AYOJAKARTA.COM – Pernahkah kalian sadari seberapa banyak kandungan gula pada susu?
Banyak orang mencoba menghindari gula tambahan untuk beberapa alasan seperti menghindari kenaikan berat badan, resiko diabetes, dan lain-lain.
Namun, beberapa makanan mengandung gula alami, salah satunya adalah susu.
Gula pada susu tidak selalu buruk untuk dikonsumsi, tetapi penting untuk memahami dari mana asalnya serta berapa banyak kandungannya sehingga kita dapat memilih susu terbaik untuk kesehatan.
Baca Juga: Lakukan Judi di Dua Negara Ini, Gubernur Papua Lukas Enembe Capai Penggelapan Sebesar Rp560 Miliar
Susu pada dasarnya memiliki gula yang berperan sebagai karbohidrat utama dan memberikan rasa manis alami yang ringan.
Pada susu sapi dan ASI, gula utama berasal dari laktosa.
Pada susu nondairy, gula alaminya terkandung dalam zat fruktosa, glukosa, sukrosa, dan sebagainya.
Dilansir dari healthline.com, kandungan gula pada susu sapi tanpa rasa sebesar 12 gram, sedangkan pada susu sapi rasa coklat sebanyak 23 gram.
Kandungan gula terkecil ada pada susu oat sebanyak 3 gram dan susu kacang almond sebanyak 0 gram.
Bisa dilihat bahwa susu sapi rasa coklat mengandung gula paling tinggi, bahkan hampir 2 kali lipat kandungan gula di susu plain.
Baca Juga: Rahasia Amalan Sebelum Tidur, Syekh Ali Jaber: Segala Hutang Lunas dan Hajat Terkabul!
Lalu berapakah gula yang cukup untuk kita konsumsi?
Anjuran konsumsi gula harian dari Kementrian Kesehatan pun hanya sebanyak 10% dari total energi atau 50 gram per hari.
Jadi, jika kita mengkonsumsi susu berasa lebih dari satu kali per hari, itu akan melewati anjuran konsumsi gula yang akan berdampak buruk bagi kesehatan.
Maka dari itu, sangat penting untuk mengontrol jumlah gula yang masuk ke dalam tubuh.
Gula alami memiliki beragam manfaat bagi kesehatan, seperti sumber energi utama untuk tubuh dan sumber energi penting untuk otak.
Jadi tidak ada alasan untuk menghindari gula alami pada susu. ***