News

Ridwan Kamil Mau Jadikan Jakarta Kota Ekonomi Kreatif, Bisa? Ternyata Seperti Ini Idenya...

Oleh: Nisrina Harum Lestari Kamis 17 Okt 2024, 13:44 WIB
Ridwan Kamil

AYOJAKARTA.COM – Calon Gubernur Nomor Urut 1, Ridwan Kamil ingin menjadikan Jakarta sebagai kota ekonomi kreatif.

Hal tersebut disampaikan Ridwan Kamil ketika menjawab status Jakarta setelah tidak lagi menjadi Ibu Kota.

Seperti yang diketahui, Ibu Kota akan dipindahkan ke Ibu Kota Nusantara (IKN) yang berada di Kalimantan Timur.

Baca Juga: Hari Kedua SKD CPNS 2024! Maksimalkan Lagi Skor SKD dengan Menggunakan Strategi Berikut ini, Auto Lolos SKB

Oleh karena itu, Ridwan Kamil sudah merancang ide bagaimana membuat Jakarta sebagai kota ekonomi kreatif.

Untuk mewujudkan rencananya, Ridwan Kamil sudah mempersiapkan enam ide untuk membangun kota ekonomi kreatif.

“Salah satunya adalah memperbesar namanya ekonomi kreatif. Kemudian, kita berdiskusi, ini ada komitmen saya, saya tulis sendiri, ada enam cara bagaimana membawa Jakarta menjadi kota ekonomi kreatif global,” kata Ridwan dikutip dari kanal YouTube Kompas TV, Kamis (17/10/2024).

Ridwan menjelaskan, untuk mewujudkan Jakarta sebagai kota ekonomi kreatif dibutuhkan kekompakan.

Menurutnya, kekompakan yang dimulai dari masyarakat hingga pemerintah akan berdampak pada pembangunan kota ekonomi kreatif.

Selain itu, Ridwan juga berjanji akan menambah ruang-ruang kreatif seperti Urban Forest dan Mbloc di beberapa titik di Jakarta.

Baca Juga: Jumlah Tenaga Farmasi di 6 Wilayah Jakarta Kian Menurun, Paling Sedikit 15 Orang dari Kota Ini

Nantinya, pihaknya akan memanfaatkan aset Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jakarta untuk ruang kreatif.

Mantan Gubernur Jawa Barat itu menyebut dirinya telah mengetahui beberapa aset Pemprov yang sudah tidak dipakai lagi.

“Dimulai dari kekompakan masyarakatnya, komunitasnya, pemerintahnya, akademisi, media, dan lain-lain. kemudian juga memperbanyak ruang-ruang kreatif seperti Urban Forest, Mbloc, dan lain-lain. Banyak aset Pemprov saya dapati nganggur karena kurang gagasan dan kurang kemauan,” ujarnya.

Lebih lanjut, Ridwan menyebut pihaknya juga akan membentuk lembaga yang mengurus ekonomi kreatif.

Kehadiran lembaga tersebut diharapkan mampu menjaga kekompakan antara pelaku ekonomi kreatif dengan pemerintah.

“Kemudian ada lembaga ekonomi kreatifnya ya, namanya apapun nanti dilembagakan sehingga terstruktur cara pikirnya dan kompak kolaborasi antara pelaku ekonomi kreatif dengan pemerintah provinsi,” tutupnya.***

Reporter Nisrina Harum Lestari
Editor Jinan Vania Barizky