AYOJAKARTA.COM - Konflik global yang terjadi antara Israel vs Iran berpotensi menaikkan harga barang dan berdampak bagi ekonomi Indonesia termasuk DKI Jakarta.
Hal ini disampaikan oleh Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung yang menyebutkan bahwa perang antara Israel vs Iran ini akan berdampak langsung maupun tidak langsung secara ekonomi.
Lebih lanjut, Pramono menyebutkan konflik yang terjadi dapat mengganggu jalur transportasi sebagai pasokan barang.
Baca Juga: Strategi Jasa Marga di Usia 48: Prioritaskan Kepuasan Pelanggan via Infra as Culture
Jalur transportasi yang menjadi titik krusial yang dikhawatirkan terdampak yakni Selat Hormuz yang merupakan jalur utama distribusi logistik global.
"Salah satu yang menjadi kekhawatirannya adalah perang itu jalur transportasi dunia, termasuk Selat Hormuz," ujar Pramono dalam keterangan resmi dikutip ayojakarta.com pada Minggu, 1 Maret 2026.
Pramono pun mengajak masyarakat untuk menjaga stabilitas Ibu kota jelang Idul Fitri.
Sebagai informasi, Israel diketahui melancarkan serangan ke Teheran, Iran pada Sabtu, 28 Februari 2026 pagi waktu setempat.
Israel pun diketahui menutup wilayah udara sebagai antisipasi jika Iran menyerang balik dengan drone atau rudal.
Israel menyebutkan melakukan serangan tersebut sebagai serangan pendahuluan untuk menghilangkan ancaman kepada negaranya.***