News

LPSK Sebut Ada Keganjilan. Mengaku Diperkosa, Putri Candrawathi Justru Lengket ke Kuat Maruf bukan pada Susi

Oleh: Redaksi Senin 05 Sep 2022, 22:32 WIB
Isu perselingkuhan Putri Candrawathi dan Kuat Maruf merebak

 

AYOJAKARTA.COM-- Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) menganggap pengakuan istri Ferdy Sambo yang diperkosa (dilecehkan)  oleh mendiang Brigadir J adalah hal yang aneh.

Sebab, bila disebut pelecehan ada di Magelang, ada sejumlah kejanggalan.

Di Magelang masih ada sopir Ferdy Sambo bernama Kuat Maruf, kemudian  juga ART yang bernama Susi.

Baca Juga: Beredar Video Ferdy Sambo Saat Menjadi Kapolres Berpidato.  Ingatkan Tentang Lubang yang Sama 2x1

Artinya di rumah Magelang itu sangat ramai orang, ditambah Bripka RR dan Bharada E berada di luar rumah.

“Jika benar terjadi pelecehan, sama sekali tidak ada terdengar teriakan dari istri Ferdy Sambo. Kalaupun terjadi peristiwa, kan si ibu PC masih bisa teriak,” kata Edwin, saat dikonfirmasi Minggu (4/9/2022).

Brigadir J sendiri terbilang masih baru dalam keluarga tersebut. Tidak mungkin berpikir untuk memperkosa istri bos yang seorang jenderal. Apalagi perbedaan usianya capai 21 tahun.

Baca Juga: Kata Mbah Moen Amalkan Dzikir Dahsyat Ini 41 Kali Sebelum Salat Subuh, Dijamin Masuk Surga dan Rezeki Luas

Bahkan, menurut Putri Candrawathi dan Kuat Maruf, pelecehan itu baru saja terjadi pada 7 Juli 2022.  Rentetan kejadian  7-8 Juli, LPSK menilai tidak wajar.
 
Umumnya, korban perkosaan akan lebih terbuka pada seorang wanita mengingat adanya trauma dan hal buruk lainnya.

Sehingga wajar bila yang dicari adalah Susi. Namun, istri Ferdy Sambo jika dilihat dari rekonstruksi malah justru berkutat di sisi Kuat Maruf.

Selain itu, saat rekonstruksi, istri Ferdy Sambo sempat bertanya keberadaan Brigadir J pada Bripka RR.
 
“Jadi agak aneh, orang yang melakukan kekerasan seksual tapi korban masih tanya di mana Yoshua ,” kata Wakil Ketua LPSK, Edwin Partogi dikutip dari bandung.suara.com, Senin (5/9/2022),  Istri Ferdy Sambo Tidak Teriak Saat Diperkosa, Malah Lengket ke Kuat Bukan pada Susi, LPSK: Ini Ganjil

Baca Juga: Kumpulan Fakta Sosok Susi, ART Ferdy Sambo yang Jadi Saksi Utama Mendengar Tangisan Putri Candrawathi
 
Selanjutnya, pada 7 Juli itu,  Yoshua (Brigadir J) dihadapkan ke ibu PC di kamar.

“Kan juga aneh seorang korban mau bertemu dengan pelaku kekerasan seksualnya. Apalagi, misalnya pemerkosaan atau pencabulan,” terangnya.

Dari hal tersebut, jika benar ada pelecehan yang dilakukan Brigadir J, tandas Edwin, mengapa Putri yang dikatakan menjadi korban terlihat seakan “baik-baik” saja saat terus berhadapan dengan J yang disebut pelaku.
 
“Korban juga masih bisa tinggal satu rumah dengan terduga pelaku. Ini juga ganjil, janggal,” pungkasnya.
  

 

 

Reporter Redaksi
Editor Kiki Dian Sunarwati