AYOJAKARTA.COM - Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung secara resmi mendeklarasikan Gerakan Pilah Sampah dan Pencanangan HUT ke-499 Kota Jakarta di kawasan Jalan HRS Rasuna Said, Jakarta Selatan, pada Minggu, 10 Mei 2026.
Dalam kesempatan tersebut turut hadir, Menteri Koordinator Bidang Pangan RI, Zulkifli Hasan yang ikut mengapresiasi langkah proaktif Pemprov DKI Jakarta dalam menangani persoalan sampah.
"Pemilahan sampah rumah tangga menjadi kunci untuk mengubah sampah menjadi sumber energi listrik," ungkapnya.

Lebih lanjut, Zulhas menyebutkan penanganan sampah di Bantar Gebang akan dilakukan melalui teknologi waste to energy.
Untuk skala darurat di atas 1.000 ton ditargetkan selesai pada 2028, sedangkan penanganan skala 100 hingga 200 ton ditargetkan rampung pada 2029.
Zulkifli berharap, gerakan yang diinisiasi Pemprov DKI Jakarta dapat menjadi contoh bagi daerah lain di Indonesia.

"Problem utama saat ini adalah bagaimana memisahkan sampah menjadi tiga jenis, yakni organik, anorganik, dan bahan berbahaya serta beracun (B3). Jika itu selesai, maka sampah dapat dimanfaatkan untuk kebutuhan listrik penerangan Jakarta dan daerah lainnya," imbuhnya.
Sementara itu, Menteri Lingkungan Hidup/Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (KLH/BPLH) RI, Jumhur Hidayat menekankan pentingnya partisipasi aktif masyarakat.***