AYOJAKARTA.COM – Teka-teki pemilik akun Kaskus Fufufafa saat ini masih menjadi topik panas yang terus diperbincangkan masyarakat.
Bagaimana tidak, akun Kaskus Fufufafa ini ramai disebut milik wapres terpilih 2024 yakni Gibran Rakabuming Raka.
Bahkan di berbagai media sosial banyak bukti-bukti yang diunggah warganet menunjukkan jika akun Kaskus Fufufafa tersebut adalah milik Gibran.
Namun, hingga kini belum ada pernyataan resmi dari pihak-pihak berwenang yang mengkonfirmasi jika benar akun tersebut adalah milik putra sulung Jokowi.
Hingga saat ini pemilik akun Kaskus Fufufafa masih menjadi teka-teki yang menimbulkan asumsi liar di kalangan publik.
Baca Juga: Heboh Polemik Akun Fufufafa Diduga Milik Gibran Rakabuming, Sekjen PDIP Beri Respons Menohok
Lantas, apakah memang sulit untuk menelusuri suatu akun meski jejak digital dari akun tersebut sudah lama?
Menjawab hal itu, Pakar Keamanan Siber, Alfons Tanuwijaya menyebut jika salah satu cara menelusuri pemilik akun Fufufafa ini dengan menghubungi platform terkait.
“Tergantung pengelolanya ya kalau dalam kasus Fufufafa ini kan pengelolanya Kaskus jadi ya silahkan ditelusuri ke Kaskus,” terang Alfons, dikutip dari tayangan YouTube KOMPASTV JAWA TIMUR pada Selasa, 17 September 2024.
“Dan tanyakan, dia tau yang ngakses dari IP mana, cuman IP itu gak menjamin bahwa itu pasti orang yang bersangkutan,” lanjutnya.
Kemudian pakar keamanan siber tersebut juga menuturkan seberapa berpengaruh polemik akun Kaskus Fufufafa ini terhadap kondisi Indonesia saat ini.
Alfons mengatakan jika dirinya sangat prihatin kenapa isu soal akun Kaskus Fufufafa ini kembali diangkat.
“Tapi itu merupakan jalan yang baik untuk mencari, tetapi itu kan kasusnya hampir 10 tahun yang lalu 2014, waktu itu di Indonesia terjadi polarisasi yang cukup berat yang berbahaya untuk Indonesia kita terpecah belah gitu,” ungkap Alfons.
“Dan saya cukup prihatin sih mengapa hal itu diangkat hari ini siapa yang mengangkat itu,” imbuhnya lagi.
Pasalnya, menurut Alfons ada kepentingan tertentu dibalik isu akun Kaskus Fufufafa yang kembali diangkat ini.
“Karena kalau terjadi perpecahan di Indonesia yang paling rugi itu bangsa Indonesia lho yang untung siapa? Yang untung segolongan yang memiliki kepentingan dan negara saingan Indonesia,” katanya.
Bukan itu saja, pakar keamanan siber tersebut juga mengungkap jika isu akun Kaskus Fufufafa ini seperti sengaja diramaikan untuk mengadu domba presiden dan wakilnya.
“Kalau di sini kita terpecah belah nanti diadu domba antara presiden dengan wapresnya,” tegas Alfons.
“Kota gak bisa berjalan government-nya masyarakat yang paling menderita,” imbuhnya lagi.
Untuk itu Alfons sangat berharap agar masyarakat tidak mudah terpancing dan juga dibodohi dengan isu Fufufafa ini.
“Saya berharap masyarakat menyadari hal ini dan jangan mudah terpancing dan dibodohi kaya seperti dulu kita dijajah 350 tahun karena kita terpecah belah gitu,” tegasnya.
Terlebih sangat jelas jika isu Fufufafa ini kembali diangkat untuk kepentingan tertentu lantaran tahun 2014 sila isu ini juga pernah ramai kemudian tiba-tiba hilang.
“Jadi ini kan mengangkat sesuatu, dulu sempat diangkat Kominfo Fufufafa ini waktu 2014 dan sempet dibahas juga lalu kenapa hari ini diangkat lagi, apa tujuannya gitu, itu yang perlu kita pertanyakan,” ungkapnya.***