AYOJAKARTA.COM - Covid-19 masih ada, artinya kasus ini belum berakhir telihat dari munculnya subvarian baru yakni XBB.
Diketahui virus Covid memang memiliki karakteristik yang akan selalu bermutasi mulai dari Delta, Omicron hingga kini XBB.
dr. Mohammad Syahril selaku juru bicara (Jubir) Kementerian Kesehatan menjelaskan perkembangan kasus Covid-19.
Dikabarkan bahwa pada 25 Oktober 2022 terjadi kenaikan kasus konfirmasi harian secara Nasional dari 1.700 menjadi 3008.
Baca Juga: Teuku Ryan Diduga Pria Alim Inisial R di Ramalan Hard Gumay, Ria Ricis: Kalau Percaya, Tandanya Musyrik!
Dalam satu bulan Oktober data rata-rata dibawah 2.000, namun ada satu kelonjakan kasus yang terjadi kemarin ini menjadi perhatian kemenkes.
Ada 10 potensi dengan kasus konfirmasi tinggi yakni di daerah DKI Jakarta, Jatim, Jabar, Banten, Jateng, Sulsel, Kalimantan Timur, NTT, Yogyakarta, dan Bali.
Kenaikan kasus juga diiringi dengan kenaikan jumlah orang yang dirawat, yang sebelumnya dikonfirmasi sejumlah 3.654 menjadi 3.772.
Meskipun kasus konfirmasi menunjukkan kenaikan tapi hal ini tidak diikuti dengan kasus kematian. Kasus kematian justru cenderung menurun.
Hingga Selasa 25 Oktober 2022, tercatat penambahan 3 kasus XBB menjadi total 4 kasus XBB yang terjadi di Indonesia.
Baca Juga: Eksepsi Ferdy Sambo Ditolak, Sidang Kasus Pembunuhan Brigadir J Kembali Dilanjut
Diketahui 3 pasien di Jakarta dan 1 pasien di Surabaya, Jawa Timur.
Dari keempat pasien tersebut 2 diantaranya merupakan transmisi lokal sedangkan 2 lainnya diketahui telah melakulan perjalanan dari Singapura.
Subvarian XBB memang cepat menular namun tingkat fatalitasnya atau kematiannya tidak lebih parah dari varian Omicron.
Pada keempat pasien yang diketahui terkena virus Covid subvarian XBB tersebut mengalami gejala ringan dan menjalani perawatan di rumah atau isolasi mandiri.
Kabarnya hari ini 4 pasien tersebut sudah dinyatakan sembuh dan sudah beraktivitas dengan normal.
Baca Juga: Siaran Langsung Prancis Open 2022 Hari Ini Anthony Ginting vs Sameer Verma Pukul 17.30 WIB, Tonton di Sini!
Menkes juga sudah melakukan penyelidikan epidemiologi atau surveilans terhadap kontak erat pasien tersebut, mereka sudah dilakukan testing, dan semuanya dinyatakan negatif.
Menkes berharap masyarakat agar tidak terlalu khawatir dan panik apabila terjadi lonjakan kasus dari varian Covid ini.
Hal itu dapat dipastikan oleh Menkes karena kesiapan dalam menangani kasus tersebut sudah ditetapkan pedoman penatalaksananya.***