AYOJAKARTA.COM - Bahan bakar nabati BOBIBOS rupanya lebih dulu dilirik oleh negara lain yakni Timor Leste.
Tim BOBIBOS diketahui telah berkunjung ke Timor Leste untuk melakukan kerja sama dalam produksi bahan bakar dari jerami ini.
Dikutip dari akun Instagram @bobibos_, kerja sama BOBIBOS dan Timor Leste resmi terjalin.
MoU antara Timor Agronova SA dan PT Inti Sinergi Formula (pengembang inovasi BOBIBOS) resmi ditandatangani di Hotel Novo Turismo, Dili, Selasa (23/12).
BOBIBOS pun siap untuk produksi dan mengedarkan bahan bakar murah untuk masyarakat di Timor Leste.
Diketahui, Timor Leste merupakan negara yang memiliki 1,4 juta penduduk.
Namun, kekayaan alam yang ada di sana belum dikelola dengan maksimal.
Hingga kini Timor Leste diketahui masih melakukan impor bahan bakar.
Tiap tahunnya, negara tersebut bisa mengeluarkan biaya hingga jutaan dolar untuk memenuhi kebutuhan BBM masyarakat.
Sebagai informasi, harga bahan bakar bensin di Timor Leste berkisar Rp18 ribu sampai Rp20 ribu per liter.
Dengan ini, BOBIBOS akan dijual lebih murah dari bahan bakar yang beredar.
Untuk kerja sama ini Timor Agronova SA merangkul PT Inti Sinergi Formula (pengembang inovasi BOBIBOS), untuk memberikan solusi kepada negaranya.
Wakil PM Timor Leste, Masiano Asanami Sabino menegaskan, pihaknya sangat mendukung kehadiran BOBIBOS di negaranya.
Baca Juga: Pagi di Posyandu Sarinagen: Ketika Program TJSL Menjaga Masa Depan Anak Desa
Bahkan, ia berjanji akan memberikan karpet merah berupa regulasi dan proteksi kepada BOBIBOS dalam mengembangkan inovasinya.
Masiano juga sempat menyinggung bahwa BOBIBOS di Indonesia belum ada yang mendukung regulasinya.
"Ini adalah investasi dan energi bersama antara pengusaha Timor Leste dan Indonesia. Dan kabar gembiranya bahwa Indonesia belum ada regulasi yang mendukung, kalau di sini kita bikin regulasinya itu gampang," ujarnya.***