Bobibos Belum Launching, Petasol Sudah Eksis, Siapa yang Lebih Siap Jadi Bahan Bakar Ramah Lingkungan?

Bahan Bakar Bobibos vs Petasol. (Sumber: Gemini AI)
Bahan Bakar Bobibos vs Petasol. (Sumber: Gemini AI)

AYOJAKARTA.COM - Inovasi energi alternatif kembali menjadi sorotan publik. Di satu sisi, Bobibos masih berada dalam tahap persiapan dan kerap diterpa isu negatif.

Di sisi lain, Petasol, bahan bakar diesel alternatif berbasis limbah plastik justru sudah terbukti digunakan di lapangan. Perbandingan kedua inovasi ini pun menjadi bahan diskusi hangat mengenai masa depan energi bersih Indonesia.

Bobibos, bahan bakar berbasis jerami, sempat ramai setelah muncul tuduhan bahwa pihaknya “menghilang” dan tidak menepati kerja sama dengan Kang Dedi Mulyadi (KDM).

Baca Juga: iQOO 15 Dibandrol dengan Harga Rp13 Juta, Apa Saja Fitur Canggih yang Dimilikinya?

Kritik terus mengalir, mulai dari pertanyaan teknis mesin hingga minimnya bukti proses produksi. Menanggapi kontroversi tersebut, Bobibos mengklarifikasi bahwa mereka tidak menghilang, melainkan tengah menyelesaikan manufaktur mesin pengolah jerami.

Bobibos berjanji bahwa mesin tersebut akan siap dipresentasikan pada 18 Desember 2025, tanggal yang kini dinantikan publik sebagai pembuktian.

Banyak yang berharap proyek ini benar-benar membawa manfaat bagi petani dan mampu menyediakan bahan bakar murah. Namun keraguan tetap muncul karena hingga kini belum ada bukti visual dari proses produksi. Sementara itu, Petasol justru telah melangkah lebih jauh.

Dikembangkan oleh BRIN melalui teknologi fast pyrolysis, Petasol mampu mengubah limbah plastik menjadi bahan bakar diesel alternatif yang sudah diuji di berbagai daerah, termasuk Banjarnegara dan Semarang.

Baca Juga: Sama Seperti Rachel Venya, Denny Sumargo Beri Sumbangan dengan jumlah Fantastis untuk Korban Bencana Banjir Sumatera

Proses pirolisis ini memungkinkan plastik residu seperti kresek, sachet, hingga plastik rumah tangga diubah menjadi cairan hidrokarbon dengan efisiensi sekitar 60%.

Secara kualitas, Petasol memiliki Cetane Number (CN) 54, lebih tinggi dari standar minimum solar (CN 51). Ini menandakan pembakaran yang lebih efisien dan stabil di mesin diesel. Petasol bahkan sudah dipakai untuk alsintan, kapal nelayan, dan kendaraan diesel dalam uji coba lapangan.

Artinya, Petasol bukan sekadar konsep, melainkan inovasi yang sudah berjalan. Namun, Petasol juga memiliki tantangan. Proses pirolisis berpotensi menghasilkan limbah gas atau tar jika tidak dikendalikan dengan baik.

Selain itu, ragam jenis plastik dapat menurunkan kualitas bahan bakar. Dan seperti bahan bakar hidrokarbon lainnya, Petasol tetap menghasilkan emisi saat dibakar.

Baca Juga: Rekomendasi Laptop Harga Rp10-15 Juta yang Tipis dan Ringan, Worth It Untuk Dibeli di Akhir Tahun 2025

Meski begitu, Petasol menawarkan manfaat lingkungan signifikan yakni mengurangi volume limbah plastik, mendukung ekonomi sirkular, dan mengurangi ketergantungan pada solar fosil. Dibandingkan Bobibos yang masih menunggu pembuktian, Petasol sudah berada pada tahap implementasi nyata.

Namun, kedua inovasi ini tetap memiliki peluang besar dalam mendukung energi alternatif Indonesia selama mampu membuktikan efisiensi, keamanan, dan keberlanjutan jangka panjangnya.***

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# bahan bakar
# Petasol
# Bobibos

Berita Terkait

News Update

Metropolitan

Sentil yang Sebut Harga Beras Mahal, Presiden Prabowo: Suruh Ikut Tanam Padi Sendiri

Tak berikan solusi, Presiden Prabowo Subianto memberikan pernyataan menohok bagi pihak-pihak yang menilai harga beras saat ini terlalu mahal.

Bisnis

Berkat Pelatihan dan KUR BRI, Usaha C'milzea Rosyidah Terus Berkembang

BRI mendukung Rosyidah mengembangkan usaha olahan hasil laut melalui Pelatihan Purna Pekerja Migran dan KUR BRI.

Bekasi

Geram! MenPPPA Arifah Fauzi Pastikan Kawal Kasus Bocah 4 Tahun di Bekasi yang Tewas Dianiaya Ibu Tiri

Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Arifah Fauzi, menegaskan akan mengawal ketat proses hukum terhadap kasus bocah di Bekasi yang dianaya ibu tiri.

Metropolitan

Catat! Pemprov DKI Hentikan Sistem 'Open Dumping' di Bantargebang Mulai 1 Agustus

Pemprov DKI Jakarta secara resmi akan mulai meninggalkan praktik open dumping atau pembuangan sampah terbuka mulai 1 Agustus 2026.

