AYOJAKARTA.COM - Kasus pembunuhan Brigadir J kini telah memasuki babak baru.
Sukses membuat masyarakat seluruh Indonesia gempar, kasus pembunuhan Brigadir J ini akhirnya siap disidangkan.
Sidang perdana kelima tersangka kasus pembunuhan Brigadir J, rencananya akan digelar mulai 17 Oktober 2022 mendatang.
Kelima tersangka pembunuhan Brigadir J tersebut ialah Ferdy Sambo, Putri Candrawathi, Kuat Maruf, Bharada E, dan Bripka RR.
Kelima tersangka akan disidang di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.
Jelang persidangan perdana, media sosial justru dikejutkan dengan foto-foto kedekatan Ferdy Sambo dengan Brigadir J.
Baca Juga: Soroti Kasus Pembunuhan Brigadir J, Ahmad Dhani Minta Kepolisian Bikin Monumen Ferdy Sambo, Kenapa?
Banyak yang tak menyangka, hubungan yang dekat itu justru membuat Ferdy Sambo tega menghabisi nyawa Brigadir J.
Dikutip AyoJakarta.com dari akun TikTok @thewayitmeant7, terdapat satu foto yang menunjukan kedekatan Ferdy Sambo dengan Brigadir J.
Dalam foto itu, Ferdy Sambo yang menjabat sebagai Kadiv Propam tak segan mengobati luka di tangan sang ajudan yakni Brigadir J.
Momen itu rupanya terjadi di kediaman Ferdy Sambo.
Tampak keduanya yang sama-sama mengenakan kaos santai dan celana pendek.
Ferdy Sambo juga terlihat mengenakan sarung tangan latex dan dengan telaten ia mengobati tangan sang ajudan.
Baca Juga: 5 Hari Jelang Sidang Ferdy Sambo, Polisi Belum Terima Permintaan Pengamanan
Di samping Ferdy Sambo dan Brigadir J terlihat seorang wanita berkaca mata yang membantu mereka.
Tak ayal, foto ini menjadi bukti bahwa Brigadir J selama ini sudah dianggap menjadi keluarga bahkan anak oleh Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi seperti berita yang beredar.
Motif pembunuhan Brigadir J
Ferdy Sambo mengatakan ia melakukan pembunuhan kepada Brigadir J karena tidak terima sang ajudan telah berbuat senonoh kepada sang istri.
Baca Juga: Kejagung Bilang Sidang Ferdy Sambo akan Dikawal Aparat, Polisi Belum Terima Permintaan Pengamanan
Ia hanya membela sang istri yang sangat dicintainya.
"Saya lakukan ini karena kecintaan saya kepada istri saya," kata Sambo di Kejaksaan Agung (Kejagung), dikutip dari suara.com pada Rabu, 5 Oktober 2022.
Lebih lanjut, terkait peristiwa yang terjadi di Magelang, Ferdy Sambo menyebut tidak bisa berkata apa-apa.
Baca Juga: Ferdy Sambo dan Bharada E Saling Serang di Penjara ? Simak Faktanya Baik-baik Ya
"Saya tidak tahu bahasa apa yang dapat mengungkapkan perasaaan, emosi, dan amarah akibat peristiwa yang terjadi di Magelang," kata dia.
"Kabar yang saya terima sangat menghancurkan hati saya," lanjutnya.
Ia lantas mengaku siap untuk menjalani proses hukum yang berlaku.
"Saya siap menjalani proses hukum, istri saya tidak bersalah, tidak melakukan apa-apa dan justru menjadi korban," katanya.
Bahkan, Ferdy Sambo juga menyampaikan permintaan maaf kepada keluarga mendiang Brigadir J.
"Saya menyampaikan permohonan maaf kepada pihak pihak yang sudah terdampak atas perbuatan saya, termasuk ibu dan Bapak dari Yosua," ungkapnya.***