AYOJAKARTA.COM — Gempa bumi megathrust kembali menjadi perbincangan dalam beberapa minggu terakhir.
Gempa bumi megathrust adalah gempa bumi yang terjadi di zona megathrust dengan kekuatan yang sangat besar.
Gempa bumi megathrust memiliki kekuatan sebesar 8-9 skala magnitudo dan berpotensi menyebabkan tsunami.
Di Indonesia dan sekitarnya, terdapat 13 zona megathrust yang perlu diwaspadai terjadi gempa.
Untuk menghadapi kemungkinan tersebut, ada baiknya menyiapkan tas siaga bencana, yaitu tas yang digunakan dalam keadaan darurat.
Dalam penjelasan BMKG, tas siaga bencana berisi 11 macam barang. Tas ini bisa menggunakan tas yang sudah ada di rumah.
Tas siaga bencana sebaiknya diletakkan di tempat yang mudah dijangkau saat keadaan darurat sehingga bisa langsung digunakan.
Tas siaga bencana perlu diperiksa setiap 6 bulan sekali, terutama untuk memastikan makanan atau minuman di dalamnya belum kedaluwarsa.
Isi tas bencana pertama adalah foto keluarga untuk antisipasi jika terpisah atau kehilangan anggota keluarga.
Kedua adalah dokumen penting dan uang tunai, seperti KTP, KK, surat nikah, ijazah, dan lain-lain.
Ketiga adalah peluit untuk meminta pertolongan. Keempat adalah masker medis minimal untuk penggunaan selama 3 hari.
Kelima adalah pakaian lengkap minimal untuk tiga hari. Keenam adalah handphone dan charger.
Ketujuh adalah pembalut atau popok, khususnya pembalut untuk wanita yang sudah haid dan popok untuk bayi.
Kedelapan adalah senter dan baterai, sebagai antisipasi jika terjadi pemadaman listrik.
Kesembilan adalah radio portabel yang bisa digunakan jika tidak ada sinyal telepon atau internet.
Kesepuluh adalah makanan dan minuman dengan jangka kedaluwarsa lama, minimal cukup untuk tiga hari.
Kesebelas adalah kotak P3K yang berisi berbagai macam obat-obatan yang diperlukan, termasuk obat pribadi. Itulah isi dari tas siaga bencana.***