News

Hasil Autopsi Ulang Brigadir J, Tim Forensik Tegas Sebut Tidak Ada Penganiyaan!

Oleh: Redaksi Senin 22 Agu 2022, 16:12 WIB
Hasil Autopsi Ulang Brigadir J diumumkan.

AYOJAKARTA.COM - Berikut ini adalah hasil autopsi ulang Nofriansyah Yosua Hutabarat alias Brigadir J

Senin (22/8/2022) kabar terbaru kasus kematian Brigadir J kembali diungkap di hadapan publik. 

Hasil Autopsi ulang Brigadir Jdiumumkan siang ini dikutip dari siaran langsung KompasTV.

Baca Juga: Tok! Putri Candrawathi Sebagai Tersangka Pembunuhan Berencana Brigadir J, Terancam Hukuman Mati

Seperti dilansir AyoJakarta.com dari AyoBandung.com dengan judul "Pengumuman Hasil Autopsi Ulang Brigadir J Alias Yosua, Tim Forensik : Tidak Ada Penganiyaan".

Hasil autopsi Brigadir J ini disampaikan oleh ketua Persatuan Dokter Forensik Indonesia (PDFI) Ade Firmansyah.

Ketua tim forensik mengatakan bahwa terdapat dua tembakan di dada dan di kepala yang bersifat fatal.

Baca Juga: Pofil dan Biodata Lengkap dari Agama hingga Riwayat Pendidikan Kamaruddin Simanjuntak, Pengacara Brigadir J

Setidaknya terdapat lima luka tembakan masuk dan empat tembakan keluar di tubuh brigadir J.

Tim forensik memastikan bahwa pemeriksaan yang dilakukan tidak di bawah tekanan dan tidak berpihak kepada siapapun.

" Kami bersifat independent dan tidak berpihak kepada siapapun. Kami bisa memberikan hasil kurang lebih dari 4 minggu, bekerja leluasa tidak tekanan," ujar ketua PDFI Ade Firmasnyah.

Baca Juga: Apa Saja Peran Putri Candrawathi hingga Ditetapkan sebagai Tersangka Kasus Pembunuhan Brigadir J?

Lebih lanjut ia mengatakan bahwa tidak ditemukan kekerasan atau tindakan penganiyaan selain dengan tembakan.

Tembakan ada yang bersarang dibagian tubuh di dekat tulang belakang.

" Ada yang bersarang di bagian tubuh, di dekat tulang belakang,"

Baca Juga: Ditetapkan Sebagai Tersangka Kasus Pembunuhan Brigadir J, Putri Candrawathi Masih Belum Bisa Ditahan, Kenapa?

Menanggapi pertanyaan dari sejumlah media terkait jarak tembak dan penganiyaan, secara tegas tim forensik mengatakan tidak ada penganiyaan atau kekerasan selain dari kekerasan akibat tembakan.

"Sesuai dengan hasil pemeriksaan Autopsi tidak ada luka selain tembakan yang di duga adanya tanda-tanda kekerasan dan dipastikan tidak ada," kata Ade Firmasnyah

Pemeriksaan yang dilakukan oleh tim forensik telah menggunakan bantuan Makroskopik dan pencahayaan forensk sehingga dipastikan tidak ada luka penganiyaan.

Baca Juga: Jadi Tersangka Kasus Pembunuhan Brigadir J, Ferdy Sambo Segera Dipecat!

Namun, karena Autopsi ini merupakan Autopsi kedua bentuk luka sudah tidak sama seperti sebelumnya karena sudah terjadi pembusukan dan pemberian formalin.

"Bentuk luka sudah tidak sama sebelumnya, adanya pembusukan dan pemberian formalin adanya keterbatasan dalam Autopsi kedua," ujar tim forensik.*** (Jinan vania Barizky/AyoBandung.com)

Reporter Redaksi
Editor Desi Kris