News

Ramai Beredar Isu Penangkapan Irjen Teddy Minahasa Merupakan Ajang Balas Dendam dari Geng Ferdy Sambo

Oleh: Dyah Arum Ratri Senin 24 Okt 2022, 09:43 WIB
Ramai Beredar Isu Penangkapan Irjen Teddy Minahasa Merupakan Ajang Balas Dendam dari Geng Ferdy Sambo

AYOJAKARTA.COM - Nama Irjen Teddy Minahasa masih menjadi sorotan publik.

Pasalnya perwira tinggi kepolisian tersebut justru tersandung kasus besar tatkala ia akan dilantik sebagai Kapolda Jawa Timur.

Profil dari Irjen Teddy Minahasa pun sempat dielu-elukan, apalagi ia diketahui mendapat predikat sebagai polisi terkaya di Instansi Polri.

Baca Juga: Hotman Paris Resmi Bela Tersangka Kasus Nakorba, Ternyata Teddy Minahasa Harus Bayar Segini...

Namun sayang, citra baik dan prestasinya selama ini hancur seketika lantaran dirinya tersandung kasus narkotika.

Irjen Teddy Minahasa ditangkap Divisi Propam atas dugaan pengedaran narkoba jenis sabu seberat 5 kilogram.

Tidak main-main, atas kasusnya tersebut Irjen Teddy Minahasa terancam PTDH dan bahkan hukuman mati.

Baca Juga: Hotman Paris Resmi Jadi Pengacara Teddy Minahasa, Warganet : Kecewa Aku Bang

Namun dikutip AyoJakarta.com dari akun Tiktok @Ali_kya0127 pada (19/10/22), diinformasikan santer beredar isu jika penangkapan Irjen Teddy Minahasa tersebut merupakan ajang balas dendam.

Berdasarkan informasi banyak pihak yang mengkaitkan penangkapan jendral Irjen Teddy Minahasa sebagai tindakan balas.

Tindakan balas dendam tersebut berasal dari geng Ferdy Sambo.

Baca Juga: Dulu Tolak Tawaran Ferdy Sambo, Kini Hotman Paris Siap Jadi Pengacara Irjen Teddy Minahasa

Pasalnya ketika Irjen Teddy Minahasa masih menjabat sebagai Kapolda Sumatera Barat ia dikenal sangat gencar mengungkap kasus perjudian.

Irjen Teddy Minahasa dikenal sangat tegas mengusut kasus perjudian khususnya Judi Online 303.

Menanggapi rumor tersebut, pengamat Kepolisian Bambang Rukminto memberikan pernyataan.

Baca Juga: Tunjuk Hotman Paris jadi Pengacara, Teddy Minahasa Kini Diduga Otak Jaringan Peredaran Narkoba

Bambang Rukminto menyebut asumsi yang muncul dari masyarakat tersebut akan semakin liar.

Salah satu asumsi liar yang mulai berkembang di tengah masyarakat yakni mengenai penangkapan Irjen Teddy Minahasa yang dikabarkan hanya untuk dikorbankan.

Asumsi Irjen Teddy Minahasa dikorbankan tersebut tak lain guna pencitraan dan menutupi kasus-kasus besar yang saat ini belum tuntas ditangani Polri.

Menurut Bambang kasus-kasus besar yang dimaksud belum tuntas tersebut adalah kasus obstruction of justice terkait Sambo, konsorsium 303 dan kasus kanjuruhan Malang. ***

Reporter Dyah Arum Ratri
Editor Desi Kris