AYOJAKARTA.COM -- Pusat Kajian Anti Korupsi Universitas Gadjah Mada (Pukat UGM) menantang Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk bertindak tegas dalam menangani dugaan gratifikasi jet pribadi yang digunakan oleh Kaesang Pangarep.
Peneliti Pukat UGM, Zaenur Rohman, menekankan pentingnya KPK segera mengambil langkah investigasi atas dugaan tersebut.
"KPK harus secepatnya menyampaikan surat undangan kepada Kaesang untuk dilakukan pemeriksaan terkait dugaan gratifikasi yang diterimanya. Meskipun Kaesang bukan penyelenggara negara, namun ia adalah anak seorang presiden. KPK tidak boleh mengabaikan hal ini," ujar Zaenur Rohman.
Zaenur menegaskan bahwa gratifikasi seringkali diberikan bukan langsung kepada penyelenggara negara, melainkan kepada keluarga atau kerabat mereka.
Oleh karena itu, KPK harus segera mengusut penggunaan jet pribadi oleh Kaesang, termasuk mengumpulkan data, informasi, serta bukti terkait perjalanan yang dilakukan.
"Jika benar ada gratifikasi, maka KPK harus berani mengusut tuntas kasus ini tanpa memandang siapa yang terlibat," tambah Zaenur.
Baca Juga: Kaesang Pangarep Diduga Terlibat Gratifikasi? Ini Klarifikasi Partai Golkar!
Keberanian KPK akan diuji dalam kasus ini. Kini, publik menunggu apakah KPK akan bertindak tegas dalam menangani kasus ini atau tidak.
KPK sendiri telah mengonfirmasi bahwa mereka menjadwalkan klarifikasi terhadap Kaesang Pangarep terkait penggunaan jet pribadi tersebut.
Ketua KPK, Nawawi Pomolango, menyatakan bahwa Kaesang tidak bisa dipandang sebagai individu biasa mengingat peran dan posisinya di mata publik.
Dia mengatakan telah meminta jawaban dari Direktorat LHKPN terkait pihak-pihak yang akan dipanggil untuk klarifikasi.
Diberitakan sebelumnya, publik mendesak agar KPK segera melakukan penyelidikan terkait penggunaan jet pribadi oleh Kaesang dan Erina.
Pasalnya, isu ini semakin memanas setelah beberapa foto dan video perjalanan mereka di Amerika Serikat menjadi viral di media sosial.
Dalam unggahan tersebut, terlihat pasangan muda ini menikmati liburan mewah, yang menimbulkan spekulasi terkait asal-usul jet pribadi yang mereka gunakan.
Publik menunggu apakah Kaesang akan memberikan klarifikasi terkait perjalanan jet pribadi tersebut dan apakah KPK akan segera menemukan titik terang dalam kasus ini.