Tunjuk Hotman Paris jadi Pengacara, Teddy Minahasa Kini Diduga Otak Jaringan Peredaran Narkoba

Tunjuk Hotman Paris jadi Pengacara, Teddy Minahasa Kini Diduga Otak Jaringan Peredaran Narkoba
Tunjuk Hotman Paris jadi Pengacara, Teddy Minahasa Kini Diduga Otak Jaringan Peredaran Narkoba

AYOJAKARTA.COM - Berikut ini adalah kabar terbaru dari kasus narkoba yang melibatkan Irjen Teddy Minahasa. 

Resmi menjadi tersangka dalam kasus narkoba, kini Teddy Minasaha disebut menunjuk pengacara kondang Hotman Paris sebagai kuasa hukumnya. 

Sebelumnya, Teddy Minahasa menggunakan jasa pengacara yang tak kalah epic dari Hotman Paris yaitu Henry Yosodiningrat. 

Baca Juga: Polisi Terkaya Irjen Teddy Minahasa Tunjuk Hotman Paris jadi Pengacara di Kasus Narkoba, Berapa Bayarannya?

Di sisi lain, di media sosial sempat dihebohkan dengan beredarnya bantahan Teddy Minahasa yang tidak terlibat kasus narkoba ini. 

Meski mengaku tak terlibat, Teddy Minahasa justru tidak mengajukan praperadilan. 

Ia justru mengaku siap bahwa kasus ini siap diuji di pengadilan. 

Baca Juga: Irjen Teddy Minahasa, Polisi Terkaya yang Tunjuk Hotman Paris Jadi Pengacara Kasus Narkoba

Kini muncul kabar bawah Irjen Teddy Minahasa diduga sebagai otak dalam jaringan peredaran narkoba. 

Bahkan, jaringan peredaran narkoba ini juga diduga melibatkan sejumlah anggota Polri.

Dilansir AyoJakarta.com dari berita Republika berjudul "Teddy Minahasa Diduga Otak Jaringan Peredaran Narkoba".

Baca Juga: Hotman Paris Jadi Pengacara Irjen Teddy Minahasa, Ngaku Sudah Kenal Sebelum Corona

Dugaan tersebut diketahui berdasarkan keterangan saksi lainnya yang juga terjerat dalam kasus peredaran gelap narkoba Teddy.

 

"Saya pengacara keenam tersangka, jadi otomatis saya mendamipi pada saat pemeriksaan semuanya. Itu semuanya menberikan keterangan bahwa Teddy Minahasa lah yang menjadi otak atas skenario semua rentetan peristiwa ini," ujar kuasa hukum tersangka AKBP Dody Prawiranegara, bersama tersangka lainnya, Adriel Viari Purba, di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Sabtu (22/10/2022).

Selain itu, kata Adriel, pihaknya mencium adanya kejanggalan dalam kasus yang melibatkan salah satu kliennya, Dody Prawiranegara. Ketika itu kiennya sudah tidak lagi menjabat sebagai Kapolres Bukittinggi, tapi sebagai anggota Logostik Polda Sumatera Barat. Kemudian kejanggalan itu terjadi pada saat kliennya tetap diperintah untuk menjebak tersangka Linda.

Baca Juga: Kuasa Hukum AKBP Dody Prawiranegara Sebut Irjen Teddy Minahasa Otak dari Penjualan Sabu

"Kejanggalan, sangat janggal, sangat dibuat buat, ini dugaan saya ya, sekali lagi ini semua penjelasan dari semua klien saya, saya sudah kroscek klien saya semua. Saya kan selalu mendampingi," ungkap Adriel.

Lebih lanjut, kata Adriel, tidak hanya kejanggalan soal perintah yang tak sesuai dengan tugas kliennya tapi juga pihaknya mempertanyakan soal uang Rp 20 miliar yang dikeluarkan oleh Teddy gara-gara informasi palsu dari tersangka Linda. Sambungnya,  Teddy sendiri mengaku kehilangan Rp 20 miliar dari kantong pribadinya untuk menjebak Linda.

"Pak TM yang bilang bahwa menjebak linda itu. Dia itu tidak bersalah dan apa bisa polisi menjebak-jebak seperti itu, polisi berarti jahat dong bisa menjebak-jebak seperti itu. Katanya adanya mengait-ngaitkan Rp 20 miliar Itu kan berarti urusannya pribadi, menjebak apakah itu benar? Dibenarkan di kaca mata hukum kita?" kata Adriel.

Baca Juga: Apa Kabar Teddy Minahasa? Sempat Bantah Edarkan Sabu, Tapi Malah Rela Lakukan Hal Ini

Sebelumnya, Teddy membuat tulisan bantahan yang disebar di media sosial. Dalam tulisan bantahan tersebut, dia menulis kronologi versinya terkait kasus itu. Bahkan dalam tulisan itu, dia mengaku awalnya ditipu kemudian dituduh terlibat kasus pengedaran narkoba.

Selain itu dalam bantahannya, dia juga menegaskan bahwa dirinya bukan pengguna narkoba. Adapun mengenai hasil tes urine yang positif, kata dia, itu akibat obat bius saat menjalani perawatan gigi.

