AYOJAKARTA.COM - Memasuki bulan peringatan HUT ke-80 Republik Indonesia, Presiden Prabowo mengajak seluruh rakyat untuk mengibarkan bendera Merah-Putih.
Pengibaran bendera Merah-Putih jelang peringatan HUT ke-80 Republik Indonesia, selain bertujuan mengenang jasa para pahlawan juga bentuk rasa syukur akan kemerdekaan.
Namun ajakan Presiden untuk mengibarkan bendera Merah-Putih guna menyambut peringatan HUT ke-80 Republik Indonesia, justru ditanggapi berbeda.
Baca Juga: Polemik Dugaan Ijazah Palsu Jokowi, Benarkah Ada Peran Didanai oleh 'Partai Biru'?
Melalui sejumlah akun TikTok yang kini tersebar ke banyak platform lain, sejumlah warganet memilih untuk memperingati HUT RI ke-80 dengan cara tidak biasa.
Dengan menambahkan bendera One Piece di bawah Merah-Putih, sejumlah warganet menyatakan bentuk rasa kecewanya terhadap negara.
Warganet berpandangan, pengibaran bendera One Piece menjelang peringatan Hari Kemerdekaan bukan merupakan sikap anti terhadap tanah air Indonesia.
Pengibaran bendera One Piece bersamaan dengan Getih-Getah atau Merah Putih, menurut warganet merupakan bentuk rasa cinta terhadap Indonesia yang sedang terluka.
Selain itu, warna Putih yang terdapat dalam bendera Indonesia juga dianggap terlalu suci bagi negara yang saedang mengalami kematian di bidang hukum serta keadilan.
Baca Juga: Final Chapter Clash of Champions Season 2: Harga Tiket Meet and Greet dan Cara Beli di Sini
Berbagai permasalahan yang terjadi di Indonesia, menurut para pengibar bendera One Piece muncul karena telinga Pengelola Negara kurang peka.
Saat rakyat berusaha menyampaikan berbagai aspirasi dan kebutuhan lewat jalan massa aksi, kerumunan demonstran justru dianggap orang-orang bayaran.
Masih tingginya angka kemiskinan di Indonesia, menurut warganet tidak hadir karena garis takdir, tetapi juga disebabkan oleh hasil rapat para Pejabat.
Melalui regulasi dan kebijakan yang ditetapkan, selama 80 tahun kemerdekaan Indonesia oleh warganet dianggap lebih cenderung menghasilkan ketidak-adilan.
Untuk menegaskan pendapat tersebut, warganet kemudian memilih bendera One Piece sebagai simbol perlawanan terhadap keadaan.
Baca Juga: Ramai Pajak Medsos, Ternyata Tidak Semua Jadi Sasaran DJP Loh!
Tidak lagi kuatir akan dicap sebagai demonstran bayaran, pengibaran bendera hitam yang identik dengan corak Bajak Laut menurut warganet tetap memberikan arti.
Pengibaran bendera One Piece dibawah Merah Putih, menurut warganet merupakan isyarat perlawanan terhadap sistem negara yang korup dan sudah banyak menyengsarakan rakyat.
Bukan hanya ramai menjelang peringatan HUT ke-80 Republik Indonesia, pengibaran bendera One Piece juga sempat terjadi sekitar dua tahun lalu atau pada September 2023.
Akibat pengibaran bendera Hitam bercorak Bajak Laut tersebut di beranda rumahnya, seorang pemuda asal Samarinda sempat mendapat teguran dari Pihak Kepolisian.
Selain mendapat perhatian pihak Kepolisian, pengibaran bendera One Piece juga dianggap tidak sesuai ketentuan karena disandingkan dengan atribut dan identitas kebangsaan. ***