AYOJAKARTA.COM - Di sejumlah keterangannya pada media, nama Hendra Kurniawan yang ketika itu masih berpangkat Brigadir Jenderal Polisi sering disebut oleh adik kandung Brigadir J, Mahreza Rizky Hutabarat.
Pada awal-awal kasus terbunuhnya Brigadir J, sosok Hendra Kurniawan juga sempat diungkapkan oleh pengacara almarhum Brigadir Joshua, Kamaruddin Simanjuntak.
Pada persidangan kasus Ferdy Sambo beberapa hari lalu, kembali nama Hendra Kurniawan disebut oleh ayah almarhum Brigadir J, Samuel Hutabarat dan istrinya Rosti Simanjuntak.
Baca Juga: Mengejutkan! Ismail Bolong Minta Maaf Pada Kabareskrim dan Mengaku Diintimidasi Hendra Kurniawan
Dalam sejumlah kesempatan ketika membuat pernyataan tersebut, baik Reza, orang tua dan pengacaranya menceritakan tentang peran Hendra dalam kasus penembakan yang menyebabkan terbunuhnya Brigadir Joshua.
Dilansir Ayojakarta.com pada 7 November 2022 dari akun instagram @sekar_indonesia yang diunggah pada 12 Agustus 2022 diketahui informasi lain terkait Hendra.
Adalah Seali Syah, istri Hendra Kurniawan yang menyebut bahwa suaminya adalah korban hoaks dan korban atas skenario yang dibuat oleh Ferdy Sambo.
Baca Juga: CEK FAKTA: Klarifikasi Ismail Bolong Soal Batubara Ilegal yang Ditekan Hendra Kurniawan, Benarkah?
Seali juga menjelaskan bahwa suaminya tidak pernah melarang keluarga Brigadir Joshua untuk membuka peti mayat sebagaimana kabar yang sudah tersebar.
Suaminya hanya tahu cerita versi Ferdy Sambo tentang pelecehan yang dilakukan Brigadir J kepada Putri Candrawathi dan berujung pada baku tembak.
Hingga pada 31 Oktober 2022, pangkat Brigadir Jenderal Polisi yang melekat di pundak Hendra terpaksa harus dilepas setelah adanya putusan Sidang Komisi Kode Etik Polri (KKEP).
Baca Juga: Resmi Dipecat, Hendra Kurniawan Cs Ternyata Bisa Balik Lagi jadi Polisi, Ini Alasan dan Syaratnya
Keterangan dari Kepala Divisi Humas Polri, Irjen Pol. Dedi Prasetyo menjelaskan status Hendra yang diberhentikan dengan tidak hormat oleh kepolisian.
Belakangan, nama Hendra Kurniawan yang sudah mengabdi selama 24 tahun di kepolisian dan memiliki sembilan tanda jasa ini semakin mencuat ke permukaan, membuat netizen penasaran.
Dikutip Ayojakarta.com pada 7 November 2022 dari kanal youtube Oh Begitu, diketahui sejumlah informasi yang membuat rekam jejak dan kontroversi Hendra Kurniawan semakin dipertanyakan.
Selain ditetapkan sebagai tersangka Obstruction Of Justice (Menghalangi Keadilan), Hendra berperan sebagai tim khusus pencari fakta dalam kasus penembakan Laskar FPI di jalan Tol Cikampek, KM 50 pada Desember 2020.
Penggunaan jet pribadi jenis T7-JAB yang ia gunakan untuk pergi ke Jambi, kediaman orang tua almarhum Brigadir J sempat menjadi pertanyaan publik, mengingat anggaran kepolisian terbatas.
Dalam sidang bersama Komisi III DPR RI, oleh Arteria Dahlan pangkat dan jabatan Hendra sempat disinggung karena gaya hidupnya yang sering bergonta-ganti mobil mewah.
Dalam kasus Brigadir J, Hendra ditetapkan sebagai tersangka karena berusaha melarang keluarga merekam jenazah yang baru sampai di kediaman orang tuanya.
Kredibiltas Hendra Kurniawan kini semakin dipertanyakan setelah namanya ikut disebut oleh salah seorang mantan anggota polisi yang kini menjadi pengusaha tambang batubara ilegal, Ismail Bolong dalam kasus penyuapan. ***