“Pada hari Kamis, tanggal 13 Oktober 2022 sepulang dari RS Medistra, saya langsung ke Divpropam Mabes Polri untuk mengklarifikasi tuduhan bahwa saya membantu mengedarkan narkoba. Jam 19.00 saya diambil sampel darah dan urine. Ya pasti positif karena dalam obat bius (anastesi) terkandung unsur narkoba,” tutur Teddy dalam surat bantahannya.

Baca Juga: Profil Irjen Toni Harmanto Kapolda Jawa Timur Baru Gantikan Teddy Minahasa, Rekam Jejaknya Mentereng

Kemudian terkait tuduhan sebagai pengedar narkoba, Teddy menuliskan, pada sekitar bulan April-Mei, Polres Kota Bukittinggi mengungkap kasus narkoba sebesar 41,4 kg.

Pemusnahan barang bukti dilakukan pada tanggal 14 Juni 2022. Lalu saat proses pemusnahan barang bukti ini, Kapolres Kota Bukittinggi beserta orang dekatnya melakukan penyisihan barang bukti narkoba tersebut sebesar 1 persen untuk kepentingan dinas.

Kemudian pada tanggal 20 Oktober 2022, lanjut Teddy, Kapolres Kota Bukittinggi terkena mutasi. Hal tentunya membuat kekecewaan yang mendalam oleh Kapolres Kota Bukittinggi saat itu. Karena ekspektasinya adalah dapat prestasi dan bisa dinaikkan pangkatnya menjadi Kombes seiring dengan rencana kenaikan tipe polres kota Bukittinggi.

Baca Juga: Dijuluki Polisi Terkaya, Viral Video Lama Teddy Minahasa Berpidato : Mau Kaya Jangan Jadi Polisi

“Saya sebagai Kapolda disebut telah memberikan perintah penyisihan barang bukti narkoba tersebut,” jelas Teddy.

Sambung Teddy, tanggal 23 Juni 2022 ada orang yang pernah menipu dirinya terkait informasi penyelundupan narkoba sebesar 2 ton melalui jalur laut bernama Anita alias Linda. Orang tersebut membuat Teddy rugi hampir 20 miliar untuk biaya operasi penangkapan di Laut China Selatan dan sepanjang Selat Malaka dari kantong pribadi.

Lanjut Teddy, ia berniat untuk melakukan penangkapan terhadap Linda yang akan dilakukan oleh Kapolres Kota Bukittinggi. Namun ternyata implementasi dari teknik delivery control maupun under cover oleh Kapolres tidak dilakukan secara prosedural. Dari sinilah, dirinya disebut terlibat telah memperkenalkan Anita alias Linda kepada Kapolres Kota Bukittinggi untuk transaksi narkoba.

Baca Juga: Irjen Teddy Minahasa Putra Ternyata Seorang Mualaf ? Begini Penjelasannya !

Padahal, Teddy mengaku, tidak pernah tahu wujud dari narkoba yang disisihkan tersebut, tidak tahu jumlahnya, dan tidak tahu disimpan dimana. Sehingga dirinya juga tidak yakin bahwa Kapolres Kota Bukittinggi benar-benar telah menyisihkan sebagian dari barang bukti narkoba tersebut atau tidak.

“Saya bersumpah di hadapan Tuhan yang maha kuasa bahwa saya tidak pernah sekalipun menkonsumsi narkoba apalagi menjadi pengedar narkoba secara ilegal. Namun, saya menghormati proses hukum yang ada dan saya setia kepada negara dan institusi saya,” tutup Teddy dalam surat bantahannya.*** (Ali Mansur/Republika)

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# Teddy Minahasa narkoba
# peredaran narkoba
# Teddy Minahasa
# Hotman Paris
# narkoba

News Update

Metropolitan

Kunjungan Turis DKI Jakarta Tembus Jutaan, Ekonomi Ibu Kota Berhasil Capai Rp 67,5 Triliun!

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, mengungkapkan bahwa jumlah kunjungan wisatawan, baik lokal maupun mancanegara, ke Ibu Kota mengalami kenaikan yang sangat signifikan.

Metropolitan

Siap Hadirkan Ruang Publik Sehat, Pemprov DKI Targetkan Bangun 10 RTH Baru hingga Akhir 2026!

Hingga akhir tahun 2026 mendatang, Pemprov Jakarta menargetkan pembangunan 10 ruang terbuka hijau (RTH) baru di berbagai titik.

Metropolitan

Kolaborasi Homy Nomad Fatmawati dan Flow Society Gelar Yoga Seamless Strength

Homy Nomad Fatmawati berkolaborasi dengan komunitas yoga Flow Society menggelar kegiatan yoga

Bisnis

Tiga Strategi Utama SMF untuk Dukung Likuiditas Lembaga Penyalur Kredit

Dalam memperkuat perannya di sektor pembiayaan perumahan, PT Sarana Multigriya Finansial (Persero) atau SMF menjalankan tiga strategi utama, yaitu mendukung program Pemerintah menyediakan likuiditas

Bisnis

Per Juni 2026, SMF Bukukan Akumulasi Penyaluran Pembiayaan Sebesar Rp141,61 triliun

PT Sarana Multigriya Finansial (Persero) atau SMF terus memperkuat perannya sebagai penyedia likuiditas sekaligus alat fiskal Pemerintah dalam mendukung keberlanjutan sektor pembiayaan perumahan

News

Lembaga Baru! Prabowo Lantik Donny Ermawan Jadi Gubernur Universitas Republik Indonesia, Tugasnya Apa?

