AYOJAKARTA.COM - Isu perselingkuhan Kuat Maruf dan Putri Candrawathi terus berhembus di tengah kasus pembunuhan Brigadir J.
Bahkan muncul isu bahwa disebut sebagai sosok yang membopong Putri Candrawathi saat tidur di sofa untuk menuju kamar dan bukan Brigadir J.
Selain itu, Kuat Maruf juga disebut sempat mengancam akan membunuh Brigadir J.
Baca Juga: Lihat Video Bejat Putri Candrawati dan Kuat Maruf, Ferdy Sambo Nangis? Ini yang Sebenarnya Terjadi
Seperti dilansir AyoJakarta.com dari Teras Gorontalo dengan judul "Astaga, Isu Sofa Benar Om Kuat Gendong Istri Ferdy Sambo, Brigadir J Hanya Dijebak?".
Mantan pengacara Bharada Eliezer alias Bharada E, Deolipa Yumara ungkap fakta baru mengenai hubungan istri Ferdy Sambo, Putri Candrawathi dan Kuat Maruf.
Menurut Deolipa Yumara, istri Ferdy Sambo dan Kuat Maruf memiliki hubungan terlarang.
Baca Juga: Kuat Maruf Lihat Putri Candrawati di Kamar Mandi, Langsung Bopong ke Kamar Dibantu Sosok Ini, Siapa?
Bahkan, Brigadir Yosua Hutabarat alias Brigadir J disebut-sebut memergoki istri Ferdy Sambo dan Kuat Maruf ketika keduanya tengah melakukan hubungan intim di rumah Magelang, Jawa Tengah.
"Enggak ada itu Yosua melecehkan Putri, yang ada justru Kuat Maruf dan Putri ketahuan making love (berhubungan intim) oleh Yosua," kata Deolipa Yumara.
Deolipa Yumara mengungkapkan, setelah kedapatan tengah melakukan hubungan intim dengan istri Ferdy Sambo, Kuat Maruf mengejar Brigadir J.
Putri Candrawathi yang panik lapor kepada Bripka Ricky Rizal, sementara Kuat Maruf melapor ke Ferdy Sambo.
Deolipa Yumara menduga, aib inilah yang membuat motif di balik pembunuhan Brigadir J tidak diungkap ke publik.
Menanggapi hal ini, Ahli hukum tata negara Refly Harun menilai keterangan Deolipa Yumara seperti bom yang dilemparkan.
Baca Juga: Susi Menangis saat Melihat Putri Candrawati dan Kuat Maruf, Ternyata Hal Ini yang Jadi Penyebabnya
"Ibarat bom, dilemparkan oleh Deolipa Yumara ya. Kita tidak pernah mendengar soal motif hubungan Kuat dan Ibu Putri ini," kata Refly Harun.
Dikutip dari Pikiran Rakyat, sosok Kuat Maruf mendadak jadi sorotan publik usai ditetapkan sebagai tersangka kasus pembunuhan Brigadir J.
Kuat ma'ruf diduga memiliki peran penting dalam pembunuhan Brigadi J yang didalangi Ferdy Sambo.
Tak cuma memegang peran penting dalam pembunuhan Brigadir J, Kuat Maruf juga dituding memfitnah Brigadir J hingga akhirnya membuat junior Ferdy Sambo itu tewas mengenaskan.
Terlepas dari hal tersebut, selepas rekonstruksi pembunuhan Brigadir J, terlintas kabar bahwa Kuat Maruf dan Putri Candrawathi (istri Sambo) diduga memiliki hubungan spesial.
Hubungan tersebut juga disebut-sebut menjadi awal mula adanya tragedi berdarah tersebut.
Baca Juga: Hasil Pemeriksaan Lie Detector Bharada E, Bripka RR dan Kuat Maruf yang Dilakukan Bareskrim Polri
Disampaikan mantan pengacara Bharada E, Kuat Maruf terpergok oleh Brigadir J tengah melakukan hal yang tak senonoh dengan Putri Candrawathi.
Menurut Deolipa Yumara, sesaat setelah Kuat Maruf dan Putri Candrawathi diduga terpergok oleh brigadir J, Kuat Maruf langsung menghasut Ferdy Sambo hingga akhirnya sang ajudan tewas.
"Kuat Maruf dan Putri Candrawathi ketahuan Making Love, lalu putri yang panik lapor ke Ricky Rizal (RR) supaya datang," kata mantan pengacara Bharada E.
"Sedangkan Kuat Maruf melapor ke Ferdy Sambo dan menceritakan seolah ada kejadian begini begini, padahal Yoshua (Brigadir J) ini korban," sambung Deolipa.
Lantas siapa sebenarnya sosok Kuat Ma'ruf? berikut profil Kuat Maruf seperti yang sudah Pikiran-Rakyat.com rangkum untuk Anda.
Profil Kuat Maruf
Kuat Maruf merupakan sopir pribadi Ferdy Sambo, yang sudah lama bekerja sebagai asisten rumah tangga di rumah Sambo dan Putri Candrawathi.
Diketahui Kuat Maruf telah menjadi sopir dan bekerja di keluarga mantan Irjen Ferdy Sambo sejak tahun 2015 hingga sekarang.
Tak cuma berperan sebagai sopir dan ART, Kuat Maruf juga disebut-sebut merupakan orang kepercayaan Ferdy Sambo.
Om Kuat, sapaan akrabnya diketahui juga dekat dengan anak-anak Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi, tak cuma itu, bahkan Kuat Maruf juga sering terlihat akrab dengan para ajudan sang majikan.***