News

7 Fakta Tragedi Kebakaran Gedung Terra Drone Cempaka Baru, Hanya Punya 1 Akses Pintu Masuk-Keluar!

Oleh: Jinan Vania Barizky Rabu 10 Des 2025, 11:50 WIB
Kebakaran hebat terjadi di Jalan Letjen Suprapto No.17 Cempaka Baru, Kemayoran, Jakarta Pusat tepatnya di gedung perkantoran Terra Drone pada Selasa, 9 Desember 2025. (Sumber: TL kolase x @Notfound_1945 | Foto: TL kolase x @Notfound_1945)

AYOJAKARTA.COM - Kebakaran tragis terjadi di gedung Terra Drone daerah Cempaka Baru, Kemayoran, Jakarta Pusat pada Selasa,9 Desember 2025.

Setidaknya 101 personel dam 28 unit pemadam kebakaran (damkar) dikerahkan, jumlah total sebanyak 76 korban dengan rincian 54 korban berhasil di evakuasi dalam keadaan selamat dan 22 korban meninggal dunia (15 perempuan dan 7 laki-laki).

Korban meninggal dunia telah dibawa Ke RS POLRI Kramat Jati.

Kebakaran diketahui terjadi pada pukul 12.43 WIB siang hari dan berhasil dipadamkan pada pukul 17.30 WIB.

Baca Juga: Mengapa Samsung Galaxy S26 Ultra Bisa Jadi HP Paling Berpengaruh di 2026? Ini Alasannya!

Berikut beberapa fakta yang wajib diketahui mengenai kebakaran gedung Terra Drone yang dikutip ayojakarta.com dari berbagai sumber.

1. Dugaan Penyebab Kebakaran

Dugaan sementara penyebab terjadi kebakaran adalah malfungsi baterai drone dan telah ditangani oleh 29 Unit Disgulkarmat, P2B BPBD PMI, AGD Dinkes, Dishub, Satpol PP, PLN, Personil PSKB/Tagana Dinsos, Personil Polsek dan Personil Koramil.

Estimasi kerugian mencapai ±Rp. 2.000.000.000,-.

2. Kebakaran Sempat Dipadamkan

Menurut pernyataan pihak kepolisiak, kebakaran sempat dipadamkan oleh karyawan dengan alat pemadam api ringan (APAR) namun tak berhasil.

Karena tak berhasil untuk dipadamkan api pun merambat ke lantai lain.

3. Titik Kebakaran

Tempat awal mula terjadi kebakaran diketahui berada di salah satu gudang yang berada di lantai 1.

4. Sulitnya Melakukan Evakuasi

Petugas damkar diketahui harus menggunakan alat khusus, bronto skylift hingga memecahkan kaca untuk bisa mengevakuasi korban.

5. Jumlah Korban

Korban tewas diketahui sebanyak 22 yang terdiri dari 15 orang perempuan dan 7 laki-laki, salah satu di antaranya ada ibu hamil.

Untuk yang selamat disebut sebanyak 19 orang dan dapat divakuasi melalui rooftop bangunan.

Dari 22 korban meninggal dunia, baru 3 jenazah yang berhasil diidentidikasi pihal RS Polri Kramat Jati.

3 korban tersebut yakni Rufaidha Lathiifunnisa (22), Novia Nurwana (28) dan Yoga Valdier Yaseer (28).

Baca Juga: Menanti Produksi BOBIBOS, Tim Tinjau Pembangunan Pabrik Bahan Bakar di Rumah KDM, Mesin Biomanufaktur Siap Dikirim

6. Korban Terbanyak Bukan di Area Terbakar

Menurut pernyataan petugas damkar, banyak korban ditemukan di lantai 3-4 kemungkinan akibat sesak napas karena di lantai tersebut penuh asap.

Walaupun bukan merupakan titik kebakaran.

7. Dugaan Kelalaian Pemilik Gedung

Polisi sedang dalami izin operasional hingga dugaan kelalaian karena penyebab dari terbakarnya baterai drone tersebut masih dalam pendalaman.

Akses keluar-masuk hanya satu pintu yang menylitkan proses evakuasi para korban.***

Reporter Jinan Vania Barizky
Editor Jinan Vania Barizky