Presiden RI Prabowo Subianto resmi melantik Marsekal TNI (Purn) Donny Ermawan Taufanto sebagai Gubernur Universitas Republik Indonesia (URI).

News

Resmi Dilantik Prabowo, Mantan Wamentan Sudaryono Jadi Kepala Badan Gizi Nasional: Janji Benahi MBG

Presiden Prabowo Subianto resmi melantik Sudaryono sebagai Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) yang baru di Istana Negara, Jakarta, pada Rabu, 22 Juli 2026.

Metropolitan

Waspada! Muka Tanah Jakarta Turun 4 Sentimeter per Tahun, Kawasan Muara Baru Jadi yang Terdalam...

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mengungkapkan bahwa penurunan muka tanah masih menjadi tantangan lingkungan yang sangat serius bagi ibu kota.

Metropolitan

Soal Sekolah Rusak di Jakarta, Pramono Anung Buka Opsi Perbaikan Pakai Dana CSR hingga KLB!

Pemprov DKI Jakarta tengah menyiapkan langkah taktis untuk mempercepat perbaikan gedung sekolah yang rusak di ibu kota.

Metropolitan

Dominasi 63 Persen Mobil Listrik Nasional Ada di Jakarta, Bapenda DKI: Minta Pemprov DKI Kaji Ulang Insentif Pajak

Secara total, potensi kehilangan penerimaan pajak daerah Jakarta dari sektor ini diperkirakan mencapai Rp 2 triliun

Metropolitan

Partisipasi Angkatan Kerja Meningkat, Pemprov DKI: 5,2 Juta Warga Kini Sudah Bekerja

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mencatatkan tren positif pada sektor ketenagakerjaan di tahun 2026.

Metropolitan

Jakarta Makin Terkoneksi! Pengguna Transportasi Umum Tembus 230 Juta Orang, Ekonomi Ikut Melejit

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, mengungkapkan bahwa jumlah pengguna Transjakarta, MRT, dan LRT mencapai angka 230,8 juta orang.

Jakarta Timur

Cegah Kemacetan Parah, Sudinhub Jaktim Terapkan Rekayasa Lalu Lintas di Jalan Raya Sri Sultan Hamengkubuwono XI Cakung

Suku Dinas Perhubungan (Sudinhub) Jakarta Timur resmi memberlakukan rekayasa lalu lintas sementara di Jalan Raya Sri Sultan Hamengkubuwono XI, Cakung.

Bisnis

Kenalkan Dunia Aviasi Sejak Dini, Intip Aksi Seru Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Hari Anak Nasional 2026

Pertamina Patra Niaga Regional JBB sambut Hari Anak Nasional 2026 lewat Program TAMASYA di Bandung! Kenalkan dunia aviasi dan profesi CRO.

Nasional

HUT ke-65 IKWI: Indah Kirana dan Ketum PWI Pusat Gelorakan Transformasi Keluarga Pers

Peringatan HUT ke-65 IKWI! Ketum Indah Kirana & PWI Pusat serukan solidaritas dan transformasi nyata bagi keluarga besar jurnalis Indonesia.

Metropolitan

Pramono Ungkap Performa Ekonomi Jakarta Membaik, Inflasi Terkendali dan Daya Beli Tetap Kuat

Menurut Pramono Anung, sejumlah indikator makro ekonomi mencerminkan bahwa aktivitas ekonomi Jakarta terus bergerak ke arah yang lebih baik.

Metropolitan

Pemprov DKI Targetkan Open Dumping di Bantargebang Berakhir pada 2029, Controlled Landfill Mulai Diterapkan

Langkah ini menjadi bagian dari strategi jangka panjang untuk menghentikan praktik open dumping sepenuhnya pada 2029.

Bisnis

BRI Pertahankan Posisi Raksasa Perbankan Global di Top 1000 World Banks 2026

BRI raih peringkat 132 dunia di Top 1000 World Banks 2026 versi The Banker. Bukti nyata kinerja solid dan transformasi digital BBRI!

Metropolitan

Pemprov DKI Jakarta Bidik Pasar Wisata Yordania, Andalkan MICE, Kuliner, dan Wisata Ramah Muslim

Kegiatan bertajuk "Discover Indonesia: Jakarta & West Java Tourism Showcase 2026" yang digelar di Amman, Yordania, pada 19–23 Juli 2026.

News

Tak Lagi jadi Kepala Badan Gizi Nasional, Nanik S Deyang Diminta Presiden Prabowo Tetap Awasi BGN dan akan Mengisi Jabatan Baru Ini

Nanik S Deyang mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo Subianto tetap memintanya untuk mengawal jalannya lembaga tersebut.