwa sejarahnya ada Pak Ridwan Kamil,” ujar Kang Emil menerangkan.
Baca Juga: Gebyar Yamaha Akhir Tahun, Nikmati Produk Original Yamaha Dengan Harga Spesial
Ternyata Gempita Shalihah Kamil bukan bayi pertama yang lahir di dalam tenda. Ia adalah bayi ke-3 yang lahir di dalam tenda yang sama.
Patut disyukuri karena ibu beserta bayinya semua dalam keadaan selamat dan sehat meskipun bersalin dalam kondisi pengungsian.
Ridwan Kamil dalam akhir postingannya mengharapkan semoga semua dari kita bisa mengambil pelajaran dan hikmah dari setiap takdir peristiwa yang hadir dalam hidup kita.***