News

Berusia 76 Tahun, Profil Djamari Chaniago Menko Polkam Indonesia yang Sempat Menjadi Bagian DKP

Oleh: Jinan Vania Barizky Rabu 17 Sep 2025, 16:52 WIB
Djamari Chaniago Menko Polkam baru Indonesia (Sumber: YouTube Setneg RI | Foto: YouTube Setneg RI)

AYOJAKARTA.COM - Presiden Prabowo baru saja melakukan reshuffle kabinetnya pada hari ini Rabu, 17 September 2025.

Posisi Menteri Koordinator Politik dan Keamanan (Menko Polkam) yang sebelumnya dijabat oleh Budi Gunawan hingga Sjafrie Sjamsoeddin yang ditunjuk sementara sebagai Menkopolkan ad interim kini sudah memiliki nama resmi.

Sosok Djamari Chaniago kini menjadi wajah baru dari jabatan Menkopolkam.

Baca Juga: Rekor Baru! BRI Salurkan KUR Rp114,28 Triliun untuk 2,5 Juta Debitur UMKM

Selain jabatan Menkopolkam, posisi Menteri Pemuda dan Olahraga yang sebelumnya kosong kini diisi oleh Erick Thohir.

Lantas seperti apa profil Djamari Chaniago?

Berikut profil, karier dan pendidikan Djamari Chaniago secara lengkap:

Profil Djamari Chaniago

Nama : Djamari Chaniago

TTL: Padang, 8 April 1949

Usia: 76 tahun

Baca Juga: Siap Saingi iPhone 17, Xiaomi 17 Series Siap Rilis Bulan September 2025: Bocoran Spesifikasi dan Prediksi Harga

Pendidikan:

- Lulusan Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (Akabri) 1971, 3 tahun di atas Presiden Prabowo dan Sjafrie yang merupakan lulusan tahun 1974.

Karier

- Panglima Daerah Militer III/ Siliwangi tahun 1997-1998

- Panglima Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat (Pangkostrad) tahun 1998-1999.

- Wakil Kepala Staf TNI Angkatan Darat tahun 1999-2000

- Kepala Staf Umum TNI tahun 2000-2004

- Komisaris Utama PT Semen padang sejak 2015.

Baca Juga: Hutama Karya dan Komisi Informasi Pusat Sinergi Mewujudkan Akuntabilitas Informasi di Lingkungan BUMN

Sebagai informasi Djamari menjadi bagian dari anggota Dewan Kehormatan Perwira (DKP) bersama Subagyo Hadisiswoyo, Fachrul Razi, SBY, hingga Agum Gumelar yang memutuskan Prabowo terbukti melakukan pelanggaran dan terlibat penculikan aktivis pada 1997-1998.

Putusan DKP saat itu ialah memecat Prabowo dari ABRI pada tahun 1998.***

Reporter Jinan Vania Barizky
Editor Jinan Vania Barizky