News

Soroti Lamanya Kasus Ferdy Sambo, Susno Duadji Bilang Bisa Selesaikan Dalam Sebulan Seandainya Jadi Kapolri

Oleh: Redaksi Selasa 20 Sep 2022, 10:55 WIB
Susno Duadji

AYOJAKARTA.COM-- - Mantan Kabareskrim Polri Komjen (Purn) Susno Duadji menyoroti kasus penanganan pembunuhan berencana terhadap Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat (Brigadir J) yang berlarut-larut.

Bahkan kasus ini sudah lebih dari 2,5 bulan berjalan, namun belum terungkap kebenarannya.

Atas lamanya kasus yang menyita perhatian publik ini, Susno menyebut seharusnya Kapolri mengambil langkah tegas di awal kasus yang melibatkan mantan Kadiv Propam  Ferdy Sambo sebagai tersangka.

Baca Juga: Niat Salat Sunnah pada Rebo Wekasan dan Tata Caranya, Berikut Penjelasan Mbah Moen

"Dari awal, Kapolri harusnya cepat ambil tindakan. (Ferdy Sambo) diberhentikan dari jabatan, dicopot dari jabatan. Udah, gak lama," kata Susno.

Susno mengimbau Kapolri harus melakukan fungsi pengawasan lebih ketat lagi terhadap pengusutan kasus pembunuhan Brigadir J tersebut.

Agar selesai tepat waktu, dan masyarakat juga yakin dengan keadilan yang tetap bisa ditegakkan.

Bahkan, Susno Duadji sempat berandai-andai apabila dirinya menjadi Kapolri, maka kasus Ferdy Sambo ini bisa diselesaikannya dengan cepat.

Baca Juga: Ingat, Besok Rebo Wekasan! Lakukan 5 Hal Ini Kata Mbah Moen Dapat Tolak Bala dan Musibah

Hanya dalam waktu 1 bulan, ia yakin bisa membuka tabir kasus tersebut.

“Kapolri kan enak, merintah 'Cepat, saya beri waktu sebulan'," ucap Susno.

Tak hanya tentang lama dan lambatnya proses penanganan kasus pembunuhan Brigadir J, Susno Duadji turut mengkritik pemeriksaan para tersangka yang menggunakan alat pendeteksi kebohongan atau biasa disebut lie detector.

"Tidak perlu pakai itu, ngapain pake lie detector segala macam. Bikin ribut aja gitu," ujar Susno.

Penggunaan lie detector bukanlah hal yang dilarang,  namun Susno Duadji menilai langkah itu tidak penting, hanya buang-buang waktu.

Baca Juga: Hasil Tes Lie Detector Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi Masih Dirahasiakan, Kriminolog: Masih Tidak Jujur

"Penggunaan lie detector itu untuk apa? Konfrontir sudah, rekonstruksi sudah, kok pake lie detector lagi? Tidak dilarang. Tapi kan ini berpacu dengan waktu," katanya memberi alasan. 

Ketika menyoroti kasus Ferdy Sambo, Susno Duadji mengaku pernah mendapatkan terror, namun ia mengaku tidak takut atas teror itu.

"Iya, saya kalo untuk menyatakan kebenaran mana pernah ada rasa takut," tuturnya dari kanal YouTube Uya Kuya TV pada 19 September 2022, dan dilansir oleh dilansir dari pikiran-rakyat.com, Selasa (20/9/2022) dalam artikel Soroti Penyelesaian Kasus Ferdy Sambo, Susno Duadji Seandainya Jadi Kapolri: Cepat, Saya Beri Waktu Sebulan

 

 

Reporter Redaksi
Editor Kiki Dian Sunarwati