AYOJAKARTA.COM - Anggota DPR RI Dedi Mulyadi saat ini tengah menjadi sorotan.
Sebab, rumah tangga Dedi Mulyadi dan Pubati Purwakarta Anne Ratna Mustika kini sedang di ujung tanduk.
Diketahui, Anne Ratna Mustika telah menggugat cerai Dedi Mulyadi.
Namun hingga kini belum diketahui jelas penyebab Anne Ratna Mustika menggugat cerai sang suami.
Dikabarkan bahwa sidang cerai perdana Dedi Mulyadi dan Anne Ratna Mustika akan digelar hari ini Rabu (5/10/2022).
Di balik itu, ternyata ada kisah pilu yang pernah dialami Dedi Mulyadi.
Baca Juga: Jelang Sidang Cerai, Dedi Mulyadi Unggah Lagu 'Rindu Purnama', Galau?
Ini adalah perjalanan panjang Dedi sebelum jadi seorang politisi seperti sekarang.
Dilansir AyoJakarta.com dari kanal YouTube Kang Dedi Mulyadi Channel ia menceritakan kisah masa kecilnya yang cukup prihatin.
Dedi menceritakan bahwa dirinya lahir dari keluarga sederhana.
Baca Juga: Kang Dedi Mulyadi Disebut Punya Selingkuhan, Ambu Anne Ratna Mustika Dituding Kacang Lupa Kulitnya
Ia merupakan anak ke sembilan dan harus pandai mencari tambahan biaya untuk membantu kebutuhan.
Dengan kondisi ekonomi yang kurang, Dedi kala itu pernah menjadi gembala kambing.
Kambing itu dibelinya dari uang hasil penjualan cincin yang ia dapat saat sunat di umur lima tahun.
Baca Juga: Dedi Mulyadi Jelang Sidang Cerai dengan Bupati Anne: Sampai Hatimu Permainkan Cinta
Meski hidup susah, sejak kecil Dedi ternyata sudah menanamkan untuk tetap saling berbagi dengan orang lain.
Pelajaran itu ia dapatkan dari sosok sang ayah.
"Antarkan rantang sayur ayam ini kepada salah satu anak yatim," ucap Dedi yang menirukan kalimat sang ayah.
Selain itu, keadaan ekonomi juga memaksa Dedi untuk mencari tambahan uang jajan saat masih sekolah.
Duduk di bangku SD, Dedi ternyata bekerja sebagai gembala dan mencari kayu bakar untuk sang ibu.
Kemudian saat SMP Dedi berjualan layang-layang dan es.
Baca Juga: Terungkap Sosok Istri Pertama Dedi Mulyadi yang Diduga Jadi Alasan Anne Ratna Gugat Cerai Suaminya
Segala usaha yang ia lakukan di masa lalu, dianggap sebagai modal kuat dan akan mencapai puncaknya di suatu hari nanti.
Hingga akhirnya saat lulus SMA, ia tak langsung meneruskan kuliah.
Baru setelah dua tahun, Dedi meneruskan pendidikannya di Sekolah Tinggi Hukum Purnawarman Purwakarta.
Saat kuliah, Dedi selalu berjalan kaki karena tidak memiliki ongkos untuk naik kendaraan umum.
Kemudian, Dedi kenal dengan seseorang yang memeberinya modal untuk jualan di Koperasi Mahasiswa.
Di kampus, Dedi Mulyadi aktif mengikuti organisasi dan menjadi ketua organisasi tersebut.
Baca Juga: Sosok DF yang Diisukan Dekat dengan Anne Ratna, Lebih Tajir dari Dedi Mulyadi
Dari situlah ia belajar banyak hal.
Mengejutkannya lagi, saat sudah lulus kuliah ia tidak mengikuti wisuda.
Dedi justru memilih bekerja sebagai pegawai kontrak di salah satu perusahaan.
Usaha itu dilanjutkan dengan menjadi penyuplai beras ke pabrik-pabrik.
"Setiap orang pasti punya perjalanan hidup masing-masing. Apa yang kita raih hari ini harus kita syukuri, bukan kita sesali," kata Dedi.
Perjalanan panjang Dedi ini pun memang kini telah membuahkan hasil.
Ia sukses menjadi politisi dan dicintai oleh masyarakat.***