AYOJAKARTA.COM - Keluarnya putusan Mahakamah Konstitusi (MK) terkait ambang batas pencalonan di pilkada, mendapatkan sambutan baik dari pihak Anies Baswedan.
Melalui juru bicara Anies Baswedan, Angga Putra Fidrian mengatakan jika komunikasi dengan PDIP berjalan dengan lancar hingga hari ini.
Angga juga menilai tidak menutup kemungkinan jika Anies Baswedan akan mengintensifkan komunikasi dengan PDIP terkait Pilkada Jakarta 2024.
"Kalau Pak Anies sendirikan kalau dengan PDIP sudah komunikasi sejak lama, sudah sejak awal berkomunikasi dengan baik, lancar sampai hari ini," ungkap Angga Putra Fidrian dikutip dari YouTube Kompas TV pada Kamis, 22 Agustus 2024.
Tidak hanya itu, pasca putusan MK ini Angga mengatakan jika Partai Buruh langsung melakukan komunikasi dengan Anies Baswedan dan akan segera melakukan deklarasi dukungan.
"Pasca putusan MK kemarin juga Partai Buruh langsung komunikasi dengan Pak Anies dan kalau tidak salah juga akan deklarasi,"lanjut Angga.
Angga menambahkan hal ini bisa menjadi sebuah kesempatan bagi partai politik lain.
Namun terkait putusan apakah PDIP akan mengusung Anies Baswedan di PIlkada Jakarta 2024, Angga mengatakan hal ini akan ditentukan sebelum batas akhir pendaftaran Pilkada Jakarta 2024.
Sementara itu Ketua DPP PDIP, Deddy Sitorus menyebut komunikasi nini dimulai dari pihak Anies Baswedan sendiri.
Baca Juga: Anak Kamu Mengalami Gejala Virus Mpox? Jangan Panik! Ini Langkah yang Harus para Orang Tua Ketahui!
Deddy menekankan jika pilihan yang akan PDIP usung bukan hanya Anies Baswedan.
Saat ini internal PDIP masih terus dalam proses pembicaraan calon-calon lain yang nantinya akan diputuskan untuk maju di Pilkada Jakarta 2024.
"Teman-teman banyak berkomunikasi, Pak Anies bahkan yang menginisiasi komunikasi juga dengan yang lain," ujar Deddy Sitorus.
"Jangan berpikir bahwa pilihannya di Jakarta hanya ada Anies dan yang lain." imbuh Ketua DPP PDIP tersebut.
Deddy menambahkan jika pihaknya melakukan komunikasi dengan mengirim perwakilan partai tidak hanya ke Anies Baswedan melainkan ke semua sosok yang potensial untuk Jakarta.***