AYOJAKARTA.COM – Kematian satu keluarga di Kalideres, Jakarta yang menggegerkan publik masih jadi misteri.
Motif yang melatarbelakangi kematian satu keluarga secara misterius ini perlahan terungkap.
Meskipun Polri belum mengungkapkan motifnya, seiring berjalannya waktu teka-teki kematian satu keluarga menuai banyak asumsi berbagai pihak.
Seperti yang dinyatakan Kriminolog Universitas Indonesia (UI), Andrianus Meliala menduga empat anggota keluarga yang tewas itu memiliki keyakinan apokaliptik atau keyakinan terhadap akhir dunia.
Diketahui dari hasil otopsi yang dimana jenazah satu keluarga mengering, diduga penyebab kematian ini karena dehidrasi, dan kelaparan.
Pasalnya polisi sudah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), dan menemukan kantong makanan.
Selain itu warga setempat pernah melihat salah satu almarhumah memesan makanan secara daring.
Baca Juga: Bukannya Bertanding, Cristiano Ronaldo Habiskan 90 Menit untuk Kritik Pedas MU
Hal itu membuat Sosiolog, Trubus Rahardiansyah buka suara.
Trubus menyebut, tewasnya satu keluarga semata-mata karena pengikut apokaliptik itu sangat tidak mungkin.
“Kalau bunuh diri kan itu indikasi kejanggalan yang sangat nyata,” kata Trubus Rahardiansyah, dilansir dari YouTube TvOneNews pada Rabu, (16/11/2022).
“Jangan kita langsung memvonis bahwa ini bunuh diri,” lanjutnya.
Sebab, menurutnya di tempat kejadian itu bersih, dan terdapat stok makanan.
Baca Juga: Hikmah Kisah Nabi Ayyub, Mbah Moen: Hamba yang Baik Pasti Allah Uji
Oleh karenanya, Trubus Rahardiansyah menilai ada unsur kejanggalan dalam peristiwa ini.
“Disitu bersih tempatnya, kemudian stok makanan juga ada, dan kemudian ada motor, yang hilang HP digunakan untuk pesan mungkin juga ada,” ujar Sosiolog.
Trubus Rahardiansyah menilai, skenario kelaparan itu semakin menguatkan bahwa diduga ada pihak yang melakukan pembunuhan berencana.
“Jadi ini saya menduga, penguatan itu justru ada pembunuhan berencana, Bisa dari dalam (dari 4 orang itu), tetapi saya menduga justru orang luar, sisa keluarganya,” tutur Trubus.
Baca Juga: Fakta Menarik Kim Kun Hee Istri Presiden Korsel yang Tengah Viral, Ternyata dari Muda Sudah…
Pembunuhan itu terjadi diduga karena rebutan harta, karena korban mempunyai aset Rp3,6 Miliar.
“Bisa jadi karena rebutan harta, mungkin mau di ambil hartanya sulit,” tegas Trubus.
“Kemudian mereka melakukan pembunuhan berencana, kebetulan orangnya sudah tua semua, sehingga lebih mudah membunuhnya tanpa ada kekerasan,” pungkas Trubus Rahardiansyah.***