AYOJAKARTA.COM -- Virus Mpox atau cacar monyet viral kembali setelah WHO mengatakan virus ini termasuk kedaruratan kesehatan masyarakat global.
Virus Mpox atau monkey pox ini adalah seperti cacar air tetapi penularannya ruam atau bentolnya berbeda.
Virus Mpox banyak ditemukan di benua Afrika. Di Kongo tercatat sudah puluh ribuan kasus terjadi virus mpox.
Virus Mpox ternyata bukanlah hal baru di Indonesia meskipun baru-baru ini viral kembali di tahun 2024.
Di Indonesia sudah ada sejak tahun 2022. Benarkah demikian? Berikut penjelasannya dikutip dari Instagram @rcce_id dan @kemenkes_ri pada Jumat, 23 Agustus 2024:
WHO menyebutkan bahwa sudah terdapat 99 ribu kasus di dunia virus Mpox yang tercatat penyebarannya.
Berdasarkan data hingga bulan Agustus 2024, tercatat sejak tahun 2022 hingga sekarang ada 88 kasus virus mpox di Indonesia.
Virus Mpox tersebut menyebar. Pada tahun 2022 tercatat ada 1 kasus. Tahun 2023 ada 73 kasus.
Pada tahun 2024 ini, virus Mpox atau cacar monyet tercatat di Indonesia ada 14 kasus. Virus Mpox tersebar di beberapa daerah Indonesia.
Virus Mpox sudah ada di Jakarta, Banten, Jawa Barat, Jawa Timur, Kepulauan Riau, dan DIY (Daerah Istimewa Yogyakarta).
Mpox menular melalui berbagai cara. Cara pertama melalui droplet atau percikan air liur orang yang terkena Mpox.
Baca Juga: WASPADA! Perilaku Seks Beresiko Berujung Mpox, Kok Bisa? Simak Penjelasan Kemenkes
Cara kedua melalui kontak langsung ke kulit seperti bersalaman dengan orang yang sakit Mpox.
Cara ketiga melalui hubungan badan dengan orang yang terkena Mpox. Cara keempat melalui menggunakan benda yang sama.
Cara mencegah Mpox adalah melakukan hindari kontak kulit dengan orang bergejala, jangan berhubungan badan dengan suspek gejala, pakai masker, cuci tangan pakai sabun, dan jangan menggunakan benda yang sama secara bergantian.
Baca Juga: Anak Kamu Mengalami Gejala Virus Mpox? Jangan Panik! Ini Langkah yang Harus para Orang Tua Ketahui!
Itulah virus Mpox atau cacar monyet yang sudah ada di Indonesia sejak tahun 2022. Semoga bermanfaat!***