News

Yasonna Laoly Dicopot sebagai Menteri Hukum dan HAM, Ketua DPP PDIP: Jokowi Tidak Berfikir Ada Etika Pemerintahan

Oleh: Nadya Donna Putri Senin 19 Agu 2024, 18:57 WIB
sebagai kader partai PDIP, pencopotan Yasonna Laoly dari posisinya sebagai menteri Hukum dan HAM membuat PDIP bertanya-tanya.

AYOJAKARTA.COM -- Yasonna Laoly terdampak perombakan atau reshuffle kabinet presiden Jokowi yang diumumkan hari ini, Senin, 19 Agustuis 2024.

Yasonna Laoly diketahui resmi dicopot dari jabatannya sebagai Menteri Hukum dan HAM.

sebagai kader partai PDIP, pencopotan Yasonna Laoly dari posisinya sebagai menteri Hukum dan HAM membuat PDIP bertanya-tanya.

Baca Juga: Bahlil Lahadalia Jadi Menteri ESDM Baru di Reshuffle Kabinet Jokowi, Ngaku Siap Daftar Calon Ketua Umum Golkar

Ketua DPP PDIP, Djarot Saiful Hidayat bahkan mempertanyakan sikap presiden Jokowi yang seperti tidak berfikir ada etika pemerintahan.

Mengapa demikian? Berikut penjelasannya dikutip dari YouTube tvOneNews pada Senin, 19 Agustus 2024:

Mendengar kabar pencopotan Yasonna Laoly, Djarot Saiful Hidayat mempertanyakan etika politik dalam masa pemerintahan presiden Jokowi.

Baca Juga: Pagi Ini! 5 Menteri Dirumorkan Kena Reshuffle Jokowi, Yasonna Laoly: I am More Than Ready

“Apakah tidak berfikir adanya etika pemerintahan?” tanya Djarot.

Djarot menilai, dalam etika pemerintahan pada umumnya apabila pejabat hampir habis masa jabatan, tidak melakukan perombakan kabinet atau mengambil keputusan strategis.

Seperti diketahui, presiden Jokowi tinggal memiliki masa kepemimpinan sekitar 2 bulan lagi dari masa jabatan sebelum  digantikan oleh Prabowo Subianto.

Baca Juga: Ditanya Tentang Reshuffle Kabinet, Tom Lembong Bongkar Perbedaan dari Teknokrasi jadi Politisasi

“Kalau mau berhenti, umumnya yang terjadi secara etika sebagai pejabat, itu tidak melakukan pengambilan keputusan strategis,” jelasnya.***

Reporter Nadya Donna Putri
Editor Eneng Reni Nuraisyah Jamil