News

Dukung Mitra Disabilitas, Kini Mitra Penyandang Tunarungu Kenakan Rompi Khusus dari Yayasan GoTo Merah Putih

Oleh: Birny Birdieni Kamis 04 Des 2025, 19:50 WIB
Penyandang Tunarungu Mendapatkan Rompi Khusus pada Hari Disabilitas Internasional di Kantor Gojek Kemang Timur, Jakarta. (Dok GoTo)

AYOJAKARTA.COM-- Memperingati Hari Disabilitas Internasional, GoTo lewat Yayasan GoTo Merah Putih (YGMP) membagikan ratusan rompi khusus kepada mitra driver penyandang tunarungu sebagai simbol apresiasi dan dukungan atas dedikasi mereka dalam bekerja.

“Kami percaya setiap mitra berhak bekerja dengan aman dan setara, termasuk mereka yang memiliki kesulitan pendengaran,” kata Ketua Yayasan GoTo Merah Putih, Amelia Sutanto di Jakarta, Kamis,4 Desember 2025.

Pembagian rompi khusus dilakukan secara simbolis kepada mitra driver penyandang tunarungu di Kantor Gojek Kemang Timur, Jakarta dan akan diteruskan secara bertahap ke ratusan mitra driver penyandang tunarungu di seluruh Indonesia.  

Baca Juga: Bobibos Belum Launching, Petasol Sudah Eksis, Siapa yang Lebih Siap Jadi Bahan Bakar Ramah Lingkungan?

"Dengan menghadirkan rompi khusus ini, kami berharap mitra driver penyandang tunarungu dapat bekerja dengan lebih nyaman, dan pengguna pun dapat berinteraksi dengan mereka lebih mudah," jelas Amelia.

Inisiatif ini menjadi bagian dari komitmen YGMP untuk terus menghadirkan ekosistem yang aman, setara dan inklusif untuk seluruh mitra driver. 

Rompi ini dirancang sebagai alat identifikasi yang membantu pelanggan memahami kondisi mitra driver penyandang tunarungu, sekaligus menyesuaikan cara berkomunikasi selama perjalanan.

Baca Juga: Menapaki Sejarah BRI: Evolusi Bank Rakyat Sejak 1895 hingga Era Digital

Selain rompi khusus, GoTo, melalui Gojek, juga secara konsisten menghadirkan berbagai dukungan bagi mitra driver penyandang tunarungu. Antara lain fitur chat otomatis di aplikasi untuk mempermudah interaksi dengan pelanggan serta pelatihan dan panduan komunikasi sederhana.

Tidak hanya itu, pada aplikasi Gojek juga diinformasikan Identitas Mitra Driver penyandang tunarungu. Serta pelatihan pelayanan prima melalui Tips Pintar. Menurutnya, inisiatif-inisiatif ini menjadi langkah awal dari komitmen panjang YGMP untuk menciptakan ekosistem kerja yang inklusif bagi mitra driver. 

“Di GoTo dan Yayasan GoTo Merah Putih, kami percaya bahwa setiap mitra memiliki potensi yang sama untuk berkembang, apa pun latar belakang atau kemampuan mereka," tutur Amelia.

Baca Juga: iQOO 15 Dibandrol dengan Harga Rp13 Juta, Apa Saja Fitur Canggih yang Dimilikinya?

Menurut dia, dukungan untuk mitra disabilitas, termasuk mitra penyandang tunarungu adalah bagian dari komitmen kami untuk membangun ekosistem kerja yang aman dan setara.

"Kami meyakini bahwa keterbatasan tidak pernah menghalangi para mitra untuk terus berkarya dan memberikan dampak positif bagi komunitas,” jelas Amelia. 

Temuan internal Gojek menunjukkan bahwa keterbatasan komunikasi menjadi tantangan tersendiri bagi mitra driver penyandang tunarungu dalam menjalankan order sehari-hari. Kondisi ini tidak jarang memengaruhi tingkat produktivitas mereka.

Baca Juga: Rekomendasi Laptop Harga Rp10-15 Juta yang Tipis dan Ringan, Worth It Untuk Dibeli di Akhir Tahun 2025

Banyak dari mitra menyampaikan kebutuhan akan solusi yang dapat mempermudah proses kerja agar setiap order dapat diselesaikan dengan lebih efisien.

Filifus Effendi, Mitra Driver penyandang tunarungu yang hadir dalam acara pemberian rompi khusus mengungkapkan apresiasinya atas dukungan yang diberikan oleh YGMP.

“Jujur, saya sering merasa minder. Setiap kali dapat order, saya biasanya langsung chat dan meminta maaf karena saya penyandang tunarungu, takut pelayanan saya tidak semaksimal teman-teman yang mendengar," katanya.

Baca Juga: Harga Kebutuhan Pokok di Jakarta Jelang Nataru Dipastikan Stabil

Namun ia mengaku senang dengan inisiatif yang dilakukan GoTo. "Saya senang karena GoTo dan YGMP justru merangkul kami dan membantu dengan banyak cara. Saya sangat berterima kasih. Rompi baru ini keren dan membuat saya lebih percaya diri dan membantu saya untuk lebih produktif setiap harinya," paparnya.

Dia berharap dukungan ini bisa terus diperluas dan merangkul lebih banyak mitra driver penyandang tunarungu seperti dirinya. "dukungan ini bisa terus diperluas dan merangkul lebih banyak mitra driver penyandang tunarungu seperti saya dan teman-teman lainnya, biar semakin semangat bekerja,” pungkasnya.

Reporter Birny Birdieni
Editor Birny Birdieni