Ditanya Tentang Reshuffle Kabinet, Tom Lembong Bongkar Perbedaan dari Teknokrasi jadi Politisasi

Tom Lembong
Tom Lembong

AYOJAKARTA.COM - Thomas Lembong atau Tom Lembong turut menjadi sorotan publik usai debat cawapres kedua pada 21 Januari 2024.

Hal itu karena nama Tom Lembong sempat disinggung oleh cawapres no urut tiga Gibran Rakabuming saat debat. 

Tom Lembong pun lantas buka suara soal namanya yang disebut-sebut oleh Gibran Rakabuming. 

Baca Juga: Mantap Pilih AMIN Meski Beragama Katolik, Tom Lembong: Keislaman Anies Tak Perlu Diragukan, Bisa Melindungi Minoritas

Di sisi lain, Tom Lembong juga sempat diundang oleh acara Q&A yang diadakan oleh stasiun televisi METRO TV. 

Acara Q&A dari METRO TV ini diketahui telah ditayangkan pada Minggu, 28 Januari 2024 pukul 18.30 WIB.

Salah satu panelis yang merupakan pengamat ekonomi, Aviliani, bertanya kepada Tom Lembong tentang tugasnya di BKPM dulu dan kena reshuffle kabinet saat menjadi Menteri Perdagangan.

Baca Juga: Luhut Binsar Pandjaitan Kembali Sindir Tom Lembong Soal OSS yang Tak Rampung: Sekarang Kami yang Selesaikan Itu!

Bagaimanakah jawaban dari Tom Lembong? Berikut informasi selengkapnya dikutip AyoJakarta.com pada Selasa (30/01/2024) dari YouTube METRO TV:

Aviliani yang seorang pengamat ekonomi, bertanya kepada Tom Lembong tentang kenapa bisa direshuffle kabinet dan apa tugasnya sebagai kepala BKPM.

“Kan luar biasa di BKPM, di menteri perdagangan, gitu, ya. Memang yang pengen tahu adalah padahal udah berhasil gitu. Kenapa akhirnya kok bisa reshuffle juga gitu?” tanya Aviliani.

Baca Juga: Dikenal Publik Sebagai Penulis Pidato Kenegaraan, Tom Lembong Beberkan Tips Penting Soal Move On dari Hubungan

Aviliani juga tampak heran karena biasanya kalau orang berprestasi semakin bagus itu biasanya dipertahankan.

“Tetapi saya melihat biasanya orang kalau prestasinya makin bagus kan itu dipertahankan gitu, ya,” lanjutnya.

Aviliani juga mempertanyakan apa yang dilakukan Tom Lembong ketika masih jadi ketua BKPM.

“Tapi mungkin bisa cerita dulu ya bagaimana ketika, apa yang dilakukan ketika di BKPM? Karena ini penting sekali karena kita sedang mengalami investasi yang cukup stagnan,” lanjutnya.

Kemudian Tom Lembong menjelaskan berdasarkan periodenya. Ia mengatakan demikian karena terdapat perbedaan cara dari teknokrasi ke politisasi.

Baca Juga: Luhut Binsar Pandjaitan Sentil Tom Lembong, Rocky Gerung: Pak Luhut Orang yang Terang-terangan Kalau Mengkritik

“Dari periode pertama ke periode kedua, kita (Indonesia) bergeser dari teknokrasi lebih ke politisasi. Jadi jauh lebih banyak yang namanya political appointment, lebih banyak loyalis, lebih politis daripada demokratis,” jelas Tom Lembong.

Tom Lembong juga mengatakan kalau memang periode pertama lebih banyak teknokrat daripada periode kedua.

“Di kabinet periode pertama jelas sekali jauh lebih banyak teknokrat, professional, perilaku lebih teknokratis. Periode kedua jauh lebih politis. Lebih pro kontra. Bukan atas dasar fakta data, tetapi lebih loyal ke saya atau tidak,” jelas Tom Lembong.

Baca Juga: Pasang Badan Bela Gibran, Tom Lembong 'Dikeroyok' 2 Menteri Jokowi Imbas Kritik Hilirisasi Nikel, Ternyata...

Ia juga mengatakan kalau tidak loyal, berarti dianggap anti, dan tidak ada ruang diskusi seperti kabinet pemerintahan pertama.

“Pro saya atau tidak? Tidak pro saya berarti anti saya. Jadi, tidak ada ruang diskusi seperti dulu,” ujar Tom Lembong.

Tom Lembong juga mengatakan akan pentingnya batas jabatan karena sebagai seorang manusia.

“Makanya betapa pentingnya yang namanya batas jabatan atau term limit. Ya, karena sehebat apapun seseorang, bahwa itu tetap manusia,” akhirnya menjawab pertanyaan tentang reshuffle kabinet.***

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# reshuffle kabinet
# BKPM
# Tom Lembong

News Update

Metropolitan

Kunjungan Turis DKI Jakarta Tembus Jutaan, Ekonomi Ibu Kota Berhasil Capai Rp 67,5 Triliun!

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, mengungkapkan bahwa jumlah kunjungan wisatawan, baik lokal maupun mancanegara, ke Ibu Kota mengalami kenaikan yang sangat signifikan.

Metropolitan

Siap Hadirkan Ruang Publik Sehat, Pemprov DKI Targetkan Bangun 10 RTH Baru hingga Akhir 2026!

Hingga akhir tahun 2026 mendatang, Pemprov Jakarta menargetkan pembangunan 10 ruang terbuka hijau (RTH) baru di berbagai titik.

