News

6 September, Aksi Besar-besaran Buruh Tolak Kenaikan Harga BBM se- Indonesia

Oleh: Redaksi Sabtu 03 Sep 2022, 17:14 WIB
Ilustrasi Kenaikan Harga BBM

AYOJAKARTA.COM— Gelombang aksi menolak kenaikan BBM akan dilakukan segenap elemen masyarakat pada 6 September 2022 mendatang.

Salah satunya dari Partai Buruh. Menurut Presiden Partai Buruh Said Iqbal, aksi penolakan kenaikan harga BBM bersubsidi itu akan dilakukan pada 6 September 2022.

Baca Juga: Siaran Langsung BRI Liga 1 Persis Solo vs PSIS Semarang Sore Ini di Indosiar dan TV Online, Kick Off 16.00 WIB

"Aksi akan dipusatkan di  DPR RI khusus Jakarta, agar Pimpinan DPR RI  memanggil Menko Perekonomian, Menteri Keuangan, Menteri ESDM, dan para menteri yang terkait dengan kebijakan perekonomian,”terangnya.

Tak hanya di Jakarta aksi juga bakal digelar secara serentak di seluruh wilayah Indonesia.  Yakni Bandung, Semarang, Surabaya, Yogyakarta, Banda Aceh, Medan, Batam, Padang, dan Pekanbaru.

Baca Juga: Tayang Hari Ini di Netflix, Link Nonton Drama Korea Little Women Episode 1-12 Sub-Indo

Juga digelar di Bengkulu, Lampung, Banjarmasin, Samarinda, Pontianak, Makassar, Gorontalo. Sulawesi Utara, serta dilakukan di Ambon, Ternate, Mataram, Kupang, Manokwari, dan Jayapura.

Tegas Said, bila aksi 6 September tidak didengar pemerintah dan DPR, maka Partai Buruh dan KSPI siap melanjutkan aksi lebih lanjut.

Kenaikan harga BBM ini, dijelaskan Iqbal  akan menurunkan daya beli masyarakat yang saat ini tengah turun 30 persen.

Baca Juga: Melihat Perbedaan Nasib Hukum Putri Candrawathi dan Baiq Nuril, Tahanan yang Sama-sama Punya Anak Bayi

“BBM naik,  maka daya beli akan turun lagi menjadi 50 persen. Penyebab turunnya daya beli adalah peningkatan angka inflansi menjadi 6.5 persen hingga - 8 persen, sehingga harga kebutuhan pokok akan meroket," terang Iqbal mengutip pikiran-rakyat.com, Sabtu (3/9/2022) dalam artikel Tolak Kenaikan BBM, Buruh Bakal Aksi Besar-besaran 6 September di Seluruh Indonesia

Padahal, selama 3 tahun terakhir ini upah buruh tidak naik. Sehingga kondisi buruh semakin terhimpit.

Tak hanya itu Iqbal menolak kenaikan harga BBM yang anehnya terjadi justru  ketika harga minyak dunia tengah menurun. Sedangkan di sejumlah negara sudah menurunkan harga BBM nya.

Dampak buruk dari naiknya BBM ini, sebut Said akan  menyebabkan ongkos energi industri, dan berujung PHK.***

 

 

 

Reporter Redaksi
Editor Kiki Dian Sunarwati