AYOJAKARTA.COM - Pernyataan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia terkait harga bahan bakar minyak (BBM) subsidi menjadi sorotan publik.
Sebelumnya, Bahli memastikan bahwa stok BBM dan LPG nasional aman di tengah krisis energi global saat ini.
Bahlil sempat menegaskan bahwa pemerintah tidak akan menaikkan harga BBM subsidi “selama-lamanya”, sebuah pernyataan yang langsung memicu beragam reaksi dari masyarakat, khususnya di media sosial.
Menurut Bahlil, pemerintah telah memutuskan bahwa harga BBM subsidi tidak akan mengalami kenaikan hingga akhir tahun.

"Sekali lagi saya katakan bahwa kami sudah bersepakat atas arahan Bapak Presiden, bahwa harga BBM untuk subsidi tidak akan dinaikkan sampai dengan akhir tahun, Insya Allah sampai selama-lamanya ya," ujar Bahlil dalam konferensi pers di Istana Merdeka Jakarta, Kamis (16/4).
Lebih lanjut ia mengatakan jika harga minyak mencapai USD 100 per barel, maka masih kondisi aman untuk APBN.
Ucapan tersebut dengan cepat viral dan menuai respons dari netizen.
Banyak yang menyambutnya dengan harapan dan mengaminkan pernyataan tersebut.

Tapi ada juga yang justru mekritik Bahlil, karena netizen seakan sudah hilang kepercayaan terhadap pemerintah.
@de_happy_***: "Kali ini ku aminkan omongan bapak."
@rahsyaa***: "Kabar buruknya, yang ngomong Bahlil."
@sandie_pm***: "Iya sekali naik langsung meledak."
@echy***: Aamiin ya pak, jangan boong aja."
@elvinjuan***: "KING BAHLIL."

@linbinti***: "Tandai mukanya, kalau bohong gimana?"
@agakla***: "BBM memang tak naek, cuma kebutuhan pokok dan yang lain-lain naek gila-gilaan."***