Metropolitan

Kolaborasi Homy Nomad Fatmawati dan Flow Society Gelar Yoga Seamless Strength

Homy Nomad Fatmawati berkolaborasi dengan komunitas yoga Flow Society menggelar kegiatan yoga

Bisnis

Tiga Strategi Utama SMF untuk Dukung Likuiditas Lembaga Penyalur Kredit

Dalam memperkuat perannya di sektor pembiayaan perumahan, PT Sarana Multigriya Finansial (Persero) atau SMF menjalankan tiga strategi utama, yaitu mendukung program Pemerintah menyediakan likuiditas

Bisnis

Per Juni 2026, SMF Bukukan Akumulasi Penyaluran Pembiayaan Sebesar Rp141,61 triliun

PT Sarana Multigriya Finansial (Persero) atau SMF terus memperkuat perannya sebagai penyedia likuiditas sekaligus alat fiskal Pemerintah dalam mendukung keberlanjutan sektor pembiayaan perumahan

News

Lembaga Baru! Prabowo Lantik Donny Ermawan Jadi Gubernur Universitas Republik Indonesia, Tugasnya Apa?

Presiden RI Prabowo Subianto resmi melantik Marsekal TNI (Purn) Donny Ermawan Taufanto sebagai Gubernur Universitas Republik Indonesia (URI).

News

Resmi Dilantik Prabowo, Mantan Wamentan Sudaryono Jadi Kepala Badan Gizi Nasional: Janji Benahi MBG

Presiden Prabowo Subianto resmi melantik Sudaryono sebagai Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) yang baru di Istana Negara, Jakarta, pada Rabu, 22 Juli 2026.

Metropolitan

Waspada! Muka Tanah Jakarta Turun 4 Sentimeter per Tahun, Kawasan Muara Baru Jadi yang Terdalam...

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mengungkapkan bahwa penurunan muka tanah masih menjadi tantangan lingkungan yang sangat serius bagi ibu kota.

Metropolitan

Soal Sekolah Rusak di Jakarta, Pramono Anung Buka Opsi Perbaikan Pakai Dana CSR hingga KLB!

Pemprov DKI Jakarta tengah menyiapkan langkah taktis untuk mempercepat perbaikan gedung sekolah yang rusak di ibu kota.

Metropolitan

Dominasi 63 Persen Mobil Listrik Nasional Ada di Jakarta, Bapenda DKI: Minta Pemprov DKI Kaji Ulang Insentif Pajak

Secara total, potensi kehilangan penerimaan pajak daerah Jakarta dari sektor ini diperkirakan mencapai Rp 2 triliun

Metropolitan

Partisipasi Angkatan Kerja Meningkat, Pemprov DKI: 5,2 Juta Warga Kini Sudah Bekerja

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mencatatkan tren positif pada sektor ketenagakerjaan di tahun 2026.

Metropolitan

Jakarta Makin Terkoneksi! Pengguna Transportasi Umum Tembus 230 Juta Orang, Ekonomi Ikut Melejit

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, mengungkapkan bahwa jumlah pengguna Transjakarta, MRT, dan LRT mencapai angka 230,8 juta orang.

Jakarta Timur

Cegah Kemacetan Parah, Sudinhub Jaktim Terapkan Rekayasa Lalu Lintas di Jalan Raya Sri Sultan Hamengkubuwono XI Cakung

Suku Dinas Perhubungan (Sudinhub) Jakarta Timur resmi memberlakukan rekayasa lalu lintas sementara di Jalan Raya Sri Sultan Hamengkubuwono XI, Cakung.

Bisnis

Kenalkan Dunia Aviasi Sejak Dini, Intip Aksi Seru Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Hari Anak Nasional 2026

Pertamina Patra Niaga Regional JBB sambut Hari Anak Nasional 2026 lewat Program TAMASYA di Bandung! Kenalkan dunia aviasi dan profesi CRO.

Nasional

HUT ke-65 IKWI: Indah Kirana dan Ketum PWI Pusat Gelorakan Transformasi Keluarga Pers

Peringatan HUT ke-65 IKWI! Ketum Indah Kirana & PWI Pusat serukan solidaritas dan transformasi nyata bagi keluarga besar jurnalis Indonesia.

Metropolitan

Pramono Ungkap Performa Ekonomi Jakarta Membaik, Inflasi Terkendali dan Daya Beli Tetap Kuat

Menurut Pramono Anung, sejumlah indikator makro ekonomi mencerminkan bahwa aktivitas ekonomi Jakarta terus bergerak ke arah yang lebih baik.

Metropolitan

Pemprov DKI Targetkan Open Dumping di Bantargebang Berakhir pada 2029, Controlled Landfill Mulai Diterapkan

Langkah ini menjadi bagian dari strategi jangka panjang untuk menghentikan praktik open dumping sepenuhnya pada 2029.

Bisnis

BRI Pertahankan Posisi Raksasa Perbankan Global di Top 1000 World Banks 2026

BRI raih peringkat 132 dunia di Top 1000 World Banks 2026 versi The Banker. Bukti nyata kinerja solid dan transformasi digital BBRI!

Metropolitan

Pemprov DKI Jakarta Bidik Pasar Wisata Yordania, Andalkan MICE, Kuliner, dan Wisata Ramah Muslim

Kegiatan bertajuk "Discover Indonesia: Jakarta & West Java Tourism Showcase 2026" yang digelar di Amman, Yordania, pada 19–23 Juli 2026.

News

Tak Lagi jadi Kepala Badan Gizi Nasional, Nanik S Deyang Diminta Presiden Prabowo Tetap Awasi BGN dan akan Mengisi Jabatan Baru Ini

Nanik S Deyang mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo Subianto tetap memintanya untuk mengawal jalannya lembaga tersebut.