News

Kepala BGN Soal Program MBG di Kampus: Minimal 1 Universitas 1 SPPG

Oleh: Jinan Vania Barizky
Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana Ungkap Anggaran MBG Hemat Rp5 Triliun saat Libur Lebaran (Sumber: Instagram @kemensetneg.ri)

AYOJAKARTA.COM - Ramai jadi sorotan, hadirnya program Makan Bergizi Gratis (MBG) di wilayah kampus, Kepala BGN, Dadan Hindayana buka suara.

Ia menyebutkan hadirnya MBG di lingkungan kampus untuk membantu peningkatan gizi nasional.

Dadan menyebutkan bahwa perlu adanya SPPG di lingkungan kampus minimal 1 SPPG dan berasal pasokannya berasal dari civitas akademia.

"Saya kira kampus perlu Memahami ini, karena peluang besar, minimal punya satu SPPG dulu, dan kalau bisa pasokannya dari civitas akademika sendiri," ujarnya dikutip ayojakarta.com dari berbagai sumber pada Minggu, 3 Mei 2026.

Sebagai informasi, kampus pertama di Indonesia yang saat ini memiliki SPPG ialah Universitas Hasanuddin (Unhas).

Dadan pun menyebutkan behwa sejumlah universitas telah memiliki SPPG yakni IPB University hingga universitas swasta.

Menurut Dadan, nantinya SPPG berada di kampus tidak hanya berfungsi sebagai dapur penyedia makanan bergizi, namun sebagai simpul ekonomi di kampus.

Mahasiswa pun menurut Dadan, dapat dilibatkan untuk kegiatan akademik dengan praktik lapangan dalam mengelola Pertanian, peternakan hingga distribusi pangan.

SPPG pun bisa digunakan sebagai laboratorium unk mengembangkan riset dan inovasi.

Sepertihalnya SPPG yang berada di Unhas, sistemnya terintegrasi dengan ekosistem pendidikan.

Rektor Unhas, Jamaluddin Jompa menjelaskan alasan di balik langkah kampus mengelola SSPG.

Ia menyebutkan langkah ini dilakukan sebagai upaya mendukung program pemerintah tetapi juga memperluas peran perguruan tinggi untuk memberi dampak kepada masyarakat.

"SPPG ini kita Dorong agar seluruh prosesnya berbasis pada kekuatan internal Unhas, ini bagian dari kontribusi kampus untuk memastikan keilmuan yang kita miliki benar-benar hadir dan bermanaat," ujarnya.***

Reporter Jinan Vania Barizky
Editor Jinan Vania Barizky