AYOJAKARTA.COM - Sidang lanjutan terdakwa Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi digelar pada Selasa, (8/11/21) kemarin.
Sidang lanjutan terdakwa pembunuhan berencana terhadap Brigadir J tersebut masih dengan agenda yang sama.
Agenda dalam sidang lanjutan tersebut yakni mendengarkan keterangan saksi.
Beberapa saksi yang cukup menarik perhatian publik dihadirkan dalam sidang lanjutan Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi kemarin.
Saksi-saksi tersebut adalah para ajudan dari terdakwa Ferdy Sambo.
Diantaranya ada ajudan Romer dan juga ajudan Daden Miftahul Haq yang sempat menjadi buronan warganet.
Dikutip AyoJakarta.com dari akun Tiktok Berliyaanii pada (8/11), akhirnya sosok Daden Miftahul Haq menjawab rasa penasaran publik setelah dihadirkan dalam persidangan sebagai saksi.
Sosok Brigadir Daden disebut-sebut merupakan ajudan kesayangan Ferdy Sambo.
Namun keberadaannya sempat menghilang begitu saja tatkala kasus kematian Brigadir mencuat ke publik.
Baca Juga: Soal Penggeledahan Bikin Daden Kena Semprot Hakim: Keterangan Saudara atau Reza yang Benar?
Brigadir Daden juga dikabarkan merupakan sosok yang menghalangi dan menggeledah jok motor dari adik mendiang Brigadir J yakni Reza Hutabarat saat akan ke rumah Saguling.
Namun di luar dugaan, saat memberi kesaksian di persidangan, Brigadir Daden menampik keterangan Reza Hutabarat tersebut.
Awalnya hakim mengatakan bahwa keterangan yang disampaikan oleh Daden sangat berbeda dengan saksi lain.
Baca Juga: Brigadir Daden Ajudan Kesayangan Ferdy Sambo Tak Tahu Brigadir J Tewas, Hakim : Anda Sudah Disumpah!
“Keterangan saudara berbeda, Reza 2-3 kali kami periksa mengatakan saya digeledah oleh saudara Daden” ujar Hakim.
Kemudian Daden mengatakan bahwa ia tidak menggeledah Reza Hutabarat sama sekali melainkan hanya memegang saja.
“Saya gak ngegeledah yang mulia saya cuma megang saja” jawab Daden.
Baca Juga: Pernyataan Daden Bikin Susi Art Ferdy Sambo Cabut Kesaksiannya Soal Anak Bungsu Putri Candrawathi
Hakim kemudian menuturkan kesaksian yang disampaikan oleh Reza Hutabarat seperti berikut.
“Tapi dia bilang saya digeledah oleh saudara Daden apakah saya membawa senjata api kalau dia memegang tidak akan memeriksa paha saya dua kali
Itu saya tanyakan berulang kali” jelas Hakim.
Baca Juga: Kak Seto Membuat Kekhawatiran Daden Tentang Masa Depan Anak Angkat Ferdy Sambo Terjadi!
Namun ternyata Brigadir Daden tetap kukuh dengan kesaksiannya bahwa ia tidak pernah melakukan penggeledahan sama sekali terhadap Reza.
Bahkan Brigadir Daden juga menuturkan jika kesaksian yang disampaikan oleh Reza Hutabarat tersebut sama sekali tidak benar.
“Saya tidak menggeledah yang mulia, saya berkata jujur saya tidak menggeledah gitu” jawab Daden dengan pasti.
Baca Juga: Terpopuler! Setelah Ditunggu-tunggu, Brigadir Daden Akhirnya Muncul di Sidang Lanjutan Bharada E
“Saya juga mendengar keterangan saudara Reza itu bahkan dia bilang sampai buka joknya saya tidak ada menggeledah sama sekali yang mulia” imbuh ajudan yang ramai disebut kesayangan Sambo tersebut.
Brigadir Daden Miftahul Haq juga menjelaskan bahwa ia bukan menghalangi Reza untuk masuk ke Saguling namun meminta dirinya berganti seragam jika akan ke Provos.
“Saya kasih tahu kalau berpakaian preman ke Biro Provos itu e tidak pas untuk pakai senjata karena dia bukan fungsinya seperti itu yang mulia” jelas Daden Miftahul Haq kepada hakim.
Mendengar pengakuan Daden yang berbeda dari Reza tersebut, hakim lantas menyanyangkan soal CCTV Saguling yang tidak dijadikan barang bukti dalam persidangan.
“Sayangnya CCTV di Saguling tidak dijadikan barang bukti di sini, kalau CCTV itu ada pasti keterangan saudara entah keterangan saudara yang benar atau keterangannya Reza yang benar” ujar Hakim.
Daden Miftahul Haq kemudian menegaskan sekali lagi bahwa apa yang dinyatakan oleh Reza Hutabarat tersebut sama sekali tidak benar.
“Siap yang mulia saya mengatakan yang sebenarnya yang mulia tidak ada penggeledahan sama sekali yang mulia” tegas Daden Miftahul Haq. ***