News

Pengakuan Kakek Pengemis Pukul Kaca Mobil di Indramayu: Merasa Malu hingga Penghasilannya Fantastis

Oleh: Redaksi Senin 08 Agu 2022, 18:03 WIB
kakek

AYOJAKARTA.COM - Terdapat aksi viral dari seorang kakek pengemis yang aksinya memukul kaca mobil dari pengendara jalan di Kota Indramayu, Jawa Barat.

Ia memberikan pengakuan saat dirinya diamankan oleh Satpol PP.

Pengamanan ini dilakukan setelah warga sekitar mengadukan aksi tersebut yang dianggap meresahkan.

Si kakek mengaku kerap memukul kaca mobil karena pengendara tidak memberikan uang kepadanya.

Padahal, dia menyebut nominal berapa pun akan dia terima dan tidak akan dipermasalahkan.

"Nggak ngasih! Kalau ngasih mah Rp500 perak nggak apa-apa," ujar si kakek.

Baca Juga: Kumpulan Link Twibbon Beserta Caption untuk Memperingati Hari Kemerdekaan RI pada 17 Agustus 2022

Ternyata, dia merasa malu jika sudah menghampiri pengendara dan meminta-minta tapi tidak diberi uang.

"Saya malu kalau nggak ngasih tuh," kata si kakek.

"Ngasih mah Rp500, Rp200 nggak apa-apa," tuturnya menambahkan.

Kakek pengemis itu pun menegaskan bahwa jika pengendara memberinya uang, dia tidak akan melakukan tindakan-tindakan yang meresahkan seperti itu.

"Iya, tapi kita kalau ngasih mah nggak apa-apa," ujarnya.

"Apalagi mukul saya mah," ucap si kakek menambahkan.

Dia bahkan tak peduli ketika dinasihati terkait orang-orang yang seharusnya memberi secara sukarela dan tidak boleh dipaksa.

Baca Juga: Tersedia Beasiswa Atlet Bulutangkis untuk Remaja Perempuan Selama 3 Tahun, Berikut Persyaratannya!

Apalagi sampai memukul kaca mobil orang, hal itu bukanlah perbuatan yang baik dan tidak sepatutnya dilakukan.

"Ya iya tapi nggak ngasih, kalau ngasih mah Rp500 perak nggak apa-apa," tutur si kakek.

Dirinya mengaku bisa meraup Rp 300.000 dalam sehari.

Jika dalam sehari dia bisa mendapatkan Rp300.000, berarti dalam satu bulan dia bisa memiliki penghasilan menyentuh angka Rp9 juta.

Bahkan, si kakek mengaku bisa mendapatkan penghasilan harian yang lebih besar saat mengemis di Jakarta.

"Kalau waktu di jakarta, saya dapat Rp1,5 juta (per hari)," tutur si kakek.

Petugas Satpol PP pun menasihati si kakek agar tidak mengulangi perbuatannya memukul-mukul kaca mobil pengendara jika tak diberi uang.

Reporter Redaksi
Editor Dian Naren