Jakarta Selatan

Viral di Medsos dan Terekam CCTV, Pelaku Pembuangan Sampah Sembarangan di Jaksel Didenda Rp500 Ribu!

Dinas Lingkungan Hidup (DLH) DKI Jakarta memberikan sanksi tegas kepada pelaku pembuangan sampah liar di wilayah Jakarta Selatan.

Metropolitan

Secara Bertahap, TPST Bantargebang Mulai Terapkan Sistem Controlled Landfill per 1 Agustus 2026, Apa Itu?

Mulai 1 Agustus 2026, Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang akan mulai menerapkan sistem controlled landfill secara bertahap.

Metropolitan

Waspada Hujan Ringan di Jakut dan Jaksel, Simak Prakiraan Cuaca Jakarta Minggu 19 Juli 2026

BMKG bagikan informasi seputar cuaca untuk wilayah DKI Jakarta pada hari ini, Minggu, 19 Juli 2026.

Viral

Fritz Hutapea Bongkar Borok Aspri Pertama Hotman Paris yang Kini Dituding Jadi Makelar Kasus

Anak kandung Hotman Paris Hutapea, Fritz Hutapea, tak segan untuk membongkar borok Benny Djannah atau Nurbaeny Janah.

Nasional

Mengenal Patris Yusrian Jaya, Calon Kepala Badan Pemulihan Aset yang Baru di Kejagung

Jaksa Agung usulkan Kajati DKI Patris Yusrian Jaya jadi Kepala Badan Pemulihan Aset menggantikan Kuntadi pada Juli 2026. Patris memiliki kekayaan Rp8,3 miliar berdasar LHKPN 2024.

Gaya Hidup

Lewat BRI Wellness Experience, BRI dan Plataran Indonesia Perkuat Ekosistem Wellness

BRI Gandeng Plataran Indonesia hadirkan BRI Wellness Experience, dukung gaya hidup sehat dan perkuat ekosistem wellness.

Nasional

Rekam Jejak Kuntadi, Pembongkar Kasus Harvey Moeis yang Kini Calon Kuat Jampidsus Pengganti Febri Adriansyah

Jaksa Agung usulkan Kuntadi sebagai Jampidsus baru menggantikan Febri Adriansyah. Peraih Adhyaksa Award 2024 pembongkar kasus korupsi timah ini telah disetujui Presiden Prabowo pada Juli 2026.

Bisnis

Pertamina Patra Niaga Ambil Tindakan Tegas Atas Petugas Tenant Nitrogen Merokok di SPBU

Pertamina Patra Niaga tindak tegas petugas tenant nitrogen yang merokok di area SPBU demi menjaga standar keselamatan operasional.

Bisnis

Dukung Usaha Ekonomi Sirkular, Menteri PPPA dan Kepala BPS Apresiasi PNM

Menteri PPPA dan Kepala BPS apresiasi pemberdayaan PNM untuk usaha ekonomi sirkular yang terbukti dongkrak kemandirian ekonomi.

Gadget

Spesifikasi Red Magic 11S Pro, HP Gaming Snapdragon 8 Elite dengan Baterai Raksasa 7.500 mAh

Red Magic 11S Pro Rp22 juta ditenagai Snapdragon 8 Elite (AnTuTu 4,2 juta). HP gaming tanpa tompel ini bawa bodi transparan, sistem pendingin Aquacore kipas 24k RPM, serta baterai raksasa 7.500 mAh.

Teknologi

Bisa Disulap Jadi PC Desktop, Lenovo Legion Tab Gen 5 Andalkan Fitur Bypass Charging untuk Gamers

Lenovo Legion Tab Gen 5 jadi tablet gaming resmi terkencang dengan Snapdragon 8 Elite (AnTuTu 4 juta). Layarnya IPS 3K 165Hz, bawa fitur Bypass Charging, baterai 9000 mAh, dan bisa jadi PC desktop.

Metropolitan

Perbaiki Tata Kelola Sampah! Sistem Controlled Landfill di TPST Bantargebang Diterapkan per 1 Agustus 2026

Sistem controlled landfill ini akan dilakukan bertahap sebagai bagian dari transisi menuju penghentian praktik open dumping.

Jakarta Timur

Jemput Bola! Puskesmas Kramat Jati Hadirkan Layanan Cek Kesehatan Gratis di Pusat Perbelanjaan

Program yang berlangsung pada 17–18 Juli 2026 ini menjadi upaya mendekatkan layanan kesehatan kepada masyarakat dengan konsep jemput bola.

Bisnis

BRI Taipei Branch Office Bersama KDEI Taipei Perluas Layanan Perbankan WNI

BRI Taipei Branch Office dan KDEI Taipei bersinergi perluas edukasi keuangan serta layanan perbankan bagi WNI di Taiwan secara aman.

Bisnis

Resmi! Jasa Marga Jadi Mentor Command Center Danantara Indonesia

Jasa Marga jadi mentor pengelolaan Command Center di Marketing Center of Excellence Danantara Indonesia untuk tingkatkan efisiensi BUMN.

Bisnis

Dana Rp400 Juta Raib di Labuha, Pengamat: Jangan Gegabah Salahkan Bank

Usut tuntas isu Rp400 juta hilang di Labuha. Pengamat ingatkan publik jangan gegabah tuduh bank sebelum perkaranya jelas dan terbukti.